Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya

Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya
#40


__ADS_3

mike memperhatikan perdebatan kedua wanita ini hanya geleng geleng kepala, karena mike sendiri tau bahwa nyonya besar yg satu ini meskipun terlihat baik, dia adalah wanita yg sangat cerdas untuk membuat org lain tidak bisa menolak kemauannya.


mike kemudian menatap Alea seakan berbicara melalui sorot matanya , sedangkan Alea lagi lagi terlihat gugup saat bertatap mata dengan mike.


"Alea, oma akan kembali ke kamar, oma ingin beristirahat. jika kamu masih belum mengantuk, pergilah menonton televisi atau kegiatan yg lain nak" ucap oma Rose kemudian beranjak dari meja makan.


Alea yg tidak tau akan melakukan apalagi kemudian pergi kembali ke kamar nya, Alea duduk di balkon kamar itu sambil menikmati suasana malam disana.


Di kediaman alex


"ternyata Alea ditemukan oma rose di pinggir sungai, pantas saja kita mencari Alea tidak berhasil" ucap lukas kepada lexi


"Alea kabur, kemudian hanyut ke sungai, lalu ditemukan oleh oma Rose? sebuah kebetulan yg bagus" ujar stev menimpali


"lalu kapan kita akan menjemput Alea kesana?" tanya lexi


"kita biarkan saja Alea disana untuk beberapa waktu, lagian mike belum memberitahu oma rose bahwa Alea itu cucu menantu nya." jelas lukas


"jika Alea kabur?" tanya stev


"semoga saja tidak, lu tau sendiri pengamanan dirumah oma rose itu sangat ketat, pasti mike sudah memerintahkan anak buahnya untuk mengawasi alea" jelas lexi .


mereka bertiga saat ini sedang berada di markas bawah tanah, sedangkan alex masih berada di rumah sakit karena sampai saat ini alex masih koma.


"Tapi sebaiknya kita mempertemukan Alea dengan alex secepatnya, gua berharap alex bakal sadar setelah dengar suara Alea" ujar lexi memecah keheningan.


sedangkan lukas dan stev saling menatap, mereka terdiam sambil menyesap rokok nya, memikirkan kondisi sahabat sekaligus bos mereka itu.


"Tapi lo yakin Alea mau bertemu alex? sedangkan kita semua satu Alea menolak dengan sangat pernikahan nya dengan alex?" jawab lukas dengan nada pasrah.


"lo harus coba ngomong sama Alea, lo kasih pengertian ke Alea soal kondisi alex" jawab lexi lagi


"gue?" jawab lukas dengan menunjuk ke dirinya sendiri.

__ADS_1


"Iya lah elo, emg mau siapa lagi?" jawab stev santai


"kenapa harus gue, kan ada lo sama lexi!" ucap lukas tak terima jika hanya dirinya yg di jadikan tumbal oleh teman- teman nya.


"Karena di antara kita bertiga, cuma lo yg berwibawa" jawab lexi santai


"oh kalian hanya memuji ku saat kalian butuh baj*ngan" jawab lukas kesal.


stev dan lexi hanya tertawa melihat lukas yg kesal, bagimana pun juga memang lukas yg memiliki jiwa tenang dan berani dalam setiap urusan yg diberikan alex, jadi wajar jika saat alex tidak ada, lukas lah yg selalu menjadi pengganti alex.


"jadi, kapan kita akan menemui Alea?" tanya lukas yg sudah menerima bahwa dirinya yg akan berbicara kepada Alea.


"sekarang!" ucap lexi dan stev bersamaan.


"gue bunuh juga lo berdua!" jawab lukas semakin kesal dengan lexi dan stev


"emg lo berdua gak bisa lihat sekarang jam berapa ha? tengah malam gini lo suru gue nemuin bini org? kalau alex tau gue nemuin Alea tengah malam gini, bisa bisa gue yg koma gantian di siksa alex" gerutu lukas.


