Mas Pondok... I Love You

Mas Pondok... I Love You
Yahhhh Ketahuan deh part 2


__ADS_3

"Assalamu'alaikum maaf ada apa ini kok ribut ribut?" tanya seseorang dengan nada sopan


Mereka pun langsung menoleh ke sumber suara secara bersamaan.


"Astagfirullah kaget aku ustadz" ucap najma dengan memegang dada nya.


Aqila masih dalam posisi melongo dengan mulut terbuka sedangkan ustazah Ana menunduk.


"Aqila,are you okay??" ucap najma sambil mengguncang tangan nya.


Ustadz tersebut pun tersenyum melihat tingkah aqila.


"Astaghfirullah maaf ustadz aqila jadi bengong gini,maaf sekali jadi terganggu aktivitas nya." Ucap Aqila sadar dan merasa malu.


"Dari tadi ustadz mengucap salam kok tidak ada yang menjawab salah satu dari kalian" ucap ustadz yang ternyata ada kak Salman.


"Astaghfirullah maaf ustadz wa'alaikumussalam maaf jadi menganggu".ucap ustazah Ana dengan rasa malu.


Ustadz Salman pun menyunggingkan senyum


" Yaudah nggak apa apa,dari tadi disini itu ramai sekali emang ada perlu dengan ustadz?"


"Ehhh nggak kok ustadz,kita cuma nganter ustazah Ana katanya ada perlu,kita pulang dulu ustadz " ucap najma mengadipkan mata ke arah aqila.


"Hehehe iya ustadz kita pulang dulu " ucap aqila yang menuruti kode yang di berikan najma.


"Bukankah ini waktu nanggung sebentar lagi juga adzan isya dikumandangkan,apa tidak menyita waktu kalian?" ucap ustadz Salman.

__ADS_1


"Haduh iya,ini udah mau adzan isya duh aku sampe lupa" ucap aqila dalam batin


"Duh qil,gimana ini kita udah terlanjur malu" ucap najma lirih.


"Kita pura-pura lupa aja buat alasan biar nggak keliatan malu" ucap Aqila berbisik.


najma pun mengangguk dan mereka pun kembali menuju masjid.


"Hehehe iya ucapan ustadz ada benar nya kita nggak sadar ustadz kalau begitu alangkah baiknya berwudhu dulu" ucap aqila.


"Baiklah,silahkan untuk akhwat berwudhu dulu dan ustazah Ana apa masih betah berdiri disini tanpa berpindah posisi?" ucap ustadz Salman.


"Haduh malu aku kenapa tidak sadar dari tadi ya rabb" ucap ustazah Ana dalam batin.


"Anu ustadz,ini saya juga mau nyusul aqila sama najma duluan ustadz" ucap ustazah Ana dengan terbata bata.


"Cieee ustazah salting sama ustadz Salman" ucap najma menggoda.


"Uluhhhh cieeeee cieee yang lagi kasmaran sama ustadz,pandangan pertama awal aku berjumpa" ucap aqila dengan bernyanyi.


"Kalian apaan sih udah yuk daripada begitu langsung wudhu terus sholat sunah " ucap ustazah Ana mengalihkan.


"Yahhh ustazah nggak asik" ucap najma cemberut.


"Udah udah keburu ngantri nih ayok wudhu dulu" ucap Aqila menengahi


Mereka bertiga selesai berwudhu hingga terdengar suara adzan

__ADS_1


"Allahu Akbar Allahu Akbar.."


"MashaAllah siapa ini yang adzan merdu sekali" ucap aqila terkagum.


"Iya nih qil mungkin ustadz Salman yang adzan suaranya membuat candu" ucap najma


Ustazah Ana melangkah kan kaki keluar dari tempat wudhu tanpa berbicara apapun.


"Ustazah tungguin kita,malah nyelonong aja" ucap najma kesal.


"Qil,buruan dikit udah di tinggal nih sama ustazah" ucapnya kembali.


"Iya bentar ini lagi pake jilbab sabar sedikit napa". ucap Aqila sambil membetulkan jilbab.


Mereka berjalan menuju tempat sholat dan melanjutkan dengan sholat sunah.


Tak selang beberapa lama iqomah pun terdengar hingga mengusik para makmum untuk merapatkan barisan shof nya.


"Allahu Akbar" takbiratul ihram terdengar nyaring dan merdu bahkan menyejukkan hati,tidak salah lagi kalau ustadz Salman di tugaskan di desa ini.Tipikal orang yang ramah,tawaduk,sopan walaupun orang baru tapi banyak warga yang segan kepada nya.


"Assalamu'alaikum warahmatullah" ucapan salam terdengar menandakan bahwa sholat isya telah dilaksanakan dan dilanjutkan dengan berdzikir mengingat Allah yang sering kita lupakan dalam keadaan senang bahkan kita sering lupa Allah lah yang memberikan kita kesenangan dan ketika hambanya mengalami masalah baru meminta pertolongan nya


(termasuk author juga nih) hehehe.


Setelah doa di panjatkan,para jamaah pulang menuju rumah nya masing-masing ( ya iya lahh masa pulang ke rumah author) bercanda hehehe.


Diperjalanan pulang,ada seseorang yang memanggil nama nya.

__ADS_1


"Aqila,maaf mengganggu perjalanan pulang, apakah ini punya aqila?" ucap nya sambil menunjukkan sebuah tasbih kauka berwarna coklat.


__ADS_2