
Pada akhirnya Pratama berhasil mengalahkan Rojer.
"Kekuatannya sudah habis dan dia tumbang kali ini tidak salah lagi, kita menang!" ucap Yuni.
"Hehehe bagaimana kurang ajar aku mengalahkanmu?!" ucap Pratama.
"Pratama! Kerja bagus aku sangat bangga sama padamu!" ucap Yuni.
"Aku selalu percaya kalau kamu pasti menang
Kamu hebat sekali!" ucap Ayato.
"Ia kau benar-benar pantang menyerah" ucap Renji.
"Yuni! Bagaimana luka mereka?!" ucap Pratama.
"Lukanya cukup dalam tapi tak membahayakan nyawa mereka" ucap Yuni.
"Kuharap paman dan orang-orang disini cepat sembuh" ucap Pratama.
"Dasar kamu masih ada waktu untuk mengkhawatirkan orang lain?
Padahal kamu sendiri babak belur begitu, memang ada yang sedikit aneh denganmu Pratama" ucap Ayato.
"Tapi saat melihat Pratama tubuhku bergerak sendiri, karena kamu tidak menyerah" ucap Renji.
"Karena kamu percaya pada kami, makanya kita bisa menang, terima kasih!" ucap Ayato.
"Hehe bicara apa kalian ini?
Kalian adalah teman-temanku yang berharga, aku tidak akan pernah menyerah, dan aku akan terus malindungi kalian" ucap Pratama.
"Kamu itu pintar membuat orang lain bahagia yah!" ucap Ayato.
"Yuni kamu telah melakukan hal yang luar biasa juga!
Kamu berhasil mempelajari serangan baru yang sangat kuat kan?"ucap Renji.
"Ya itu benar!
Kekuatan seranganmu itu benar-benar luar biasa!" ucap pratam
"Te..Tentu saja, aku memang pantas dapat pujian" ucap Yuni.
Lalu Pratama menghampiri Yuni dengan mengelus kepala Yuni, dan terus Mamuju keberaniannya.
Wajah Yuni pun memerah dan merasa senang karna telah dipuji Pratama.
__ADS_1
"Tapi lain kali jangan begitu yah?,
Aku khawatir sama kamu, untung tadi aku sempat, Kalau tidak aku tidak tahu lagi apa yang akan terjadi" ucap Pratama.
"Iya maaf" ucap Yuni.
"Eham..Ehem..
Kalau begitu ayo kita rayakan kemenangan kita!" ucap Ayato.
"Sekarang bukan saatnya kita merayakannya!
Kita harus mencari cara untuk mengikat dan membawanya dari sini" ucap Renji.
"Ya kau memang benar dia mempunyai kekuatan yang aneh dan sempat mengatakan sesuatu tentang kekuatanku.
Dan yang paling penting, Dia itu salah satu penjahat dari aliansi penjahat!
Ada banyak hal yang perlu kita tanyakan padanya apa motifnya di balik ini semua" ucap Pratama.
Disaat dalam keadaan pingsan Rojer mulai mengingat masa lalunya bersama temannya.
"Rojer kamu tidak usah menangis lagi?!" ucap Kaito sahabat Rojer sejak kecil.
"Para orang-orang kurang ajar itu, Teganya menyakiti kamu seperti ini, Aku tidak akan memaafkan mereka" ucap Rojer.
Ayo kita pergi sekarang dan obati lukaku"
"Kaito, Maafkan aku selalu membuatmu menyelamatkanmu"
"Kamu ini bilang apa? Kita ini teman kan?
Kapan pun aku akan selalu menyelamatkanmu.."
"Tapi aku percaya suatu hari nanti, kita akan menjadi orang yang hebat"
"Kaito kalau kamu yang bilang begitu aku yakin itu akan jadi kenyataan"
"Pertemanan dan harapan ya!
Itu memang perasaan yang manis.
Bagiku Kaito dia adalah teman sekaligus saudara bagiku..
Tapi yang telah merenggutnya dariku adalah kalian manusia..." ucap Rojer yang semakin membenci manusia.
Pada akhirnya pertarungan belum berakhir seperti yang Pratama dan teman-temannya harapkan.
__ADS_1
Setelah Rojer mengingat kembali masa lalunya itupun memicu kekuatan iblisnya untuk bangkit kembali.
"Aku akan membawa kalian semua ke neraka bersamaku..
Tidak, Aku akan meledakkan dan meratakan seluruh kota ini!" ucap Rojer yang bangkit kembali.
"Kekuatan ini..
Ini bohong kan?" ucap Ayato.
"Kurang ajar ia masih bisa bangkit dalam kondisi seperti itu, Kalau seperti ini teman-temanku pun takkan bisa menghadapinya" ucap Pratama dalam pikirannya.
"Jangan bilang ia ingin meledakkan dirinya, dan energinya semakin membesar!" ucap Renji.
"Pasti masih ada yang bisa kita lakukan!" ucap Yuni.
"Maaf , kalian istirahat saja aku akan maju sendiri kalian sudah bertarung dan mempertaruhkan nyawa melawannya" ucap Pratama yang langsung maju.
"Pratama! Apa kamu bodoh apa kau mau mati melawannya sendiri?!" ucap Renji.
"Percayalah padaku dan karna kalian sudah melakukannya dengan baik!
Aku akan menghabisinya sekarang juga, kalian benar-benar sudah berjuang dengan sangat baik dalam membantuku saat melawannya.
Aku akan melampaui kemampuanku, ini berkat kalian semua!" ucap Pratama yang mendekati Rojer.
Pratama pun mengeluarkan kekuatan terakhirnya yang sangat besar dengan menggabungkan pedang angin dan pedang kegelapan menjadi satu.
"Aku akan menjadi lebih kuat lagi!" ucap Pratama yang memfokuskan seluruh kekuatannya.
"Percuma saja!
Kalian para manusia akan merasakan keputus-asaan, Penderitaan dan Kematian" ucap Rojer yang kekuatannya terus meluap keluar dan siap untuk meledakkan tubuhnya.
"Putus-asa, penderitaan dan kematian?
Hentikan omong kosong itu dasar monster!
Tak perduli seberapa kuat kekuatanmu!
Jurus serangan ini bisa memotong dimensi!
' Tebasan penggabungan pedang kegelapan dan angin penebas dimensi! ' " ucap Pratama yang melancarkan serangan terkuat dan terakhir.
Dan akhirnya Rojer pun benar-benar telah dikalahkan dan mati dihadapan Pratama yang mengeluarkan seluruh kekuatannya pada satu serangan.
"Sampai jumpa pak tua, Sekarang matilah dengan tenang" ucap Pratama.
__ADS_1