
aws cil ya... jangan kesini
Malam
Pukul 11:45 menjadi saksi apa yang telah mereka lakukan berdua dan akhirnya ardi menangis mengetahui kebenaran nya. Rasa kecewa begitu dalam untuk nya. Dirinya benar benar menyesal telah berbuat sedemikian.
"Aku benar benar menyesal chia" Sahut ardi menangis.
"kau akan mendapatkan apa yang kau cari, dan bila kau mendapatkan yang kau cari itu maka kau akan menemukan hasilnya.. Tidak tau itu buruk atau baik hasil nya" ujar chia melihat punggung ardi.
"Dan sekarang apa yang Perlu kamu sesali, kamu udah memeriksanya bukan?, dan rasa ragu mu sudah terjawab dan itu adalah sebuah hasil yang memuaskan bukan? selain kamu mendapatkan hasilnya kau juga mendapatkan keuntunganya merusak ku" tutur chia Lagi.
"Maafkan aku benar benar salah karena melakukan ini, seharusnya aku tidak meragukan mu karena dari awal aku sudah menduga kalau kamu bukan orang yang seperti itu tapi perasaan ku selalu di kacaukan pikiran ku diracuni.. sehingga aku meragukan mu" memegang kepala nya dengan kedua tanganya.
"Udahlah ardian,Aku tau kenapa kamu mempertanyakan keperawanan ku kok." sahut chia melihat kejendala.
"Aku sudah katakan, kamu akan mendapatkan apa yang kamu cari dan kamu tidak akan mendapatkan apa yang tidak kamu cari. Kamu mencari hubungan ku dengan morgan bukan?"
"Aku benar benar minta maaf chia.
"Lalu kau menemukan foto foto ku dihotel bukan?, dan berita konyol itu pun merasuki pikiran mu ditambah bumbu penyedap dari sekretaris kesayangan mu..membuat cerita ini makin nikmat untuk dimakan" Ujar chia celoteh.
"chia aku...
"Sekarang beri tahu aku, benar atau bukan?"
Ardi mengangguk pelan. Chia menghela napas kasar.
"Lalu sekarang apa kah sudah terjawab tentang keperawananku?, sudah?" tekan chia.
"Mmm, aku benar minta maaf, aku menyesal..
"Kamu menyesal apakah bisa mengembalikan keperawananku yang kamu ambil disaat kau meragukan ku hah?,,kamu sudah membuat jalanmu yang paling rumit bersama ku ardi" bentak Chia kemudian meraih handuk dan mengalungkanya kepinggang.
Kemudian berdiri dari ranjang. Sempat jatuh karena sakit dan Ngilunya. Membuat ardi berdiri hendak membantu nya.
"Jangan membantu ku!!"
Chia berdiri lagi dan berjalan tertatih tatih kekamar mandi kemudian menguncinya. Gara gara keraguan itu chia harus mandi ditengah malam untuk membersihkan dirinya atas apa yang telah mereka lakukan sebelum nya.
***
"Chia bukak pintunya,kamu sudah dari semalam didalam sana" Ardi terus mengetuk pintu agar gadis ini keliuar dari kamar mandi.
__ADS_1
Mereka tidak tidur sama sekali karena kejadian itu. Gadis ini akhirnya keluar dan ardi langsung terkejut melihat wajahnya yang pucat.
"A_a_apa kamu sakit?"tanya ardi gugup dan wajahnya jelas sekali merasa bersalah.
"Sebaiknya kau kekantor, aku harus kerumah orangtuaku" sahut gadis ini melalui chia.
"Ngapain?,aku tau aku salah tapi jangan tinggalkan aku chia, aku telah menyesal melakukan nya...aku hanya diselimuti api cemburu." memohon kepada chia.
"Cukup!!!!,hentikan air mata buaya mu itu... tangisan mu tidak akan mengubah segalanya.. aku dah katakan sekali kamu menyentuh ku maka berarti permainan kita dimulai!!" ketus gadis ini.
"Haruskah aku berlutut agar kamu memaafkan aku?" lirih ardi.
"Berlutut lah, seharusnya itu yang harus kau lakukan sejak dulu" ketus chia.
Ardi benar benar menjatuhkan diri kelantai, dan berlutut dikaki chia membuat chia terdiam dan kembali meneteskan air mata.
"Aku tau, aku hanya pria miskin yang menumpang dikeluargamu,Aku tau aku benar benar tidak tahu diri mengatakan ini... Tapi aku harus mengatakannya dan Memohon padamu... AKU ARDIAN PRASETYO MEMOHON MAAF SEBESAR BESARNYA KEPADA MU, AKU MINTA MAAF ATAS SEMUA YANG KULAKUKAN BAIK ITU DIMASA LALU DAN DIMASA SEKARANG"
Chia mundur tiga langkah "Apakah kau sebodoh itu?, mana?...mana ardi yang tegas itu ardi yang hebat dan ardian yang memiliki gensi yang sangat tinggi itu, kenapa kamu lemah begini?" Chia mempertanyakan ardi yang dia kenal.
