
Penonton pun semakin meriah dengan pertarungan dua orang yang menakjubkan.
"Hei! para penonton sekalian!
ayo kita saksikan pertarungan yang
paling luar biasa ini!
Apakah akan segera berakhir?!"kata pembawa acara.
"Ayo kita selesaikan " kata Zaro yang mengumpulkan kekuatan penuhnya.
"Yah ayo kita selesaikan"kata Pratama yang juga mengumpulkan kekuatan penuhnya
Tapi Pratama masih ragu karna kekuatannya masih kurang, apakah yang akan dilakukan Pratama untuk mengatasinya?
kekuatan Zaro terus meningkat dan semakin besar.
lalu Pratama tiba-tiba terdiam entah apa yang terjadi oleh Pratama.
"Hahahaha kenapa kau masih selemah ini?
Apa kau butuh kekuatan lebih? "kata sosok misterius yang ada didalam dirinya.
"Siapa kau sebenarnya?
kau muncul disaat kondisiku seperti ini,
waktu itu pun sama sejak aku melawan
para preman itu."kata Pratama yang bertanya pada sosok misterius itu dan meresa bingung.
"Aku siapa? hahahahaha!
lucu sekali aku adalah kau,
kau adalah aku kita sama." kata sosok misterius itu.
"A..apa maksudmu? "kata Pratama yang benar-benar bingung.
"Kau tak perlu bertanya lagi, kita selesaikan
yang ada dihadapanmu dulu atau kau
akan kalah."kata sosok misterius itu.
__ADS_1
Pratama pun berfikir sependapat dengan suara yang aneh itu dia tak punya pilihan lain.
Zaro pun terkejut dengan apa yang dia lihat tiba-tiba Pratama kelihatan berbeda.
"Sejak kapan orang itu seperti itu
dia berbeda dengan yang sebelumnya,
apakah ini kemampuannya yang lain? "kata Zaro.
yang melihat Pratama dengan wujud yang berbeda rambutnya menjadi dua warna biru dan hitam pekat.
matanya juga berbeda mempunyai dua warna yang kanan berwarna biru dan yang kiri berwarna merah.
Zaro pun langsung menyerang dengan kecepatan penuh.
Pratama pun juga menyerang dengan kecepatan penuh walau pun dia tak sadar bahwa dirinya berbeda dengan dirinya yang sebelumnya.
Pratama hanya tahu dia ingin menang dan kekuatannya yang ia rasakan begitu besar.
mereka pun menyerang dengan satu sayatan masing-masing dari pedang mereka.
"Hoho! apa yang terjadi?!
menyerang dengan satu serangan!
siapakah yang akan tetap berdiri?!
dan siapakah yang akan tumbang?! "kata pembawa acara.
dengan ketegangan para penonton yang menyaksikan pertarungan antara Pratama dan Zaro.
Pratama dan Zaro pun telah selesai dengan serangan mereka masing-masing dan saling membelakangi.
SRING...
Pratama masih berdiri tanpa bergerak sedikitpun.
Zaro pun juga sama tapi lima detik kemudian Zaro pun tumbang dengan luka tebasan diperutnya.
dan Pratama hanya mengalami sedikit goresan ditangannya.
__ADS_1
"Wao! pemenangnya telah ditentukan?!
Pratama berhasil, mengalahkan murid
dari kelas dua! "kata pembawa acara yang membuat para penonton semakin meriah.
Pratama pun menghela nafasnya lalu berbalik untuk membangunkan Zaro yang sedang terluka.
"Ayo kita keluar sama-sama dari labirin ini
kau sudah berjanji padaku."kata Pratama sambil mengangkat Zaro dan menaruh tangannya di bahunya
"Hehe kau benar-benar kuat, aku
benar-benar kalah darimu" kata Zaro.
sambil tersenyum dan menunjukkan arah untuk keluar dari labirin.
"Kak senior terlalu memujiku, aku hanya
beruntung saja, kak senior juga kuat."kata Pratama.
sambil berjalan keluar labirin.
dan pada akhirnya Pratama dan Zaro pun keluar bersama dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari semua penonton.
"Akhirnya aku berhasil,
kak senior istirahatlah semoga cepat
sembuh, dan terimakasih "kata Pratama yang langsung membantu Zaro naik ke atas tandu.
"Iya sama-sama.
kau harus berjanji padaku kau harus
menang."kata Zaro yang memberikan dukungan ke Pratama.
"Itu sudah pasti aku akan menang "kata Pratama yang bersemangat.
__ADS_1
dan Pratama pun pergi keruang peristirahatan untuk mengobati lukanya dan memulihkan kekuatannya.