
Alex memperhatikan wajah gadis bernama sandra dalam foto itu dengan seksama. dan sampai alex menyadari bahwa gadis itu memang benar benar sandra. Alea Casandra lebih tepat nya.
"aaah sialan. kenapa bisa Alea berada di tangan bajingan itu" tibatiba suara alex menggema di ruangan itu membuat lexi dan lukas terkejut
"oh udah sadar kalau itu Alea. bagus lah" bisik Lexi kepada Lukas. mereka hanya melihat Alex yg mulai terlihat marah saat ini. bahkan Alex terlihat sangat mengerikan. Alex sedang duduk terlihat memikirkan sesuatu. mungkin sedang menyusun rencana untuk merebut kembali Alea.
"lexi, dimana resto tempat Alea bekerja?" tanya Alex
"Di resto dekat tower" ucap lexi
"kita kesana sekarang " ucap alex
"lo yakin?" tanya Lukas tiba tiba.
alex menatap Lukas seakan bertanya "kenapa" melalui sorot matanya saat memandang Lukas.
"buat apa lo kesana, bukannya Devano nunjukin kalau Alea lagi di rawat tadi?" tanya lukas
"lo ni diem diem gue kira mikir rencana yg matang buat merebut Alea lagi. ternyata konyol?" ungkap Lukas kesal melihat bos nya yg tidak bisa berfikir benar
"gue cuma mau pastiin apa bener Alea kerja disana atau enggak. lagian gue gak akan tanya langsung kesana. bisa aja mereka sudah sembunyikan Alea kan" jelas alex
"sudah pasti la mereka sembunyikan Alea. tunggu beberapa hari lagi, kita atur rencana yg cukup matang untuk merebut Alea lagi" ucap lexi.
di tempat Alea saat ini
"san?" panggil vincent lembut
Alea hanya melihat ke arah vincent tanpa menjawab panggilan dari vincent
"apa benar kamu sedang mengandung anak Alex?" tanya vincent menatap dalam dalam wajah Alea.
"apa kakak juga tidak percaya sama sandra?" tanya Alea.
"bukan tidak percaya san, kakak hanya memastikan kamu tidak salah orang" jelas vincent.
"memang nya kalau aku mengandung janin dari alex kenapa kak? Apa ada yg salah?" tanya Alea penasaran, karena semenjak mengetahui Alea hamil anak dari alex, devano yg tadi nya membenci Alea sekarang seolah perduli pada Alea.
"san, sebelum nya kakak minta maaf atas hal ini. tapi kak Devano memanfaatkan kehadiran mu saat ini. Kak devano dan alex adalah mafia, dan mereka berdua saling bermusuhan. baru baru ini aku dengar dari beberapa pengawal kalau kak devano mengirim anak buah nya menyerang markas milik alex, tapi sayang nya anak buah kak devano tidak ada yg kembali sampai sekarang. mungkin Alex telah melenyapkan mereka. Dan kak devano menjadikan kamu sebagai umpan untuk menjebak alex. sandra, kakak tidak bisa menyelamatkan mu. mungkin kakak hanya bisa melindungi mu saja sampai kamu bisa pergi dari kak devano." vincent menjelaskan kondisi Alea saat ini.
"alex seorang mafia?" ucap Alea.
"ya san, kak devano juga sama. itu lah sebab nya kenapa kakak tidak mau mengikuti jejak mendiang papa. karena di balik bisnis nyata milik nya. ia juga memiliki bisnis tak terlihat yg di tutup rapat dari permukaan" jelas nya lagi.
__ADS_1
"san, kalau kamu mau. Kakak akan coba bantu kamu pergi dari sini. itu jika kamu mau bersabar menunggu kakak mendapat info tentang rencana mereka" ucap vincent lagi.
saat ini devano sudah berada di balik pintu kamar Alea di rawat. dia terlihat marah mendengar adik nya sendiri yg akan membantu tawanan nya melarikan diri
"ah adik ku ternyata sudah punya nyali yang besar ya. dia bahkan sudah berani menolong tawanan ku saat ini" ucap devano lantang karena mendengar obrolan mereka barusan.
"pengawal. bawa pergi penghianat tidak tau diri ini, beri hukuman yg setimpal dengan apa yg dia perbuat" perintah devano kepada pengawal nya.
sudah dapat di pastikan apa yg akan di perbuat devano kepada adik nya itu. meskipun devano tidak akan membunuh adik nya sendiri. tapi percaya lah bahwa hukuman yg di berikan kepada vincent akan membuat vincent merasakan sakit setengah mati.
vincent tidak melawan sedikit pun. entah apa yg ada dalam pikiran vincent sampai tidak pernah mau melawan kakak nya, padahal vincent harus nya bisa saja kabur dari kakak nya.
"kak vincent" teriak Alea saat melihat tubuh vincent di seret oleh para pengawal
"lihat apa yg kau perbuat gadis bodoh? vincent yg berniat membantu mu malah menderita akibat diri mu" caci devano kepada Alea.
"jangan siksa kak vincent, ku mohon. jika kau ingin menahan ku. tahan saja. tidak papa. tapi jangan korban kan kak vincent. dia tidak bersalah" Alea menangis sambil menatap Devano
"oh ya? ternyata kau ingin menjadi pahlawan untuk adikku juga ya? hmmm pemandangan macam apa ini. memuakkan!" ucap devano jengah.
devano keluar dari ruangan Alea. dia sudah memerintah kan pengawal menjaga ruangan Alea agar Alea tidak bisa melarikan diri. sedang vincent saat ini sedang menerima hukuman nya.
