Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya

Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya
#19


__ADS_3

vincent dan laras saling memandang. kemudian laras mengangguk seakan memerintahkan vincent mewakili pihak keluarga untuk masuk. karena laras tau selama ini mereka sangat akrab . vincent kemudian masuk mengikuti dokter itu.


"nona sandra tidak apa apa tuan, hanya kelelahan beraktivitas dan untuk wanita yg sedang hamil muda, di sarankan untuk tidak beraktifitas terlalu banyak. karena di awal kehamilan memang sebaiknya banyak beristirahat. ini saya berikan beberapa vitamin untuk menguatkan kandungan nona sandra" ucap dokter wanita itu dengan lembut.


mata vincent seketika membulat. dia seakan mimpi saat mendengar penjelasan dokter bahwa Alea saat ini hamil. jangan kan berhubungan lebih, berfikir untuk menyentuh Alea saja tidak pernah terlintas dalam pikiran vincent.


"tuan, tuaan" panggil dokter itu melihat vincent yg hanya berdiam mematung


"ah iya dok, iya." jawab vincent gugup


"selamat tuan atas kehamilan istri anda, apa anda baik baik saja?" ucap dokter sambil tersenyum.


"iya dok terima kasih dok, kalau begitu saya permisi dulu dok" ujar vincent kemudian keluar dari ruangan dokter tersebut.


vincent berjalan dengan tatapan kosong, ia tidak mengerti bagaimana perasaan nya saat ini , meskipun vincent tidak pernah mengungkap kan perasaan nya pada Alea, tapi tidak dapat di pungkiri bahwa perasaan nya saat ini sedang hancur. wanita yg ia cintai dalam diam ternyata saat ini sedang mengandung.


"Sandra? Aku tidak mimpi kan? kamu hamil? kamu ini sebenarnya siapa sih san? Apa kamu sudah pernah menikah sebelumnya? atau justru kamu saat ini memang masih dalam status menikah?" keluh vincent sembari berjalan menyusuri lorong rumah sakit itu.


"vincent, gimana kata dokter?, Sandra baik baik aja kan?" tanya laras saat melihat kemunculan vincent


"e e cuma kelelahan saja katanya,, mungkin sebentar lagi akan lebih baik" ucap vincent menutupi kehamilan Alea.


Tapi ternyata berita soal sandra yg pingsan tadi terdengar oleh devano, ia langsung datang ke rumah sakit berdasarkan informasi yg di terima dari noel. bahkan devano langsung menuju ke ruangan dokter untuk menanyakan apa yg terjadi pada wanita itu. ia tidak mau menemui mereka langsung jika ternyata permasalahan sandra tidak ada hubungan nya dengan adik nya.


"hebat sekali kamu vincent, sampai membuat wanita kampungan ini hamil. sepertinya aku sudah salah mendidik mu ya?" ucap devano muncul dari balik pintu yg membuat orang orang di dalam ruang rawat inap itu terkejut bukan kepalang. beruntung laras sudah tidak ada disana karena harus kembali ke resto.


"hamil?" tanya Alea yg sudah tersadar.


"iya, belum sampai 2 jam lalu kamu bilang bahwa dirimu tidak memiliki hubungan dengan adik ku, tapi sekarang aku mendengar bahwa dirimu sudah hamil. apa kamu adalah ****** yg di cintai oleh adik ku?" ucap devano dengan penuh benci


"aku hamil? Apa aku tidak salah dengar? bagaimana ini? Alea bodoh, bagaimana bisa cuma sekali berhubungan langsung hamil . apa aku harus bertemu alex? tidak tidak. aku tidak harus menemui alex , aku bisa merawat anak ini sendiri" batin Alea berperang sendiri dengan pikiran nya


"aku memang tidak memiliki hubungan dengan adik Mu tuan Devano Robertson . jika memang aku sedang mengandung, aku juga bukan mengandung keponakan Mu. Jadi berhentilah berfikir bahwa aku mengejar- ngejar adik mu." ucap Alea tak kalah sewot


"benarkah itu? buktikan siapa ayah dari anakmu itu. jika kau tidak dapat membuktikan nya. akan ku perintah kan dokter untuk menggugurkan kandungan mu. jangan berfikir kau akan menggunakan kehamilan mu dengan pria hidung belang untuk menjebak adikku" celoteh Devano yg membuat Alea meradang mendengarnya.


meskipun Alea masih terkejut dengan kehamilan nya , tapi ia masih tidak habis pikir dengan Devano yg masih saja menuduh nya menggunakan kehamilan nya untuk menjebak adiknya.


"kok ada sih manusia kejam seperti ini, meskipun aku juga tidak tau akan ku apakan janin ku ini. Tapi aku juga tidak mau membunuh janin ku. bagaimana pun juga dia ini anakku. seenak nya saja ingin menggugurkan anakku" batin Alea bergejolak.


"Aku bahkan sudah mengatakan kalau anak ini bukan anak vincent, kenapa masih saja menuduh ku. Kalau aku memang hamil untuk menjebak adik mu itu, sudah pasti aku tau lebih awal kalau aku hamil" jawab Alea masih mencoba tenang.

__ADS_1


"jadi siapa ayah dari anak mu itu?" jawab devano lagi.


"yang penting ayah dari janin ku ini bukan adik mu!" ucap Alea masih merahasiakan nya.


