Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya

Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya
#29


__ADS_3

sedangkan Alea masih terdiam disana. Alea tidak menyangka bahwa vincent akan mengantarkan nya kepada alex, saat ini dunia nya seakan runtuh. vincent yg selama ini ia pikir tempat nya untuk berlindung, ternyata adalah orang yg akan membawa nya ke dalam jurang.


Alea kemudian menatap ke arah hutan. pikiran nya untuk kabur muncul lagi. Alea melihat ke bawah, banyak bebatuan di bawah , tapi Alea harus kabur. saat ini tidak ada yg bisa melindungi nya selain diri nya sendiri.


Alea melihat ke arah dalam , memastikan vincent tidak ada , bik nah dan pak den juga tidak terlihat. kemudian Alea mengambil ancang ancang untuk turun, perlahan tapi pasti Alea mulai turun dari bebatuan menuju hutan. entah kemana arah hutan ini, alea tetap berjalan yg penting ia bisa bebas dari mereka.


"Aku harus pergi dari sini secepat mungkin. aku tidak mau bertemu alex lagi. maaf kan mama ya nak, kamu yg kuat ya disana. kita capek capek an sebentar ya nak" ucap Alea sambil terus berjalan dan mengelus perut Alea


Alea berhasil melewati bebatuan itu dengan selamat, kini Alea sudah memasuki hutan itu, alea ketakutan tapi berusaha melawan rasa takut nya.


sedangkan vincent saat ini baru selesai mandi, ia kemudian duduk di pinggiran tempat tidur nya. ia memikirkan kejadian tadi , sesungguh nya vincent tidak tega melakukan ini kepada Alea, tapi karena ibu nya juga terancam, vincent terpaksa melakukan ini.


"maaf kan kakak san, kakak terpaksa seperti ini. jika mama ku sudah di samping ku, kakak akan menolong mu san" ucap vincent dalam hati nya.


vincent kemudian keluar dari kamar nya menuju kamar kamar Alea, niat hati ingin mengajak Alea makan siang bersama, saat vincent mengetuk pintu kamar Alea, tidak ada jawaban dari dalam kamar Alea.


"sandraaa, ayo keluar. kita makan siang" panggil vincent sambil mengetuk pintu Alea.


merasa tidak ada jawaban, vincent mencoba membuka pintu kamar Alea, tpi kamar itu terlihat tidak ada orang, vincent membuka pintu kamar mandi, tapi tidak di temukan juga Alea disana. vincent bergegas keluar. memanggil nama Alea. lalu bik nah muncul


"tuan cari non sandra?" tanya bik nah


"Iya, bik nah ada lihat sandra?" tanya vincent


"ndak ada liat tuan. bukannya tadi non sandra bersama tuan?" ucap bik nah.


"astaga, kemana dia" ucap vincent bergegas keluar mencari Alea


"aleaaaaa " teriak vincent.


kemudian muncul beberapa mobil ke arah vila vincent, sudah dapat di pastikan itu adalah alex dan anak buah nya. mereka berhenti tepat di depan vincent berdiri.

__ADS_1


alex dan lukas muncul,


"dimana Alea?" tanya Alex menatap vincent dingin


"Aku sedang mencari nya. sepertinya dia kabur" ucap vincent


"kamu sedang menipu ku?" tanya Alex terlihat emosi


"untuk apa aku menipu mu, aku berdiri di sini karena mencari Alea" jawab vincent tak kalah emosi


"cepat cari Alea ke dalam hutan!" perintah alex kepada anak buah nya yg ada disana


alex dan lukas ikut mencari Alea, saat ini Alea masih terus berjalan, tergopoh gopoh tetap berusaha berjalan entah sampai kemana ujungnya hutan ini, tapi Alea tetap yakin untuk terus berjalan.


untung nya lukas membawa drone, lukas menerbangkan drone miliknya sambil melihat ke arah monitor. cukup jauh ternyata Alea berjalan ke dalam hutan, bahkan Alea sudah berjalan mendekati air terjun. lukas yg melihat langsung memberi tahu alex, mereka berlari terburu- buru menuju ke arah air terjun. mereka takut jika Alea tidak melihat perbatasan sungai itu.


setelah sekuat tenaga berlari alex melihat Alea, alex berteriak memanggil Alea,


Alex berusaha berlari mendekati Alea dan meraih tangan nya. Tapi Sayang nya Alea lebih dulu terpeleset ke dalam sungai. alex yg melihat langsung ikut terjun ke sungai untuk menyelamatkan Alea.