Apalagi kalau bukan siksaan yg sungguh kejam.
"bangun anak bodoh" ucap devano sarkas
"lihat lah tubuh mu yg lemah itu, membebaskan diri mu sendiri saja kamu tidak bisa, masih berlagak akan membebaskan sandra?" ucap devano mengejek adik nya
vincent hanya menatap benci kepada saudara kandung nya. seorang kakak yg harus nya melindungi nya, nyata nya malah orang paling kejam terhadap dirinya.
"kenapa kau menatap ku seperti itu? Aku tidak perduli dengan amarah mu anak bodoh. salah mu sendiri tidak mengikuti langkah ku" ucap devano
"Aku tidak akan pernah mengikuti jejak mu" ucap vincent dengan sisa sisa tenaganya
"oh ya? baik lah. tidak masalah untukku. selagi kau masih betah menjadi budak ku." ucap devano
"kalau bukan karena mama, sudah ku bunuh kau dari dulu" jawab vincent
"haha benar kah? lakukan lah jika kau bisa. mama pasti senang melihat mu membunuh ku vincent!" ucap devano sambil menatap vincent penuh kebencian.
"oh apa perlu aku menyakiti mama lebih dulu agar kau bisa membunuh ku?" tantang devano
"jangan sentuh mama dengan tangan durhaka mu itu devano!" teriak vincent seketika mendengar ancaman dari devano. karena vincent tau jika devano menjadikan mama nya sebagai alat agar bisa mengatur vincent. vincent membenci mama mereka karena semenjak kematian papa nya, mama mereka lebih memperdulikan vincent ketimbang diri nya. bahkan devano pernah mencoba meracuni mama mereka demi mengancam vincent untuk terus tunduk kepada devano
__ADS_1
"baik lah, aku tidak akan menyentuh mama. tapi kau pasti tau harga yg harus kau bayar. jangan pernah membantu Casandra melarikan diri. atau mama mu akan meninggalkan mu selamanya" ucap devano sembari tertawa dan meninggalkan vincent di sana.
pengawal kemudian membuka ikatan vincent. membawa vincent kembali ke apartemen nya. dan membiarkan vincent disana sendiri. dengan ancaman ini saja devano sudah sangat yakin bahwa vincent tidak akan berani melawan nya lagi. karena devano tau vincent sangat menyayangi mama nya.
keesokan pagi nya, vincent sudah di antar oleh pengawal untuk melihat Alea. ini di sengaja oleh Devano agar Alea melihat betapa kejam nya diri nya.
"Kak vincent?" Alea terkejut melihat kondisi vincent yg datang dengan wajah yg memar.
"Sandra, kamu sudah lebih baik kan?" tanya vincent mengalihkan fokus Alea kepada lebam di wajah nya.
"maaf kan sandra kak, karena sandra kakak jadi begini " ucap alea yg sedih melihat vincent
"tidak sandra, kamu tidak salah. sudah lah. aku tidak papa. udah biasa hal seperti ini san" jawab vincent.
"kamu hari ini sudah boleh pulang. mau aku antar ke apartemen mu?" tanya vincent
"apa aku tidak salah dengar. bukannya devano menjadikan aku tawanan nya. tapi kenapa dia membiarkan aku pulang ke apartemen ku? permainan apalagi yg sedang di lakukan laki laki brengsek itu?" batin Alea keheranan mendengar ucapan vincent barusan.
"san? are u ok?" tanya vincent
"ah aku baik baik saja kk. hanya sedang berfikir sedikit " jelas Alea.
"Kak devano tidak menahan mu. dia membiarkan mu hidup seperti biasa. hanya saja mungkin kamu akan melihat pengawal mengikuti mu dimana pun kamu berada" jelas vincent yg sudah dapat memastikan apa yg Alea pikirkan saat ini.
"apa aku masih boleh bekerja Di resto?" tanya Alea
"kamu sedang hamil pun masih memikirkan pekerjaan" ucap vincent sambil terkekeh
"iya kan aku juga masih butuh uang untuk biaya melahirkan kak" jelas Alea
"kamu masih bekerja, tapi kita pindah ke resto lain milik ku" jelas vincent lagi.
"ah benarkah?, jauh tidak dari apartmen sandra?" tanya Alea seketika lupa tentang apa yg terjadi pada mereka kemarin,
"tidak. lagian kalau jauh juga kan ada kakak yg akan mengantar jemput kamu. tenang saja" jelas vincent lagi.
vincent sudah di atur oleh kakak nya untuk trus mengawasi Alea, jika berani melepaskan Alea, sudah dapat di pastikan siapa orang terkasih vincent yg akan dilenyap kan oleh devano. begitu lah kekejaman devano, memanfaatkan adik nya sendiri demi keuntungan nya.
**hai semua nya, gimana? agak muter muter ya, episode ini di penuhi oleh devano dan vincent. tunggu episode selanjutnya ya. pasti lebih menarik dan menegangkan.
jangan lupa terus dukung dan baca novel karya author ya.
like nya jangan lupa di pencet. terima kasih ❤❤❤❤**
__ADS_1