
Setelah itu akhirnya Mira pun mendatangi Sandra mertuanya sendiri, karena ingin memberi peringatan kepada Sandra kalau sama sekali dia tidak takut, dengan semua apa yang Sandra ingin lakukan kepada dirinya pada saat ini.
"Apa yang telah Ibu katakan kepada Rian, sampai-sampai dia mencoba untuk menahan aku agar tidak pergi dan keluar dari rumah?"
"Apa yang saya lakukan pada saat ini hanya ingin mempertahankan harta suami saya saja, dan jangan sampai jatuh ke tangan orang luar seperti kamu, lagian Kamu itu siapa hanya menantu di rumah ini dan tidak pantas ikut campur dalam urusan saya dan suami saya."
Tidak berhak untuk mendapatkan harta itu menurut Sandra karena dia hanya menantu, sedangkan Rian yang anak tiri saja tidak mendapatkan harta sepeserpun juga dari Om Irvan, sehingga Sandra pun berpikir Ini semua tidak adil sama sekali.
"Asalkan Ibu tahu, kalau aku nggak pernah menginginkan sepeser harta pun dari Om Irvan, tetapi Om Irvan mempunyai amanah kepada aku untuk menjaga semua harta bendanya dari orang licik dan jahat seperti ibu."
__ADS_1
"Bisa-bisanya kamu bilang saya orang licik dan jahat, seharusnya kamu itu sadar kalau bukan karena saya selama ini keluarga kamu, mana mungkin bisa beli susu untuk kedua anak kamu, dan juga memenuhi kebutuhan hidup. Lagian Rian itu tidak bekerja Seharusnya kamu mengerti. Dan tahu balas budi."
Menurut Sandra kalau pada saat ini Mira adalah menantu yang tidak tahu terima kasih, karena selama ini kehidupan keluarga kecilnya Sandra yang menanggung.
Tetapi seperti air susu dibalas dengan air tuba, tidak ada yang Mira dapat dilakukan untuk membalas semua kebaikan mertuanya, Karena dia pikir Sandra yang terlalu memanjakan Rian agar dia terus bergantung kepada orang tuanya seperti itu.
"Kamu itu bukannya berterima kasih kepada saya, tetapi kamu malah menjadi jelek-jelekan suami kamu sendiri, seharusnya kamu itu sadar kalau anak saya itu menikahi kamu karena memang anak saya mencintai kamu tetapi apa balasan kamu selama ini."
Menurut Sandra, kalau pada saat ini kalau Mira adalah menantu yang tidak tahu diri, bisa-bisanya dia menjelekkan Rian di hadapan ibu kandungnya seperti ini, tanpa merasa bersalah sama sekali seolah-olah dirinya yang paling benar.
__ADS_1
"Aku nggak pernah menyalahkan Mas Rian dalam semua keadaan ini, buktinya selama dia menganggur dan tidak bekerja aku selalu saja berdiam diri dan mencoba untuk menyebarkan hatiku sendiri, tetapi ibu yang sudah sangat keterlaluan terlalu ikut campur di dalam rumah tangga menantu dan anak ibu."
Mulai detik ini sepertinya Mira meminta Sandra untuk tidak ikut campur lagi di dalam rumah tangga yang telah dia jalani dengan Rian, karena selama bertahun-tahun urusan rumah tangga Ryan dan Mira selalu saja disetir oleh Sandra mertuanya sendiri.
"Terus sekarang kamu mau apa?"
"Aku mau Ibu jangan pernah ikut campur lagi di dalam urusan rumah tangga yang telah aku jalani dengan Rian pada saat ini, karena aku nggak mau ada orang luar lagi yang terlalu ikut campur tangan."
Apakah Sandra mau menuruti semua kemauan dari Mira, untuk tidak ikut campur lagi di dalam rumah tangga Rian dan Mira mulai hari ini dan selamanya???
__ADS_1