Mamah-mamah Muda

Mamah-mamah Muda
Minta Saran


__ADS_3

Rencananya hari ini kalau Fitria ingin bertemu dengan Mira, untuk meminta maaf secara langsung atas semua penolakan yang telah diberikan oleh Adi.


Dengan sombongnya Adi sudah berkata kalau dia lebih memilih untuk menjadi tukang sayur, dari pada dia harus bekerja di perusahaan yang dipimpin oleh Mira sekarang ini.


"Apakah saya bisa bertemu dengan ibu Mira?"


"Apakah ibu sudah buat janji sebelumnya?"


"Belum sih!!"


"Kalau begitu mohon maaf, kami tidak bisa memastikan kalau misalnya ibu bisa bertemu dengan ibu Mira, karena semua jadwal ibu Mira sangat benar-benar padat sekarang ini."


"Tolong dong, saya mohon kasih tau aja sama Mira kalau ada temannya datang Fitria begitu aja. Kalau nanti dia engga mau ketemu sama saya boleh deh saya pergi sekarang juga dari sini."


Fitria meminta kepada asisten pribadi Mira, untuk mengatakan kalau pada saat ini ada Fitria di luar yang ingin bertemu dengan dirinya. Karena mana mungkin kalau Mira tidak mau bertemu dengan dirinya kalau seandainya Mira tau Fitria yang datang ingin bertemu.


"Ya sudah kalau begitu, saya akan panggilkan ibu Mira dan bertanya apakah dia mau bertemu dengan ibu atau tidak."

__ADS_1


"Makasih banget kalau begitu, dia pasti mau ketemu sama saya karena kita ini teman baik dari dulu sebelum dia kaya raya kaya gini."


Akhirnya setelah mendengar kalau ada Fitria datang lalu setelah itu Mira langsung menemui sahabatnya tersebut, karena dia tau kedatangan Fitria pastinya ada maksud dan tujuan yang penting.


"Ada apa Fit?"


"Gua mau ngomong sama elo."


"Ngomong apaan? coba aja bicarakan sama gua siapa tau nantinya gua mau bantu tapi mendingan kita masuk ke dalam ruangan gue aja biar engga kedengaran sama semua orang."


Setelah itu Mira mengajak Fitria untuk masuk ke dalam ruangan yang saat ini dia tempati.


"Beginilah keadaan semuanya, tapi mendingan engga usah bahas ruangan ini sekarang langsung pada intinya aja apa yang mau elo bahas?"


"Kayanya Adi selingkuh!"


"Apa selingkuh?"

__ADS_1


"Iya selingkuh."


"Elo kalau ngomong, mendingan dipikir dulu jangan sembarangan lagian walau bagaimanapun rumah tangga kalian berdua selama ini engga ada masalah, dan baik-baik aja."


"Itu menurut pandangan elo yang baik-baik aja, tapi sebenarnya engga karena kita itu sering cekcok dan juga berantem."


"Mendingan elo cari tau dulu kebenaran semuanya baru ngomong, kalau misalnya sudah ada bukti yang cukup kuat."


"Memang semuanya masih sebatas kecurigaan saja, tapi yang elo perlu tau kalau dia itu engga mau kerja di kantoran dan lebih milih jualan sayur."


Lantas Fitria yang bingung hanya bercerita kepada Mira, karena dia tidak tau lagi harus bicara kepada siapa tentang semua keluh kesah yang dia rasakan sekarang ini.


"Mungkin aja dia engga mau kerja di sini bukan karena ada perempuan lain, tapi karena memang suka bisnis sendiri aja tanpa menggantungkan kehidupan sama orang lain."


Buka bermaksud untuk membuat Fitria menjadi down, tetapi sebagai seorang sahabat dia hanya ingin nantinya Fitria tidak gegabah dalam salah langkah dan juga tanpa mencari kebenarannya dulu.


"Terus gua harus gimana sekarang ini, karena gua juga bingung kalau terus berdiam diri aja dengan semua pikiran dan tuduhan gua yang engga masuk akal."

__ADS_1


"Selidiki."


Apakah nantinya Fitria akan menyelidiki semuanya??


__ADS_2