
Renji mulai bersiap untuk menyerang Pratama dengan kekuatan terkuat miliknya.
Bukan hanya Renji saja yang mengeluarkan kekuatan terhebatnya tapi Pratama juga mengeluarkan kekuatan terhebatnya yaitu cambuk besi hitam penghancur.
Cambuk besi hitam penghancur dapat membuat apapun menjadi abu jika menyentuhnya.
"Renji serang aku sekarang ,apa lagi yang
kau tunggu? "
"Pratama rasakan ini,serangan seratus
panah es pembeku! "
Renji yang langsung menyerang Pratama dengan serangan terkuatnya.
Tapi semua panah es pembeku milik Renji tak bisa mengenai Pratama sama sekali, karna cambuk hitam Pratama menghancurkan semua panah es Renji.
"Haha apa cuman ini kemampuanmu?"
Pratama yang terus merasa bosan dengan serangan yang dilakukan Renji walaupun begitu Pratama sedikit dibuat takjub dengan apa yang terjadi disekitarnya.
disekitaran arena semuanya membeku dengan serangan panah es pembeku milik Renji.
"Jangan sombong dulu masih ada serangan
selanjutnya, seribu hujan panah es! "
Renji membuat seribu panah es lalu menembakkannya kelangit dan menghujani Pratama secara terus menerus.
"***ka..kalau ini belum bisa mengalahkanmu
maka aku akan menyerangmu dari sisi lain.
Serangan absolut es pembeku***! "
Renji yang selesai menembakkan panah esnya ke langit ia langsung menyerang Pratama dari depan dengan kekuatan penuhnya.
Pratama yang terus menghancurkan panah es Renji dari atas yang sangat banyak membuatnya sulit untuk bergerak.
lalu tiba-tiba Pratama sadar bahwa ia juga diserang dari sisi lain dan akhirnya iya membuat satu keputusan menciptakan tornado kegelapan untuk melindungi dirinya
setelah itu Pratama membuat sebuah lubang hitam dan membuat Renji terhisap masuk kedalamnya Renji pun tiba-tiba berada di atas dan terjatuh kebawah.
__ADS_1
"Aaaaah! apa yang terjadi! kenapa akau bisa
berada disini?!
aku akan terjatuh, aaaaah!"
Tak..
Renji pun terjatuh dari ketinggian dan kesulitan bergerak.
"Haha itu hukuman karna menyerangku dari
dua sisi berlawanan."
Pratama yang selesai mengatasi panah es milik Renji langsung mendatangi Renji dan mengangkat kepalanya.
"Renji Apa kau belum menyerah? "
"Aku masih.."
"Kalau begitu kau akan habis di tanganku "
Pratama yang sangat marah memusatkan kekuatannya keatas kepalanya untuk menyiksa Renji.
tiba-tiba Pratama melepaskan tangannya dari Renji dan mundur secara perlahan.
"Sialan! apa yang akan kau lakukan pada
temanku?! "
Pratama yang sisi baiknya terbangun dan menghentikan dirinya untuk menyakiti Renji yang tak bisa bertarung lagi.
"Ke..kenapa kau bisa terbangun ini belum
waktunya "
__ADS_1
Pratama yang sisi jahat tidak mengira bahwa dirinya yang baik ini bisa terbangun.
semua penonton dan para guru melihat kondisi Pratama yang terus menyiksa dirinya.
"Aku akan merebut tubuhku kembali..
Kau pergilah dari tubuhku! "
Pratama yang sisi baik terus memberontak.
"Apa kau bodoh, aku ini adalah kau "
"Apa yang kau lakukan?! jangan.. jangan! "
akhirnya Pratama yang sisi baik bisa bangkit kembali dan membuat dirinya yang jahat terkurung kembali didalam tubuhnya.
walaupun ia harus membuat tubuhnya terluka parah dengan menusukkan tangannya ke perutnya.
tapi Pratama masih bisa berdiri dan membantu Renji untuk bangkit serta meminta maaf.
"Maaf yah aku membuatmu seperti ini.."
Pratama yang menangis melihat Renji terluka parah.
"***aku benar-benar bingung dengan apa yang
barusan terjadi.
tapi karna Renji tak bisa bergerak lagi maka
pemenangnya adalah Pratama***! "
penonton pun bersorak dengan sangat ramai dan disertai dengan kebingungan yang dirasakan oleh mereka semua yang menyaksikan kejadian tersebut.
"Dengan ini pertarungannya telah selesai!
kita akan memberikan medali kejuaraan
kepada mereka setelah istirahat sepuluh
menit! "
Pratama dan Renji pun segera dibawah keruang pengobatan untuk bisa pulih dengan cepat.
__ADS_1