
Setelah Pratama dan Grance hendak memasuki kota shikohun ada sebuah insiden yang terjadi.
"**Hei lihat itu!
Bangunan itu meledak loh**!"
Para pengguna jalan mulai panik.
"Dimana..dimana?
Apa yang terjadi?"
"Apa ada kebakaran yah?"
Setelah beberapa saat ada sosok yang sangat mengerikan muncul di hadapan mereka yang berhenti ditengah jalan.
Bom ... tak ... tak ... tak ... tak
Mereka semua kaget melihat beberapa bangunan hancur diserang oleh penjahat.
"Makhluk apa dia?
Hah apa itu?"
"Pratama cepat evakuasi mereka yang ada disekitaran sini, aku akan menghadangnya"
"Grance!"
Grance pun menghajar penjahat itu dan membawanya sejauh mungkin agar penduduk sekitar Sini aman.
Pratama pun segera keluar dari mobil dan melihat kekacauan dimana-mana di dalam kota.
"Apa?
__ADS_1
Apa yang terjadi?!"
Pratama semakin khawatir dan cemas melihat keadaan kota yang sangat kacau.
Dilain tempat para penjahat terus memulai rencananya.
"**Hahahahaha bagus!
Hancurkan mereka semua tanpa tersisa kalian semua bersenang-senanglah! hahahaha
Mari kita buat semakin meriah**!"
Para anggota agen khusus yang ditugaskan oleh Grance mulai bergerak untuk mengamankan para penduduk.
Setelah Pratama selesai mengevakuasi para penduduk ia menyusul Grance untuk membantunya.
Tapi entah mengapa ada banyak sekali penjahat yang ada disana.
"Apa itu?"
"Jangan bergerak!"
"Huh..mereka sampai ketempat ini ya?"
Para penjahat yang terkejut melihat mereka berdua sampai ditempat mereka yang ingin mengerahkan anak buahnya lebih banyak lagi untuk menyerang kota.
"Ternyata yang membuat kekacauan ini adalah para penjahat itu"
Mereka adalah musuh yang dilawan oleh para agen khusus profesional, dan yang mereka hadapi adalah iblis yang mengerikan.
"Serangan Mendadak ini pasti sudah direncanakan dengan sangat matang'"
Grance pun segera menghubungi para agennya.
"Halo kalian semua yang bertugas dikota shikohun segera evakuasi para penduduk, dan hubungi para agen khusus profesional"
"Para penjahat ini bahkan punya sesuatu yang bisa mengalahkan beberapa agen khusus profesional"
__ADS_1
"Pak Grance apa anda akan melawan mereka sendirian?!
Dengan musuh sebanyak itu, meskipun anda bisa menyerap kekuatan mereka mungkin akan membuat anda kewalahan"
"**Kau tak bisa menjadi agen khusus kalau hanya dengan satu cara.
Ku serahkan padamu untuk mengevakuasi para penduduk disekitar sini**"
Grance pun langsung maju dengan kecepatan yang luar biasa.
"**Apa? dia menyerang kita secara langsung!
Tapi kalau dia berpikir dia bisa menyerang kita dari depan sendirian, berarti dia sangat bodoh!
Heh? apa? kekuatanku tak berpengaruh padanya**?"
"Kekuatanku juga! aaaaah!"
Grance langsung menghajar mereka dengan sekali pukulan setiap penjahat yang ada didepannya.
"Bodoh, dia itu Grance ketua dari agen khusus profesional yang bisa menyerap kekuatan lawannya!"
Grance terus menerus menyerang para penjahat itu tanpa memberi mereka kesempatan berfikir.
"Menyerap? apa kau juga bisa menyerap pukulan seperti ini hah?"
"Tidak,aku tidak bisa" Grance sambil memukul penjahat itu dengan sangat kuat.
"**Tapi kemampuan orang-orang seperti kalian ini..secara perhitungan lebih unggul dalam pertarungan jarak dekat.
Jadi aku sudah menyiapkan rencana untuk menghadapinya**"
Si pemimpin para penjahat terus menerus memperhatikan Grance bertarung dan menemukan celah untuk bisa mengalahkannya.
"**Dia juga kuat dalam hal pertarungan jarak dekat dan karena dia bisa menyerap kekuatan kita, kita tidak bisa menyerangnya begitu saja.
Karena hal itu pula, musuh yang berkelompok jadi tak bisa bekerja sama.
__ADS_1
Aku benci agen profesional, para penjahat biasa takkan bisa menghadapi mereka**"
Dari kejauhan Pratama mengevakuasi penduduk sambil melihat kearah Grance yang bertarung sendirian.