
###
“kamu belum makan, makan lah dulu aku udah masak untukmu” ujar ardi yang berusaha membujuk gadis ini yang sedang mogok makan.
“ardi,jangan sok perhatian dengan ku!” hentak gadis ini membalas dengan tak seharusnya dan memperingati ardi untuk tidak melakukan lebih padanya karena dia benci itu. Apalagi yang melakukan itu adalah ardi.
“aku tak ingin kamu sakit,karena bila kau sakit itu bakalan merepotkan aku” sahut pria ini kembali,sedikit meninggikan suaranya.
“kau bisa mengabaikan ku,aku tidak bakalan meminta bantuan mu bila itu terjadi lagian aku bisa merawat diriku sendiri.” Ketus gadis ini menatap dengan mata tajam. “oh ya bukankah kau menerima syarat ku sebelum menikah apa kamu lupa,apa yang kau lakukan sekarang hah??” tambah chia makin melotot pada pria ini. "Ingat kita punya surat persetujuan meski tidak secara tertulis."
“seterah mu saja,kau memang keras kepala” ketus pria ini kemudian pergi.
“aku tidak akan tinggal dengan mu satu kamar,jadi kau tidur diluar saja” sorak chia. Namun ardi tak mendengarkan itu. Pria ini terus berlalu kedapur.
Selamat pagi.
Chia sudah rapi dengan penampilanya. Ardi juga begitu yang hendak berangkat kekantor.
“chia,kamu bisa memasak bukan?”Tanya ardi.
“saya tidak akan memasak” ketus gadis ini,padahal belum disuruh,ardipun hanya bertanya. “jadi sebaiknya kau pekerjakan pelayan dirumah agar kau tidak mendapatkan penyakit maag nanti.” Tambah chia.
“tidak,aku yang bakalan mengerjakan semuanya” ucap ardi.
__ADS_1
“lakukanlah seterahmu” ucap chia mengambil ponselnya.
Ia menelepon mamanya. Gadis ini menelepon untuk meminta uang. Sontak ardi langsung ternganga dan syok mendengar gadis ini. Ardi mengambil ponsel chia langsung dan mematikanya. Kemudian melihat chia dengan tatapan tajam.
“apakau sudah gila hah?”hentak pria ini.
“sepertinya begitu”sahut gadis ini dengan santai,kemudian pergi tampa bersalah.
Ardi sangat kesal,dan dia begitu muak diperlakukan seperti itu. Pria ini mengejar gadis ini kemudian menariknya dan membalikan tubuh gadis ini sehingga mereka berhadapan,rahang pria ini mengeras dan wanita ini tak memiliki rasa takut sedikit pun.
“kau benar benar keterlaluan chia!” sekali lagi pria ini menghentak gadis ini. “apa kau ingin mempermalukan ku hah?, aku sudah berusaha baik padamu,tapi kau selalu mengabaikan itu” tekan pria ini memegang erat tangan gadis ini.
Chia meringis kesakitan. Namun matanya tetap seperti malaikat pencabut nyawa. “baru seminggu aku jadi istrimu,,,, ck..kau sudah berani KDRT padaku” ucap gadis ini dengan geraman.
“kau ingin mematahkan kedua tangan ku hah?” pekik chia sudah melihatkan rasa sakit.“lepaskan aku ardi!”pekiknya lagi.
“setelah aku pulang nanti,rumah ini harus rapi dan makan malam sudah terletak dimeja,kalau tidak aku akan memperkosamu malam ini” tegas ardi kemudian melepaskan tangan chia.
Sehingga gadis ini langsung jatuh kelantai dan ardi langsung pergi membawa mobilnya meninggalkan tempat dengan rasa bersalah. Pria ini memilki tempramental yang susah dikendalikan bila marah.
“apakah dia mengancamku?,ck, no ardi tak pernah main main dengn ancamannya” ucap chia was was memikirkan ancaman itu. “tapi masa iya aku harus masak untuknya.?... astaga ini tak mungkin.” Rungut gadis ini.
“au,tanganku begitu sakit.”ucapnya meringis kesakitan. “awas kau ya,akan ku buat kau menderita lebih dari ini ardi”sumpah gadis ini.
__ADS_1
Tak lama sebuah mobil hitam mengkilat datang. Siapalagi kalau bukan pria itu kembali lagi. Sedangkan chia masih berada disana duduk ditempat iya terjatuh tesebut.
Ardi yang melihat kemudian menghampirinya dan mengulurkan tangan untuk membantu.
Namun chia tak membalas nya,iya malah menatap tajam kemudian mengalihkan pandangan kesudut rumah yang terdapat bunga bunga indah yang ditanam oleh ardi sebeelum menempati rumah ini bersama pasangan hidupnya nanti.
Pada akhirnya dirinya menempati rumah ini dengan chia sebagai pasanganya. Karena tak membalas ardi pun menarik tangannya kembali.
“ada apa kau balik lagi,apa ingin memperkosaku hah?”geram gadis ini.
Tanpa bicara pria ini masuk kedalam rumah dan mengambil tas kerjanya kemudian keluar kembali. Saat hendak masuk mobil pria ini menutupnya kembali dan mendekati chia kembali,kali ini jongkok dan mengeluarkan sebuah kartu ATM. Dan meberikanya kepada chia.
“mulai hari ini,pakai uangku jangan minta sama orangtua mu lagi,karena itu sangat memalukan.” Ucap pria ini dengan baik baik. "Kamu istri ku chia, jadi aku lah yang bakalan menafkahi mu, jangan coba coba meminta uang pada orangtua kita lagi ya, Dan maafkan aku sudah kasar kepada mu" tambah pria ini menyentuh kepala gadis ini.
“aku anggak mau,karena aku punya uang sendiri,aku tak akan menerima pemberian dari musuh ku, karena dalam memberi pasti ada imbalanya. Jadi kau kasih saja uangmu itu untuk wanita yang kau cinta” ketus gadis ini.
“ya ambillah” ujar pria ini sekali lagi menyodorkan ATM tersebut.
“apa kamu tak paham dengan kalimatku hah?” ketus gadis ini.
“karena kamu adalah orang yang ku cinta,bila kau penilai yang baik mungkin kamu sudah mengetahuinya dari awal.”sahut pria ini dengan serius.
...****************...
__ADS_1