
“aku memang sering melihat mu,tapi aku tak mengenali mu karena kau berbeda sekali dengan chia yang ku kenal. Dikampus kau begitu dekil dan tak terawat,namun saat direstoran itu aku mengenali mu juga sebagai chia yang kukenal karena baumu,tapi tiba tiba aku melihat tanda dileher mu itu sama dengan putri orangtua angkatku disana lah aku sadar bahwa selama ini kamu menutupi kecantikan dan semua yang ada pada tubuhmu hanya lah kebohongna agar tak satu pun yang mau mendekati mu.. aku benar bukan?” Tanya ardi meraih tangan chia dan mengelusnya.
Ada apa chia,kenapa kamu bergetar saat disentuh pria ini. tidak kau membencinya kau tidak pernah menyukainya sedikit pun ada. Sadar lah dan tarik tanganmu dari pria brengsek ini chia.
“yah aku ketahuan”ujarnya menarik tangannya dengan kasar dari ardi. “aku harus mencuci tanganku,dimana dapur mu??” ucap gadis ini ngelap tanganya . iya bertingkah bagaikan tanganya kena kotoran.
Ardi tersenyum tipis.”kenapa kamu membenci ku?,bukankah kita dulu sedekat urat nadi?”
“kenapa kamu tidak mati saja disaat demo itu,kenapa tidak kamu aja yang dilempar batu lalu berdarah banyak”ketus chia.
Ardi teringat disaat demo,saat dirinya menyalamatkan jihan yang hampir saja terkena lemparan batu besar itu. Namun pria itu segera melindunginya jadi batu itu tak meneganai siapapun termasuk dirinya. Namun ia tak tahu bila chia telah menyelamatkan nya.
“apa masalahnya dengan demo itu?,apa aku melakukan kesalahan,hanya karena menyelamatkan jihan?,bila kamu disana dan aku melihatnya mungkin aku juga berlari memeluk mu dan membiarkan batu itu menghantam tubuh ku,agar kamu terlindungi.”ujar ardi.
“bohong!!!!!!!!!”pekik chia tiba tiba meneteskan air mata lagi.
“what?,kau mengatakan aku berbohong dan kamu menangis. Chia apa masalah mu?” Tanya ardi juga bingung.
“ada wanita yang hilang, hanya dia yang ditangkap, ditahan, dan di introgasi bahkan wanita itu diancam setelah wanita itu terluka parah, kau tidak menolongnya! Kau membiarkanya saja bahkan dia menangis memanggil nama mu,karena kamu yang terdekat.kau melihatnya namun kau tetap brlari. Batu itu tak meleset tapi wanita itu menangkisnya dengan kepalanya. Kalau wanita itu tak segara berlari kearahmu mungkin batu itu akan menembus kepala mu dan kau koma di rumah sakit!,wanita itu yang terluka tapi megapa kamu menyelamati jihan.,dan kamu pun tak berterimaksih padanya.. kau orang jahat ardi” oceh chia emosi
“okey!!!!,lain kali beri tahu aku siapa wanita itu? Aku akan berlutut minta maaf padanya..hari ini mari kita bahas tentang pernikahan kita” tegas ardi.
“kau menikahi ku atas dasar apa?,ingin mengusai harta keluarga ku dengan jalur keturuanan mu atau hanya balas kasihan pada ku yang diancam kehilangan segalanya?..katakan!” cacah chia,ujung bibir kirinya naik.
“apakah kau menganggapku orang yang seperti itu” ujar ardi menatap mata gadis ini dengan tajam. “bila aku ingin harta oranngtua mu mungkin aku udah mendapatkan nya sejak dulu,karena aku tahu segalanya orangtua mu sangat mempercayaiku, kedua bila aku balas kasihan padamu?,apakah aku memiliki tampang balas kasihan untuk orang?” ketus pria ini.
“lalu kenapa kau ingin menikahi ku hah?,,aaaa..apa ini karena tubuh ku?” ujar gadis ini makin tidak waras sedikit pun.
“aku bisa mendapatkan tubuhmu, disaat kau menawarkan APA YANG KAMU MAU,AKAN AKU LAKUKAN UNTUK MU,BISAKAH KAU MENERIMA CINTAKU ARDIAN disaat itu bila aku meminta tubuhmu mungkin saja kamu akan memberikanya pada ku,namun aku tak melakukanya.” Ujar pria ini menjawab lagi.
Itu memang andai waktu itu ardi meminta tubuhnya mungkin chia akan memberikan tubuhnya untuk ardi karena sakin gilanya.
“kamu banyak alasan katakan saja apa yang kamu mau bangsat?!!!!” pekik chia kehabisan rasa sabar.
“pertama tama kamu duduk dulu,aku akan mengambil pena dan buku terlebih dahulu,mari kita bermain” ujar pria ini berdiri dan berjalan kearah kamarnya.
Seterah apa yang dia lakukan saja,selagi tak merugikan dirinya itu bukan masalah besar. Tak lama ardi datang kembali dengan membawa kertas putih dan satu pulpen. Pria ini duduk disamping chia dan meletakan kertas itu dihadapan mereka yaitu dimeja kaca kecil tersebut.
