
Pagi, ardi sudah siap siap untuk berangkat bekerja . sedangkan chia sudah selesai memasak dan merapikan nya dimeja makan. Ardi pun keluar dari kamar dengan gagahnya mendekati meja makan.
“selamat pagi.” Sapa ardi.
“pagi” balas chia
Kemudian mereka sama sama duduk.
“sepertinya enak” ujar ardi.
“makan saja” ujar wanita ini.
Sifatnya masih sangat dingin namun untung gadis ini sedikit berubah dari pada sebelumnya kepada ardi. Tinggal ardi yang harus melakukan sedikit dorongan untuk memasuki hati gadis ini kembali dan merubah tatapan menjadi tatapan cinta kembali.
“hari ini aku ingin ketempat orangtuaku” ujar gadis ini.
“baiklah,mau ku antar?”
“tidak,aku bawa mobil” sahut chia kemudian menyendok sarapanya.
“baik lah” ardi menyelesaikan makannya dengan segelas air putih terakhir. “aku berangkat” izin ardi.
“mm” sahut gadis ini.
Ardi pun meninggalkan rumah. Sedangkan chia selesai makan langsung membereskan tempat makan, mencuci piring dan melakukan aktifitas lainya. Setelah itu dirinya mandi. Dandan dan akhirnya juga pergi meinggalkan rumah.
Ardi sampai dikantor langsung disusul oleh jihan,karena jihan adalah secretarys pria ini.
“pagi ini anda ada pertemuan dengan tuan ronal di cafe muni Mr. Ardi.”ucap gadis ini mengiringi ardi, ardi berhenti dan melihat jihan.
“owhh hampir aku lupa” ujar pria ini.
“kalau begitu bisakah kamu ambilkan saya dokumen kerjasama dengan pak Ronald dimeja saya” ucap ardi.
“baik Mr” sahut jihan,kemudian pergi.
Mereka sahabat dari sejak kuliah,meski begitu mereka tak pernah menampaknya dikantor karena mereka selalu bekerja profesional. Meski terkadang ada saja yang menggosipi mereka.
__ADS_1
Namun semenjak pernikahn itu semuanya sudah tak terdengar lagi membicarakan mereka ditambah lagi mereka juga makin profesional.
Tak lama jihan kembali dengan membawa berkas berkas tersebut. Ardi mengambilnya.
“terimakasih”
Ardi kembali pergi meninggalkan gedung pencakar langit tersebut. Sedangkan jihan menghela napas karena capek terlalu buru buru mengambilnya tad
i.
“jihan,sekarang Mr.ardi sudah beda bukan?” Tanya seorang perempuan sambil mengejek jihan.
“apa maksudmu?,aaa apa kau buta sehingga melihat Mr. ardi beda yang awalnya tampan dan bercahaya sekarang menjadi gelap karena mata mu tak berfungsi lagi. Begitukah?...sepertinya mata mu bermasalah” tutur jihan membuat wanita itu geram.
“apa kau tak tahu malu jihan,kalau aku jadi kamu pasti aku sangat malu” cemooh gadis ini.
“malu????????, kenapa harus malu?.. saya tidak melakukan apapun?,saya hanya bekerja profesional ditempat ini” ucap jihan dengan santai dan tersenyum.
“ck,,,kalau aku chia mungkin udah ku pecat kau”
“waah,,hebat sekali” tiba tiba seseorang bertepuk tangan.
Sontak mata keduanya langsung berpindah melihat sumber suara,betapa terkejutnya jihan saat melihat chia yang ternyata bertepuk tangan. Membuat semua orang menunduk menghormati. Termasuk jihan dengan ragu dan rada rasa ketakutan.
“ternyata benar yang aku dengar bahwa secretarys suami ku tidak lah ramah bila ditinggal oleh suamiku, ternyata sifat asli mu keluar…aku kira kau emang orang baik tapi ternyata… wah sulit dipercaya” tutur chia masih bertepuk tangan sampai dihadapan jihan sekali.
“apa katamu?, ‘jika aku ingin, aku bisa menyuruh ardi memecatmu’ jihan,apakah seberkuasa itu dirimu atas suamiku” Tanya chia.
“chia aku minta maaf,tapi dia mulai duluan dia menyudutkan ku padahal aku tak memiliki salah apapun padanya, aku hanya membela diriku. Mereka tu iri dengan ku karena aku dekat dengan ardi.” jelas jihan.
“dia benar,, kalau aku mau mungkin aku bakalan memecatmu, tapi aku masih memiliki rasa kemanusiaan makanya aku tak memecatmu” ketus chia kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.
“rasa kan” ejek wanita ini kemudian meninggalkan jihan yang terdiam tanpa kata kata.
“dia hanya bawahan bos, sok berkuasa”
“iya,bahkan bos aja sekarang sudah kurang peduli dengannya saja belagu.”
__ADS_1
“bos hanya anak angkat,sedangkan nona chia adalah anak kandungnya ditambah lagi nona juga istri bos.”
“tentu bos bakalan mendengarkan istri dan keluarganya dong”
“kau bakalan tersingkir,bila kau masih belagu jadi sadarlah nona jihan.”
Tutur orang orang secara bergantian mengatai jihan. Sontak membuat jihan tertekan dan segera pergi. Jihan berlari ketoilet wanita,siapa sangka chia juga disana. Yang sedang membuang air kecil. Ia mendengar semuanya.
“siapa dia”
“dia selalu mengancmaku,mentang mentang dia anak pemilik perusahaan ini.
“berani sekali dia mengataiku,mengghina ku,menekan ku.. chia kau itu hanya sampah orangtua dan suami mu. Dan kalau bukan karena ardi mungkin kau sudah hancur.”
“masih untung aku mengalah dan membiarkan ardi menikah denganmu, kalau tidak habis lah dirimu”
“kau memang bisa memecatku disini,tapi kau tidak ada gunanya dimata suamimu. Dasar wanita sampah”
“chia kau sampah Negara,sampah masyarakat,sampah keluarga dan sampah dalam hidup ardi.”
“ kau kira ardi menikahi mu itu karena cinta….
“kalau bukan karena cinta lalu kerena apa?” chia keluar dan membanting pintu karena enggak tahan lagi mendengarkanya.
Sontak jihan terkejut,matanya membola sempurna melihat chia dari pantulan cermin itu dengan tatapan sangar.
“katakan!:”hentak chia membuat jihan terkejut sekali lagi.
“karena dia kasian dengan sampah seperti anda” jawab jihan dengan lantang.
“haha…” gadis ini tertawa “begitukah?, lalu menurut lo gue menikah dengan ardi karena cinta?,gue berubah baik kepadanya juga kerena cinta? Lu kira gue CLBK?....andai lo tau…gue akan menghancurkan ardi bersama lo.”tutur gadis ini menekan jihan.“gue akan liat,bagaimana lo bakalan menyelamati ardi” ketus chia.
“lo kira gue enggak tau,perasaan apa yang lo miliki kepada ardi dan keluarga gue, dan apa yang ingin lo tuju untuk masuk kekeluarga gue?,lo ingin ardi bukan?, Cuma tiba tiba lo berubah haluan karena ardi hanya anak angkat keluarga taro” tekan chia melangkah satu langkah demi satu langkah untuk menekan jihan.
“ya!, gue mencintai ardi dan gue bakalan merebut ardi dari lo dan ardi gue rasa juga mencintai gue.” Tekan jihan dengan tatapan beraninya....
...****************...
__ADS_1