"Sudahlah,semua sudah terlambat... aku akan kerumah orangtuaku" ketus chia pergi begitu saja.
"Chia..."
Namun gadis ini membanting pintu seketika dia balik lagi kemudian melipat sparai diranjang.
Melipat lipat nya dan memasukukannya ke dalam kantong plastik besar dan membawa nya.
"Aku akan telat pulang, jadi kau cari makan diluar saja, atau kau masak aja sendiri."
Kemudian chia membawa kantong tersebut. Saat chia mengatakan akan pulang ada kelegaan sekitar 2% dihatinya.
***
๐ Hallo ji?
๐Kamu tau, kalau chia pernah masuk kerumah sakit dan koma waktu kuliah semester 2...ingat tidak kalau dia pernah lama menghilang
๐Iya aku ingat itu
๐Ternyata dia terkena lemparan batu besar saat demo yang membuat tulang otaknya retak..
๐Hah
๐ Pantesan saja, otaknya enggak ada, pasti karena itu... dan aku yakin wajahnya itu pasti oplas masa iya dari wajah yang jelek berubah jadi wajah cantik seperti itu.
๐ Mau oplas atau pun apa dia, kenapa itu menjadi masalah untuk mu jihan...Kenapa kamu mengusiknya?
__ADS_1
๐Ardian dengarkan aku, gadis itu dan morgan...
๐ Cukup, hubungan nya tidak seperti yang kau pikirkan jihan..
๐ Ya tuhan ardi, apa karena cinta kamu segoblok ini...Diakan orang kaya jelas dia bisa melakukan apa saja termasuk oplas.
๐ Sekali lagi kamu bicara, aku bakalan pecat kamu jadi sekretaris ku jihan... jangan sekali kali kamu memprovokasiku lagi, aku suaminya,Aku tau mana yang oplas mana yang tidak.. jadi cukup!
Ardi menuntup telepon secara sepihak.
***
"What?, Dia memarahiku!!" gerutu jihan.
"Waaaah, hebat sekali kamu memprovokasi suami ku,,, Jadi kamu yang memprovokasinya sampai dia nekat melakukan yang seharusnya tidak dia lakukan begitu?" ketus chia yang tiba tiba kek jelangkung datang menghampiri nya.
"Tante tidak menyangka dirimu serendah itu jihan, ingin merusak hubungan anak tante. Padahal tante sudah menganggap mu sebagai anak tante sendiri" Mamanya chia juga menggeleng geleng kepala dengan jihan.
"Tidak, tidak begitu tan... ini
"Saya sudah mendengar semuanya bagaimana kau mengatakan putri saya oplas,,apakah kamu tidak punya mata dan otak untuk membandingkan sehingga tidak tahu mana yang oplas mana yang tidak!" ketus dwi menekan jihan.
"Maa udah mah, dia itu hanya iri kepada ku... karena aku lebih cantik dan seksi darinya dan ardi pun memilih ku bukan dirinya... jadi jangan diacuhkan sampah ini mah" sahut chia memegang lengan mamanya.
"Sekali lagi kamu berani, maka akan saya suruh suami saya memecat mu dan memberikan kartu merah agar tidak bisa bekerja di perusahaan mana pun lagi.!!" acam dwi.
Mama mana yang mau mendengar putrinya dikatai apalagi wanita itu menghasut suami putrinya.
Chia mencibir "Mampus kau" ujar chia kemudian menyusul ibundanya.
"Mama benar benar tidak menyangka jihan seperti itu" sahut wanita awet muda ini.
"Mmm,, aku rasa jihan menyukai ardi" sahut chia. "Dan ardi seperti nya juga...
"Ardi tidak menyukai nya, dia hanya menyukai putri ku"
Mamanya langsung memotong pembicaraan chia. Kemudian masuk lebih dulu keruangan suaminya dan chia terdiam diluar.
"Seperti nya sangat susah menghasut mereka agar menerima perceraian ku dengan ardi." rungutnya.
"Lagian apa sih bagusnya Ardi itu, dia memang tampan sih, tapi pria itu mudah sekali emosi.. ih" Chia bergidik ngeri disaat dirinya pernah kena amuk oleh ardi.
"Aku harus buru buru bercerai dengan nya sebelum tulang ku retak retak oleh dia. Makin aku dekat dengan nya tujuan ku pun hilang seketika" Rungutnya.
Bersambung
...****************...
__ADS_1