__ADS_1
“apa yang coba kau lakukan??” Tanya chia mengerutkan kening.
“menurutmu begaimana?” Tanya ardii kembali.
“ya mana tau aku bagaimana” ketus chia.
Ardi menjelaskan semuanya,ia membuat sebuah kesepakatan yang agar menguntungkan chia.
“bagaimana?,
“aku tidak yakin dengan kesepakatan ini” ujar chia melipat tanganya kedada dan menyilangkan kakinya.
“ck,,why?...ini keuntungan untuk mu bukan untukku, kalau aku jadi kamu mungkin aku akan menerimanya chia.”ujar ardi meyakinkan.
“kau ingat kejadian direstoran?” ketus chia.
“apa yang aku lakukan....perasaan aku tak melakukan apapun.”jawab ardi menggelengkan kepala.
“hah?,bagaimana mungkin kau berjanji pada ku kalau kau tak akan melakukan macam macam padaku setelah menjadi istrimu,kan aku belum jadi istri mu aja kau dah berani mengancamku bakalan membuat ku telajang 24 jam dihadapanmu bila aku jadi istrimu...Seperti aku akan kamu jadikan artis por**” chia menghela napas sesaat.
“chia kamu tahu kan kalau aku hobi bercanda”
“gimana aku tak tahu, kan hatiku aja kau anggap bercanda” ketus chia memapatkan giginya dengan geraman kuat.
“ayoolah,,aku hanya ingin memperbaiki kesalahan ku pada mu?” ujar ardi.
“atas apa kamu merasa bersalah padaku?”
“banyak hal”
“baiklah,aku setuju dengan rencana mu,tapi kau harus ingat setelah kita menikah kita tidak boleh satu kamar,dan kamu tidak boleh jatuh cinta padaku,kamu tidak boleh melakukan apapun padaku yang bisa membuatku berterimakasih atau bersimpati padamu,,,satu hal lagi hatimu harus kosong aku tidak ingin ada wanita dihatimu yang membuat hubungan kita jadi rumit.” Tegas chia menerima kesepakatan itu.
“mungkin aku bisa melakukannya,tapi aku tidak bisa menerima bila kamu melarangku jatuh cinta padamu?,,kerena menurutku itu mutahil”. Pada waktunya ardi memang sudah lama jatuh cinta dengan gadis ini.
“kau tak yakin?,bila kau tak yakin dengan ini,bagaimana aku bisa yakin kalau kamu tidak bakalan macam macam padaku,,kesepakatan ini mustahil. Lupakan saja. Aku akan pergi dan tidak akan menikah dengan mu.” Ujar chia berdiri.
“okey,aku setuju”sahut ardi berdiri juga.
__ADS_1
“setuju?, tidak menikah dengan ku?” Tanya gadis ini menaikan alisnya.
“anggak,aku setuju dengan syarat mu” jawab ardi.
“dan itu berarti kau bakalan tetap menikahiku?” Tanya chia.
“yes”
“what??,,kau benar benar nekat? ” gadis ini terkejut dengan keputusan ardi.
“apa kau udah enggak waras hah?,kau menghindariku dulu,sekarang kau ingin bersanding dengan ku..wah kau gila hah” teriak chia.
“aku tak pernah menghindari mu,tapi kamu lah yang menghindariku chia” tegas ardi.
“baiklah,akan ku tunjukan permainan yang telah kamu mulai sendiri,kita lihat siapa yang bakal menang.” Ujar chia tersenyum.
Chia merungut sendiri membelakangi pria ini. pria ini tidak akan menyerah,apa yang dia inginkan dan katanya dia tak menghindari dan diriku lah yang menghindarinya,hah ckh… mari kita lihat semuanya.
“aku akan buat kontrak hubungan kita”
“tidak usah”kata gadis ini berbalik badan mellihat pria ini. “kita bakalan menikah secara resmi dan akan ku akui kau suamiku didunia. Dan aku juga malas menikah untuk kedua kalinya. Mari kita menikah untuk seumur hidup. Aku tak butuh kontrak dalam permainan ini. Tapi aku butuh mental mu untuk menghadapi ku,calon suamiku” ujar chia duduk kembali dengan tatapan sombongnya,bibirnya terseyum tipis.
“kau yakin tak butuh kontrak,bagaimana kalau aku macam macam padamu?”
“bila kau macam macam padaku,aku pastikan kamu bakalan gila karenaku,semakin jauh kau bertindak semakin tidak waras aku melayanimu. Mari kita main bersama,main dengan jujur dan konsisten. Oke”ujar gadis ini lagi. “aku butuh kamar mandi,dimana kamar mandinya”
“dikamarku”
“what?,apakah kamu tidak memiliki kamar mandi diluar” Tanya chia.
“tidak” sahut pria ini.
“arghh,benarkah?”
Dengan terpaksa chia pergi ke kamar mandi yang berada dikamar ardi.
Bersambung
__ADS_1