
vincent sudah di atur oleh kakak nya untuk trus mengawasi Alea, jika berani melepaskan Alea, sudah dapat di pastikan siapa orang terkasih vincent yg akan dilenyap kan oleh devano. begitu lah kekejaman devano, memanfaatkan adik nya sendiri demi keuntungan nya.
"terima kasih kak sudah baik sekali sama sandra" ucap Alea terharu, padahal Alea tidak tau bahwa saat ini vincent sangat tertekan oleh devano.
"sudah tidak papa san, kalau begitu mari ku antar kamu pulang ke apartemen, emang kamu masih betah disini?" tanya vincent sambil memandang ruangan rumah sakit ini
"tidak, siapa juga yg betah tinggal di rumah sakit lama lama" ucap Alea lalu turun dari tempat tidur rumah sakit itu.
"kamu kuat kan?" tanya vincent memastikan kondisi Alea baik baik saja
"kuat dong kak" jawab Alea tersenyum sambil mengangkat tangan nya ala ala binaraga wanita
vincent dan Alea terkekeh , kemudian mereka berjalan beriringan keluar dari ruangan itu, menyusuri lorong rumah sakit. Alea berfikir bahwa hanya ada dia dan vincent. padahal disana sudah banyak orang suruhan devano yg berjaga tapi menggunakan pakaian santai agar tidak terlihat seperti pengawal. sedangkan vincent yg sudah mengetahui para pengawal itu hanya menoleh sekilas memberi kode bahwa mereka akan pergi.
"san, disana mobil nya" ucap vincent menunjukan posisi mobil vincent terparkir.
alea hanya mengangguk , tapi ia merasa ini bukan mobil yg biasa di gunakan oleh vincent. tapi Alea tidak terlalu ambil pusing. karena kali ini ia hanya berfokus untuk segera pulang. alea sudah rindu dengan apartmen nya yang sudah di tinggalkan 2 hari.
indonesia
..."pa, apa Alea sudah ada kabar?" tanya mama Sinta yg masih menangis menunggu kabar Alea yg tak pulang sudah pulang sebulan lebih...
"belum ma. papa sudah meminta bantuan rekan rekan di jepang , tapi belum ada hasil." jawab papa Charles
"lagian kenapa sih papa harus jodohin Alea segala, lihat sekarang, alea kabur dari rumah karena ulah papa" mama Sinta sambil terisak memikirkan Alea
"ma, tenang dulu. jangan seperti ini terus. alea pasti baik baik saja saat ini. mama harus tenang" ucap Andreas sambil memeluk mama nya
"andreas, apa ada informasi lain yg kamu terima?" tanya papa Charles kepada andreas.
"tidak pa, bahkan Alea tidak menggunakan black card nya sama sekali, jadi aku tidak bisa melacak transaksi terakhirnya " jelas andreas.
"teman-teman Alea? kamu tidak ada yg mengenal nya kah?" tanya mama Sinta
__ADS_1
"hanya beberapa yg aku kenal, tapi mereka juga tidak tau keberadaan Alea ma" jelas andreas lagi
"Alea, dimana kamu nak" ucap mama Sinta semakin terisak
tingtong
"tuan, ada tamu di depan mencari nona alea" ucap bi nah.
mereka seketika saling menatap, penasaran siapa yg datang mencari Alea. kemudian andreas berjalan ke ruang tamu, di susul oleh papa Charles dan mama Sinta .
andreas yg melihat siapa tamu mereka seketika memasang wajah dingin. kemudian duduk di sofa sambil menunggu penjelasan dari tamu nya tentang apa maksud dan tujuan nya sampai berani datang kesini.
"malam kak, maaf menganggu waktu istirahat nya" ucap Evan sopan
"untuk apa kamu kesini?" tanya Andreas tanpa basa basi
"malam om, tante" sapa Evan saat melihat papa Charles dan mama Sinta datang menyusul ke ruang tamu.
"begini om. saya kesini untuk menanyakan perihal Alea, sebenarnya saya dan Alea memiliki hubungan. kami sudah pacaran sejak 2 tahun lalu." ucap Evan
"andreas! dengarkan penjelasan nya lebih dulu!" ucap papa Charles
"saya terkahir kali mendapat kabar tentang Alea saat Alea berangkat ke Jepang om. tapi setelah itu saya tidak mendapat kabar sama sekali. bahkan sekarang nomor Alea tidak bisa di hubungi sudah hampir sebulan" Evan dengan berani menjelaskan dan bertemu keluarga Wijaya karena tidak mendapat kabar dari Alea
papa Charles dan andreas saling menatap. Alea berpacaran dengan keluarga yg tidak pernah berdamai dengan keluarga nya. tapi bahkan Evan sendiri kehilangan kabar Alea. lalu bagaimana cara mereka menemukan Alea kalau begini.
"apa Alea juga tidak menghubungi om dan tante saat tiba di jepang?" tanya Evan.
"Alea menghubungi tante terkahir kali nya mungkin sekitar 3 minggu lalu, tapi setelah itu Alea menghilang" ucap mama Sinta
"apa boleh saya melihat ponsel tante?" ucap Evan
kemudian mama Sinta memberikan ponsel nya. evan menerima lalu entah apa yg di perbuat. mata Evan kemudian membulat. dan tentu saja bingung.
__ADS_1
"kenapa nak?" tanya mama Sinta melihat ekspresi Evan
"prancis" ucap Evan
mereka saling menatap. tidak mengerti kenapa Alea bisa sampai ke prancis. bahkan Alea tidak mendarat ke Jepang sama sekali.
"alea tidak pergi ke Jepang sama sekali, dia langsung terbang ke Paris" ucap Evan.
"terima kasih sudah membantu van" ucap papa Charles.
"saya akan mencari Alea kesana om" ucap Evan.
"tidak, biarkan aku yg mencari Alea kesana" potong andreas tidak ingin evan mencari Alea.
"tidak papa nak, biarkan kakak Alea saja yg mencari Alea kesana. kamu tidak perlu repot mencari Alea sampai kesana. dan terima kasih sudah membantu informasi yg berguna ini" ucap papa Charles dengan tulus.
Evan kemudian pamit dengan rasa kecewa karena sepertinya keluarga Wijaya masih belum bisa menerima kalau Alea memiliki hubungan dengan nya.
"pa, berjanji lah satu hal" ucap andreas.
"ya, papa tau. papa tidak akan menjodoh kan nya lagi dengan lelaki manapun. papa akan menyerahkan keputusan atas dirinya sendiri kepada Alea sendiri " ucap papa Charles dengan tegas.
"baiklah, besok aku akan terbang kesana untuk mencari alea" ucap andreas.
kediaman alex
siang ini alex dan lexi sengaja memantau resto tempat Alea bekerja kemarin. sudah cukup lama mereka disana, tapi sepertinya tidak terlihat sama sekali.
"kita sudah membuang waktu disini lex. tapi belum terlihat juga dimana Alea " ucap lexi
"ya, sepertinya mereka sudah menyembunyikan Alea lex" ucap alex.
"kita kembali ke kantor lex" ucap alex kepada lexi kemudian melajukan mobil mereka menuju kantor .
__ADS_1
***hai para readers yg baik hati, yg cantik jelita dan tampan rupawan. terima kasih sudah membaca novel karya ku ya. jangan lupa untuk like nya di pencet. trus baca dan dukung karya ku ya. supaya aku tetap bersemangat berkarya .
Terima kasih kalian ❤❤❤❤***