Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya

Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya
#25


__ADS_3

Andreas kemudian memberhentikan taxi itu ke sebuah cafe di pinggir jalanan kota paris. Andreas sengaja duduk di bangku emperan kafe agar andreas bisa melihat lalu lalang orang disana, ia berharap bisa melihat Alea diantara ribuan pejalanan kaki disana.


Louise, Lukas dan steve sudah pergi dari restoran itu. mereka datang kesana karena hanya ingin memastikan bahwa Alea masih bekerja disana atau tidak. dan ternyata Alea memang masih disana. sedangkan Alea yg masih ketakutan meminta izin kepada vincent untuk pulang lebih awal.


"Kak, sandra boleh izin pulang lebih awal? sandra tiba tiba ga enak badan kak" ucap sandra kepada vincent.


"Kamu mau kakak antar san?" tanya vincent.


"tidak usah kak, sandra pulang sendiri saja" tolak Alea lembut.


"kamu yakin sanggup sampai apartemen?" ucap vincent mematikan sekali lagi.


"yakin kak." jawab Alea berpura pura kuat.


"ya sudah, kamu hati hati saat perjalanan pulang nanti, lebih baik baik taksi saja san. walaupun dekat. yg penting kamu aman sampai rumah. jangan lupa hubungi kakak jika terjadi Apa Apa " jelas vincent lagi.


Tapi Alea tidak ingin naik taksi. Alea memilih berjalan kaki menyusuri jalanan sore kota paris. ia melihat sekitar nya. saat berada didepan sebuah cafe, alea melihat seorang pria duduk disana. menatap lalu lalang jalanan, alea memperhatikan dengan seksama , saat Alea semakin dekat , alea terdiam. bulir bulir air mata seakan ingin meluncur jatuh ke pipi.


"*kakak" batin Alea melihat andreas disana.


"kakak sama siapa ke paris? kok bisa ada kakak di paris. aaa kak, alea rindu. kakak ada di depan Alea sekarang. Tapi Alea gak bisa peluk kakak" batin Alea lagi*.


Alea berusaha untuk tidak menangis. Alea kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke apartemen nya. Alea tidak mau menemui Andreas karna malu, dan lagi, alea tidak ingin kakak nya bertemu Alea dan meminta pulang ke indonesia.


sesampai nya di apartemen, alea segera merebahkan tubuh nya. memandang langit langit apartemen nya. Alea mengingat wajah andreas di cafe tadi. seperti sedang menunggu seseorang. tanpa sadar air mata Alea menetes begitu saja.


Reva 📞


"Reva? lo sibuk gak?" tanya Alea saat Reva sudah menerima panggilan nya.


"Enggak le, lo kangen kan sama gue?" jawab Reva sembari tertawa kecil.


"haha Iya gue kangen nih. gimana restoran?" tanya Alea lagi

__ADS_1


"restoran rame terus le, gue sampe nambah karyawan karena kewalahan" jelas Reva dengan sangat antusias


"ah syukur lah rev, gue seneng dengar nya. lo sehat kan?" tanya Alea


"gue sehat , lo kenapa le? sejak kapan lo perduli gue sehat atau enggak?" tanya Reva merasa ada yg aneh dengan sahabat nya ini


"Reva, gue tadi lihat kak andreas di sini" jelas Alea


"kak andreas? ke paris? Jadi lo sudah ketemu? udah ngobrol juga?" tanya Reva penasaran.


"Gak va. gue cuma liatin kak andreas dari jauh aja. gue gak samperin kak andreas , gue gak mau kak andreas tau gue disini" jelas Alea lagi, tapi kali ini dengan suara yg sedikit bergetar karena Alea mulai menangis.


"kok lo nangis sih le. lo kenapa?" tanya Reva yg panik mendengar tangisan Alea.


"gue kangen sama mereka va. Tapi gue gak bisa peluk mereka. mama dan papa juga udah hampir sebulan ga pernah gue kasih kabar. Tapi untuk pulang kembali gue juga ga bisa va." jelas Alea sambil terisak


"lo kan bisa pulang le, di omongin baik baik. lo ga kasian mama lo pasti khawatir le." jawab Reva


"le, leaaa. aleaaaaa?" Reva memanggil Alea berkali kali tapi tidak ada jawaban.


"eeh, iya va. sorry gue melamun barusan" jawab Alea.


"lo tu ngelamunin apa sih le? kek nya berat banget masalah lo kali ini? lo serius kan le gak kenapa napa?" tanya Reva lagi.


"gue kenapa napa va, tapi gue berusaha buat ga kenapa napa sekarang ini. lo doain aja yg terbaik buat gue ya." pinta Alea kepada Reva.


"gue selalu doain lo le!" ucap Reva.


"Reva, lo kesini dong. liburan gitu. lo ga kangen ya sama gue?" tanya Alea lagi.


"haha, lo kira duit gue no limit kayak lo apa, bisa seenak nya pergi kemana pun lo mau" jawab Reva terbahak bahak.


"ntar gue kasih bonus deh, lo tenang aja. temenin gue disini beberapa minggu. siapa tau ketemu calon suami va, hahaha" tawa Alea terdengar juga akhirnya.

__ADS_1


"hmmm boleh juga tuh, kita cari bule ya. ntar gue atur kondisi disini dulu deh. Baru gue kabarin lo" jawab Reva mengiyakan permintaan sahabat nya itu.


"oke, gue tunggu ya kabar lo va. gue mau istirahat dulu deh. capek jadi waitress soalnya" ucap Alea.


"lah lagian lo nyari penyakit, punya resto sendiri kagak di urusin malah jadi waitress di resto orang" ejek Reva


"hahaha biarin. bye" ucap Alea santai lalu mematikan telpon nya.


devano


"kumpulkan semua anggota , malam ini kita menyerang markas alex" ucap devano memerintah kan bawahannya.


"sebentar lagi aku tidak memiliki saingan dalam dunia bawah , kamu lihat lex, aku tidak perlu mengotori tangan ku untuk menjatuh kan mu" batin devano merasakan kemenangan di depan mata.


"semua anggota sudah ada di luar bos " ucap anak buah devano


"baiklah. kita berangkat kesana" perintah devano.


kemudian devano dan seluruh anak buah nya pergi meninggalkan markas mereka. hanya beberapa anak buah devano yg tinggal untuk berjaga disana.


sedangkan lukas, stev, lexi dan juga sang pemimpin tunggal mereka sedang ada di markas saat ini. mereka sudah yakin bahwa devano pasti akan menyerang ke markas bawah tanah mereka karena mengetahui bahwa alex sudah meninggal. pasti mereka berfikir kondisi disini terbengkalai, jadi sangat percaya diri sekali mereka datang kesini.


"ada banyak kendaraan di atas. seperti nya pasukan uji nyali sudah datang" ucap lukas saat melihat monitor di hadapannya.


"haha, dasar pengecut" ucap louis.


"santai, kita lihat saja reaksi mereka nanti saat melihat anggota di markas ini lebih dari cukup jika hanya untuk melenyapkan mereka sekejap mata saja" jawab lexi santai


***hai para reader. apa kabar nih? baik dong ya. kalian penasaran gak sih sama akang Louis? nih akang ganteng dari mana datang nya ya. hayo tunggu bab selanjutnya ya.


jangan lupa dukungan kalian buat author, biar makin semangat, makin rajin up nya. like nya di pencet ya. di pencet.


terima kasih kalian semua ny ❤❤❤***

__ADS_1


__ADS_2