Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya

Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya
#31


__ADS_3

Alea hanya mengangguk sambil terus mendesah karena alex memberikan kenikmatan pada Alea, mereka terus melakukan olahraga malam ini berkali- kali. sampai akhirnya mereka kelelahan kemudian alex tertidur dengan memeluk Alea.


mereka tidur dengan berpelukan. sampai cahaya mentari mulai masuk dari celah jendela menyilaukan alex yg masih tertidur. sedang kan Alea masih nyenyak memeluk alex, alex yg ingin bangkit mengurungkan niat nya untuk bangun dan tetap merebahkan tubuh nya sambil memandangi wajah Alea yg sangat imut saat terlelap. Alex menyibakkan rambut Alea yg menutupi wajah nya.


"cantik " ucap alex tanpa mengeluarkan suara


Alea menggeliat kemudian berusaha membuka matanya, alea membuka matanya langsung bertemu dengan tatapan mata alex yg berbeda, tatapan mata yg menyejukkan, berbeda dengan selama ini yg terlihat dingin dan membunuh.


"sudah bangun?" sapa alex lembut


Alea yg seakan mimpi terheran melihat alex bisa selembut ini pada nya. Alea memandangi wajah alex.


"aku tampan kan?" ucap alex lagi dengan senyum merekah.


"pede sekali kamu" jawab Alea memalingkan wajah nya.


alex beranjak dari tempat tidur nya menuju dapur, alea hanya memandangi punggung alex yg tidak tertutup baju pergi dan menghilang. Alea ingin bangkit dan menyusul alex tapi rasanya ************ nya sakit sekali.


"aaww" desis Alea tapi masih mampu terdengar oleh alex.


alex kemudian berlari ke arah tempat tidur mendengar Alea merintih.


"ada apa?" tanya Alex panik.


"ah tidak papa, hanya sedikit sakit" ucap Alea malu


"maaf karena membuat mu merasakan sakit, sudah lama aku tidak merasakannya, jadi sedikit kasar. Tapi setelah sarapan boleh juga kita ulang lagi " ucap alex nakal


"enak saja, apa kamu kira badan ku ini tidak perlu istirahat!" ucap Alea tak suka


"ah berarti setelah istirahat boleh lagi kan" goda alex lagi


"Bukan gitu maksudnya!" teriak Alea sambil memanyunkan bibirnya.


"hahaha, sudah lah. kamu kenapa turun dari tempat tidur, ? kan lebih baik istirahat supaya kamu bisa melayani aku lagi nanti" tanya Alex perhatian tapi bermaksud lain.


"dasar mesum! aku mau liat kamu pergi kemana tdi , maka nya aku turun dari tempat tidur!" jawab Alea yg kesal karena suami baru nya ini hanya memikirkan enak enak saja.


"Oh ya? kamu takut aku tinggal pergi ya. lalu kenapa kemarin kamu menghilang dari ku sayang kalau ternyata aku tinggal ke dapur sebentar saja kamu sudah mencari ku?" ucap alex yg tak berhenti menggoda Alea.


"aish sudah lah, menyebalkan!" ucap Alea sudah sangat kesal.

__ADS_1


"hahaha, gitu aja ngambek. ya sudah ayo ikut aku ke dapur. biar gak takut di tinggalin" ucap alex lalu menggendong Alea menuju dapur.


sesampai nya di dapur alex mendudukan Alea di meja makan, sedangkan alex menggunakan celemek untuk memasak, alex memasak sendiri sarapan untuk mereka. sedangkan Alea yg melihat alex memasak mulai terkagum dengan suami nya ini, ternyata meskipun terlihat kejam, alex bisa memasak untuk mereka.


alex sudah sibuk dengan dapur nya, dan Alea duduk di meja makan sambil terus memandangi alex. alex kemudian menyajikan semangkuk bubur untuk sarapan mereka berdua.


"ayo makan" ucap alex setelah melepas celemek nya.


"Kamu bisa masak,?" tanya Alea


"ya masakan sederhana saja" jawab Alex santai


"hmm" suara Alea sambil mengangguk anggukan kepala nya


"enak kan?" tanya Alex


"biasa aja" jawab Alea yg jual mahal untuk memuji alex


"yakin biasa saja? tapi kamu terlihat menikmati" ucap alex tak terima masakan nya di bilang biasa saja.