"jawab ******!" ucap Devano yg sudah mulai emosi


Alea yg menatap devano seketika takut, karena kini raut wajah nya sudah berubah lebih menyeramkan, Alea pun teringat bahwa Devano ingin membunuh janin nya.


"Alex Louis Ghibson adalah ayah dari janin ini" jawab Alea menatap tajam ke arah Devano


seketika Devano dan Vincent membulatkan mata mereka saling menatap. sungguh seperti tidak percaya atas kejadian hari ini. bagaimana bisa mereka bertemu dengan wanita yg mengandung anak dari musuh nya sendiri. sebuah keberuntungan bagi devano saat ini.


"apa kamu sedang bercanda dengan ku nona sandra?" tanya devano sembari mendekat ke Alea dengan tatapan seperti menemukan santapan lezat


"ti - tidak. ini memang anak Alex Louis Ghibson " jawab Alea terbata


"ah baik lah nona, tatapan dari balik kaca mata besar mu itu sangat jujur. kali ini aku percaya pada mu nona" ucap devano kemudian pergi sembari memberi kode kepada vincent untuk keluar dari ruangan itu.


vincent kemudian keluar menyusul sang kakak. meskipun vincent tidak pernah ingin tau soal perusahaan mereka, apa lagi soal bisnis gelap gudang bawah tanah. Tapi setidak nya vincent tau siapa Alex Louis Ghibson.


"kau sudah dengar bukan siapa anak dalam kandungan wanita itu?" ucap devano


"Aku akan memastikan kebenaran ini. dan kau harus menjaga wanita itu. biarkan dia menjadi tawanan ku untuk menjatuh kan alex" ucap devano penuh kemenangan.


di kediaman alex


"Lexi, cepat kemari" teriak Alex penuh amarah


"ada apa Lex?" tanya Lexi terheran


"siapa Sandra?" tanya Alex


"ha? Sandra? mana gue tau siapa dia" jawab lexi kesal melihat kelakuan sahabat nya yg tiba tiba teriak memanggilnya seperti kesetanan hanya untuk menanyakan siapa sandra.


"Dimana lukas?" tanya Alex lagi


"ada di ruangan nya sedang mengerjakan tumpukan berkas lo yg sudah sebulan lo abaikan" jawab lexi ketus


"ah iya, cepat panggil dia kesini" perintah Alex seenak nya


lexi kemudian menghubungi lukas untuk segera menemui mereka di ruangan alex.

__ADS_1


"ada apa?" tanya lukas saat memasuki ruangan alex


"siapa sandra?" tanya Alex tanpa basa basi


lexi yg mendengarnya memutar bola mata jengah melihat kelakuan bosnya yg sesuka hati nya ini


"Lo minta gue kesini cuma buat tanya siapa sandra? Apa lo pikir gue tau siapa aja wanita yg pernah tidur sama lo satu persatu sampe gue bisa mengenal siapa diantara mereka yg nama nya sandra? tumpukan berkas lo yg lebih tinggi dari gunung himalaya aja udah buat gue bergadang tujuh hari tujuh malam. astaga alex alex" ucap lukas yg emosi nya sudah sampai ke puncak ubun ubun


"gue minta lo mengerjakan semua itu juga tidak dengan bayaran yg murah kan" alex menjawab dengan sombong nya.


"Iya gue tau, tapi sebagai bos yg baik lo pakai la akal dan pikiran lo itu" dengus lukas kesal


"emang kenapa sama si sandra itu sampe lo se kepo itu?" tanya lexi melerai perdebatan mereka


"saat ini sandra sedang bersama ku. bernegosiasi lah dengan bagus agar janin nya tetap hidup- devano" ucap alex membacakan isi pesan dari musuh nya itu


"siapa sandra?" tanya Alex bingung.


mereka terdiam sambil terus berfikir. dan lukas tiba tiba saja membulat kan mata nya sambil menarik nafas. alex dan lexi seketika melihat ke arah lukas.


"Casandra, Alea Casandra Wijaya " ucap lukas dengan yakin


"apa kau yakin? devano juga mengirim foto wanita itu. tidak terlihat seperti Alea sama sekali" ucap alex tidak yakin


kemudian alex menunjukan foto Alea yg terbaring di tempat tidur rumah sakit. sedangkan lexi terkejut bukan main.


"gue pernah melihat wanita ini di restoran, dia bekerja sebagai pelayan. waktu itu dia terlihat gugup pas liat gue. bahkan dia hanya menunduk kan pandangan nya" jelas lexi mengingat kejadian beberapa minggu lalu


"apa menurut lo gadis ini mirip Alea?" tanya Alex masih belum percaya


"lo yg udah sentuh Alea harus nya lo paham wajah Alea gimana , bego bgt sih lo lex" ucap lukas kesal.


alex memperhatikan wajah gadis bernama sandra dalam foto itu dengan seksama. dan sampai alex menyadari bahwa gadis itu memang benar benar sandra. Alea Casandra lebih tepat nya.


"aaah sialan. kenapa bisa Alea berada di tangan bajingan itu" tibatiba suara alex menggema di ruangan itu membuat lexi dan lukas terkejut


**gimana gimana? masih penasaran kan? tungguin bab selanjutnya ya. jangan lupa dukungan kalian buat author.


like nya jangan lupa di tinggalkan ya gaes


terima kasih ❤❤❤**

__ADS_1


__ADS_2