"hahahhahah" lexi dan stev tertawa sangat lantang,


Alea


"mmm, sudah pagi ternyata" geliat Alea meregangkan tubuh nya


Alea kemudian bangkit dan membuka tirai jendela kaca dikamar itu, Alea membuka jendela lalu menarik nafas dalam dalam untuk menghirup udara segar di pagi hari.


"aah udara nya sejuk sekali nak" ucap Alea tanpa sadar mengelus perut nya yg mulai kelihatan buncit.


"hei nak, apa kamu merindukan papa mu?, apa kamu akan marah kepada ku jika kamu tidak bertemu papa mu lagi?" ucap alea lagi sambil menatap perutnya, Alea yg tadi nya merasa bahagia tiba tiba merasa sedih karena Alea sendiri masih belum bisa menerima alex sebagai suaminya.


"sebaiknya aku cepat pergi dari sini, aku yakin mike sudah memberitahu lukas, bisa jadi mereka tibatiba datang dan membawa ku, aaaaa aku tidak mau" ucap alea berbicara dengan dirinya sendiri.


Alea lalu masuk ke dalam, membersihkan tubuh nya. Alea yg sudah selesai mandi kemudian memilih pakaian yg bisa ia kenakan untuk melarikan diri tanpa terlihat mencurigakan, tapi tetap aman dari suhu dingin di luar sana.

__ADS_1


"nah, ini sudah sangat cocok, tuhan, bantu aku kali ini" ucap Alea sambil menatap dirinya di balik kaca.


Alea kemudian berjalan keluar kamar, menemui oma rose yg sedang duduk di meja makan,


"pagi oma" sapa Alea


"pagi nak, ayo kita sarapan, jangan biarkan anak di dalam kandungan mu kelaparan" ucap oma Rose dengan sangat perhatian kepada Alea.


"Iya oma," jawab Alea kemudian mengambil sandwich dan segelas susu.


"oma, apa hari ini oma sibuk?" tanya Alea santai berusaha menutupi rasa gugupnya.


"tidak nak, aku tidak ada kesibukan. apa kau menginginkan sesuatu?" tanya oma yg mengerti bahwa Alea pasti menginginkan sesuatu.


"hehe, apa oma rose mau jika mengajak Alea berjalan jalan hari ini?" ucap alea manja kepada oma rose.


"kau mau jalan jalan kemana nak?" tanya oma Rose dengan senyum yg tulus.


"Alea tidak tau sih oma kita akan kemana, karena Alea juga tidak tau daerah sekitar sini" jelas Alea


"baiklah, bagimana kalau kita ke mall saja?" ucap oma Rose.


"ke mall, boleh oma. Alea ikut saja kemana oma membawa Lea" jawab Alea bahagia. bagaimana tidak, memang ke mall adalah tujuan utama yg Alea inginkan.


"baiklah, kita pergi ke mall" ucap oma Rose santai.


Alea dan oma rose sudah selesai sarapan, Alea berjalan- jalan sebentar menikmati kebun bunga di halaman belakang rumah oma rose.


waktu sudah menunjukan pukul 2 siang, Alea dan oma Rose sudah bersiap Siap akan pergi ke mall, mereka berdua di antar oleh mike, sesekali mike memperhatikan gerak gerik Alea dari kaca di depan nya, terlihat tidak mencurigakan.


Alea sendiri sebenarnya sangat gugup kalau saja mike mengetahui niat nya untuk melarikan diri, hanya saja Alea berusaha menenangkan diri nya agar terlihat santai dan rileks.


"kita sampai nyonya" ucap mike membuka kan pintu untuk oma rose di depan lobi utama mall. sedangkan Alea memilih untuk membuka pintu nya sendiri.

__ADS_1


"nyonya bisa menelpon ku jika sudah siap berbelanja" ucap mike kemudian masuk kedalam mobil.


hai para readers, kalian pasti menunggu kehadiran author kan. maaf kan author baru up lagi yaaak. jangan lupa like nya. dukung terus karya author ya teman teman. terima kasih kalian semua.


__ADS_2