"karena aku lapar, memangnya setelah kamu siksa aku tadi malam aku tidak lapar apa?" jawab Alea santai sambil terus memasukan bubur kedalam mulutnya sampai bersih tak bersisa


ucapan alex membuat pipi Alea merona .


andreas


andreas saat ini sudah kembali ke indo setelah menemukan Alea dan menjadi wali atas pernikahan adik nya. andreas langsung menuju ke kediaman orang tua nya, ia tidak mungkin memberitahukan berita pernikahan Alea melalaui telepon. lebih baik memberitahukan berita ini secara langsung.


"ma, pa" ucap andreas menyapa papa Charles dan mama Sinta yg berada di sofa


"andreas, kamu sudah kembali? mana adik Mu nak? mana Alea? Apa kamu tidak menemukan Alea di sana?" tanya mama sinta yg langsung menyerang andreas dengan banyak pertanyaan


"ma, sabar dulu. biarkan andreas duduk dan menjelaskan nya pelan- pelan " ucap papa Charles sembari menenangkan istri nya.


"ma, andreas sudah bertemu dengan Alea. bahkan sudah bertemu juga dengan suami Alea " ucap andreas menjelaskan kepada mama papa nya.


"suami?" ucap mama dan papa andreas membeo bersamaan.


"ya, alea sudah menikah, bahkan andreas yg menjadi wali pernikahan Alea " jelas andreas


"Alea mau jadi anak durhaka atau gimana? Apa dia tidak bisa memberi kabar kepada kita kalau mau menikah. kenapa Alea tidak bilang kalau dia punya pacar di prancis? dasar anak ini minta di beri pelajaran" oceh mama Sinta

__ADS_1


"tenang ma, alea juga tiba tiba saja menikah dengan pria itu " ucap andreas lagi.


flashback on


"kakak" ucap Alea saat melihat andreas datang


"Alea kamu kenapa? Kenapa bisa di rawat disini?" tanya Andreas yg baru tiba di rumah sakit karena di jemput oleh anak buah alex


"aku hanya tidak sengaja terpeleset ke sungai kak, tapi aku sudah baik baik saja sekarang" jelas Alea yg melihat andreas panik


"ehm" alex berdehem karena merasa di abaikan


"siapa dia le?" tanya Andreas


"eh dia, dia alex kak" jawab Alea bingung harus menjelaskan nya bagaimana.


"Kak, perkenalkan, saya alex louis ghibson, calon suami Alea, dan calon ayah dari anak yg di kandung Alea, maaf karena saya membuat kesalahan fatal" ucap alex mengakui kesalahan nya


"apa? jangan Main Main kamu!" ucap andreas tegas dan mulai terlihat marah.


Alea yg mendengar penuturan alex langsung melotot tidak menyangka alex akan dengan gamblang memberi tahu kakak nya bahwa dirinya tengah mengandung.


"bajingan kamu!" ucap andreas kemudian memberikan bogem mentah ke perut alex


"kak, sudah kak!" teriak Alea


"bisa bisa nya kamu menghamili adik ku! brengsek kamu!" andreas berteriak


"Kak, sudah. ini karena sebuah kecelakaan kak. berhenti memukuli nya!" ucap Alea menangis


"tidaj papa le, wajar kakak mu memukul ku. aku yg salah karena tidak bisa menahan diri ku" ucap alex menenangkan Alea.


"Kak, saya akan bertanggung jawab, saat ini penghulu sedang dalam perjalanan kesini. ini terjadi karena malam itu Alea salah masuk kamar. sedangkan aku saat itu dalam pengaruh obat perangsang karena seseorang sengaja ingin menjebak ku. jadi saya mohon izinkan saya menikahi Alea kak." ucap alex menjelaskan kepada andreas, sekaligus meminta izin


andreas terdiam sedang memikirkan adik nya. "saat ini Alea sedang hamil. tidak mungkin aku tidak merestui mereka, tidak mungkin keponakan ku lahir tanpa ayah. Tapi bajingan ini berani sekali dia membuat adikku hamil. apa dia tidak tau siapa adik ku! batin andreas saat ini.


"apa kau akan menjamin adik dan keponakan ku bisa hidup layak bersama mu?" tanya Andreas meyakinkan dirinya lagi bahwa dia tidak akan salah menikah kan adik nya.


"aku bisa menjamin Alea dan calon anak ku akan bahagia dan tidak akan merasakan kekurangan dalam hidupnya" jelas alex.


halo para readers, semoga kabar baik selalu ya. jangan lupa baca dan dukung terus novel karya ku ya. like nya juga jangan lupa di pencet ya. terima kasih kaliaaan ❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2