Men Two Characters Strong

Men Two Characters Strong
Bertahan dan terus maju


__ADS_3

Pratama, Ayato dan Renji segera menuju ketempat penjahat itu untuk menghentikan perbuatannya.


"**Pecundang tetaplah pecundang padahal sudah kuberi kesempatan menyerang, tapi hanya sebatas ini, ya?


Kalau begitu terimalah ini kematian yang pantas untukmu**!"


Pratama pun segera menahan serangan yang akan dilakukan penjahat itu dengan pedang anginnya.


"Kekuatan angin yah?


Akhirnya kau datang juga, bocah!"


"Orang itu adalah Rojer sipembunuh berantai"ucap Ayato.


"Cepat kita harus amankan dulu orang-orang ini"ucap Renji.


"**Kebetulan sekali, kematian temanku yang kau lakukan akan kubalas berkali-kali lipat!


Kau akan jadi seperti, pecundang yang terkapar itu**" Ucap Rojer si penjahat.


"**Mereka bukan pecundang tapi kalianlah yang pecundang aliansi penjahat!


 


Aku akan mengalahkanmu!"ucap Pratama.


SRING


"Begitu yah, hampir saja tapi itu belum cukup untuk melawanku.


Kalau begitu tunjukkan kekuatanmu dan majulah"


 


"Sebenarnya apa yang kalian rencanakan dengan menyerang membabi buta seperti ini?"


"Aku tak perlu memberitahumu, dasar bocah hanya bisa merengek"


"Apa katamu?!"


"Nah cepatlah serang aku!

__ADS_1


Akan langsung kubuat jadi seperti pecundang-pecundang yang terkapar itu"


"Kekuatan yang dimilikinya sangat jauh berbeda dibandingkan kami" Ucap Ayato.


"Pertama akan kuhabisi semua orang yang ada disini lalu aku akan menghancurkan tempat ini"


"**Cih ayahku yang kusayangi serta ibu dan adikku yang sangat berharga harus mengalami penderitaan yang tak bisa kumaafkan.


 


Takkan kubiarkan kau hidup lebih lama dan membiarkan kau menghabisi orang\-orang yang ada disini"


"Ayo Pratama, Renji!"ucap Ayato.


 


"Ya!"


Pratama terus menyerang dengan kekuatan pedang anginnya, Renji menyerang dengan es pembekunya setelah penjahat itu terpental.


Ayato terus menyemburkan kekuatan apinya bersamaan dengan Renji tapi mereka bertiga langsung dibuat terpental oleh pukulan penjahat itu dengan kecepatannya yang luar biasa.


"**Hah hah hah padahal cuma terkena sedikit tapi kuat sekali serangannya!


 


 


"Membosankan, pergerakan yang lambat dan serangan yang lemah ternyata pecundang seperti kalian hanya bisa sebatas ini, ya"


"Huh kau pintar sekali melukai hati orang ya, tua Bangka" ucap Ayato.


"Akan kami tunjukkan kekuatan sebenarnya dari pecundang!"


Pratama terus menerus menyerang penjahat itu dengan kecepatan pedangnya.


 


SRING ... SRING ... SRING ... SRING ...


 

__ADS_1


Setelah Pratama menjauh dari penjahat itu ayato langsung menyerangnya dengan semburan apinya.


Lalu Renji langsung menyerangnya dengan es pembekunya terus menerus dan meluncurkan pukulan mereka secara bersamaan.


Tapi mereka terhempas dengan pukulan yang sangat cepat dari penjahat itu.


"Apa kalian pikir punya harapan menang dariku?


Serangan konyol seperti itu takkan mempan terhadapku!"


"Masih belum hah hah hah hah" ucap Pratama dengan dara bercucuran dikepala dan mulutnya.


"**Bocah selama ini kau hanya bisa menggunakan kekuatanmu seperti itu, takkan ada peluang bagimu untuk mengalahkanku.


Biar kuberi tahu alasannya pertama aku lebih kuat darimu berkali-kali lipat**" Ucap Rojer yang terus menerus melancarkan tinjunya ke Pratama


"Kedua kau lemah, menghadapi lawan yang kekuatan fisiknya telah diperkuat dengan pelindung tubuh baja sepertiku, sehingga lebih kuat darimu" ucap Rojer sembari membuat Pratama terhempas dengan pukulannya.


"Haaaa memangnya kenapa?!" Ucap Pratama yang menyerang balik.


Penjahat itu terus menerus melancarkan serangannya ke Pratama dan membuatnya terpental kesana kemari.


"Ketiga kau tak tahu kapan harus menyerah!


Kau pasti berpikir, selama tak menyerah pasti bisa melakukan sesuatu kan?"


Pratama dibuat babak belur oleh Rojer.


"**Sikap aroganmu itulah yang membuatmu terus menyerang lawan yang tak bisa kau kalahkan, tanpa perhitungan terlebih dahulu.


 


Sehingga kau bisa kupecundangi semudah ini, melihat bocah sepertimu yang membunuh temanku membuatku muak!"


 


"Kau mulai membual lagi"ucap Pratama yang kesulitan bergerak.


"Kau takkan pernah bisa menang, sekarang berteriak lah, memohon ampunlah! hahahaha"


"Kalau aku menyerah siapa yang akan membalaskan kematian ayahku dan melindungi orang yang berharga bagiku?!"

__ADS_1


Pratama, Ayato dan Renji berjuang keras melawannya, namun Rojer terlalu kuat dan sulit untuk mengalahkannya.


Apa yang akan dilakukan Pratama untuk bisa mengalahkannya tanpa bantuan dari sisi gelapnya yang ia sembunyikan dari teman-temannya.


__ADS_2