"aaah" teriak Alea saat tubuhnya terpeleset ke dalam sungai


Alea berusaha agar kepala nya tetap muncul ke permukaan, tapi sayang nya arus sungai ini terlalu deras untuk Alea. sedangkan alex berenang berusaha menarik tangan Alea. untung nya alex sangat mahir berenang.


alex berhasil meraih tangan Alea, alex berusaha mendekap Alea, tapi sayang nya di hadapan mereka berdua saat ini adalah air terjun, dengan sangat yakin alex mendekap Alea kuat, dan mencoba agar saat terjatuh dari air terjun posisi mereka tidak mengancam.


"peluk aku erat erat Alea!" perintah alex


Alea yg panik langsung memeluk alex. saat ini mereka sudah di penghujung air terjun, dan.


byuuuuurrr

__ADS_1


suara air yg mereka ciptakan dari jatuhnya mereka berdua. alex merasakan sakit , entah dengan Alea apakah alex mampu melindungi tubuh Alea dari rasa sakit atau tidak.


alex masih memeluk Alea, kini berusaha berenang ke pinggir. sedangkan Alea sudah tidak sadar kan diri. tubuh Alea yg sudah basah kuyup semakin membuat alex tidak karuan, apalagi Alea terlihat sangat pucat. alex berusaha memberikan pertolongan pertama kepada Alea agar Alea sadar.


"uhuuk " Alea terbatuk dan memuntahkan air yg masuk ke dalam tubuhnya.


alex yg melihat Alea sadar langsung memeluknya.


"aaah, perutku sakit sekali" teriak Alea menahan sakit.


"astaga Alea, sabar. aku akan membawa mu ke rumah sakit" ucap alex sambil menggendong Alea, alex berlari keluar hutan, dan sudah dapat di pastikan lukas dengan mudah menemukan mereka.


"cepat ayo kita ke rumah sakit!" perintah alex sambil terus memeluk Alea.


lukas yg mengemudikan mobil dengan fokus dan melaju kencang tanpa hambatan. karena sebelumnya lukas sudah meminta untuk menutup jalan dari arah villa ke rumah sakit agar mereka tiba tepat waktu


sesampainya di rumah sakit, alex langsung menggendong Alea turun dan meletakkan di brungker rumah sakit. mereka menunggu di igd, alex berharap tidak terjadi apa apa dengan kandungan Alea.


"Alea kenapa sangat keras kepala sih, lihat apa yg di hasil kan dari ulah nya" gerutu alex


"kamu terlalu menyeramkan" jawab lukas santai


"Aku tampan begini kamu bilang menyeramkan. apa kamu kira aku monster!" ucap alex tak terima


kemudian dokter membuka pintu , dan meminta alex untuk masuk menemui nya.


"tuan, nona tidak papa, mungkin hanya syok dan kelelahan. dan untuk janin kembar tuan dan nona, mereka baik baik saja. Tapi sebisa mungkin jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. karena sangat membahayakan ibu dan janin nya" jelas dokter.


alex yg mendengar kata "anak kembar" seketika terdiam. entah apa yg ada dalam pikiran nya. terkejut, syok, tapi sudah pasti. bahagia.


alex keluar dari dalam ruangan dokter, tersenyum tiada henti, membuat lukas dan para pengawal sangat terheran- heran. karena alex tidak pernah tersenyum sampai seperti ini, apalagi kepada anak buah nya, alex jarang sekali melihat kan senyum nya.

__ADS_1


"halo para readers yg baik hati, jangan lupa di like, kasih dukungan terus buat author biar semakin semangat berkarya nya ya. terima kasih kalian semua ❤❤❤


__ADS_2