
Beberapa Menit Kemudian Semua Murid Telah Mempersiapkan Diri Mereka Masing-Masing Untuk Memulai Pelatihan Kedua Yang Akan Di Selenggarakan Oleh Pak Kharisima.
"Oke Para Murid Sekalian Kita Akan Langsung Ke lokasi Dimana Kalian Akan Memulai Pelatihan Kedua..." Ucap Pak Kharisima
"Siap Pak!
Pak Kharisima Dan Semua Murid Mulai Berjalan Ketempat Di Mana Para Murid Akan Memulai Pelatihan Mereka.
Tiga Puluh Menit Kemudian..
"Apakah Kita Belum Sampai Pak?" Ucap Yuni
"Tempatnya Sudah Ada Di Depan Mata Kita Lihatlah Disana" Ucap Pak Kharisima
"Jadi Itu Yah Tempatnya Pak?" Ucap Ayato
"Iya Betul Itu Lah Tempatnya" Ucap Pak Kharisima
Tempat Pelatihan Yang Mereka Lihat Yaitu Goa Yang Bercabang-Cabang Yang Mempunyai Banyak Pintu Masuk Namun Sangat Luas Dan Besar.
"Kalian Semua Akan Memasuki Goa Itu Dan Kalian Akan Menghadapi Beberapa Orang Hebat Di Dalam Sana. Tapi Tenang Saja Mereka Akan Menahan Sebagian Kekuatan Mereka."
"Dan Kalian Gunakanlah Semua Kekuatan Kalian, Sampai Kalian Tak Bisa Bertarung Lagi. Gunakan Semua Pengalaman Kalian." Ucap Pak Kharisima
" Bapak Akan Menunggu Kalian Disini Dan Melihat Siapakah Di Antara Kalian Yang Akan Keluar Dari Goa Itu Lebih Dulu. Dan Hanya Ada Dua Kemungkinan Yaitu Kalian Berhasil Mengalahkan Orang Yang Ada Di Goa Itu, Atau Orang Yang Di Dalam Goa Itu Yang Mengalahkan Kalian Dan Keluar Terlebih Dahulu Sambil Menyeret Kalian. Bagaimana Simpel Kan?"
Semua Murid Merasa Degdegan Dan Sedikit Merasa Canggung.
Tapi Disisi Lain Pratama, Renji, Ayato, Dan Yuni. Sangat Bersemangat Dengan Apa Yang Akan Mereka Hadapi Di Dalam Goa Itu.
"Baiklah Pak!"
"Kami Siap! Aku Akan Mengeluarkan Semua Kemampuanku, Aku Tidak Akan Kalah.." Ucap Pratama Dengan Semangat Yang Membara.
"Aku Juga Tidak Akan Kalah Darimu Pratama...!" Ucap Ayato
"Kita Lihat Saja Siapa Yang Akan Duluan Keluar Dari Goa Itu..." Ucap Renji
__ADS_1
"Hmm ... Jangan Melupakanku Aku Juga Tidak Akan Kalah Dari Kalian, Walau Pun Kalian Bertiga Sangat Hebat Tapi Bukan Berarti Aku Akan Menyerah. Aku Juga Tidak Akan Kalah .." Ucap Yuni
"Ok Para Murid Kayaknya Kalian Sudah Tidak Sabar Kalau Begitu, Pelatihan Kalian Di Mulai Sekarang ..."
Semua Murid Mulai Mendekati Pintu-Pintu Goa Tersebut...
"Majulah Dan Lampaui Batasan Kalian, Kalau Perlu Sampai Kalian Hampir Merasa Akan Mati ..."
"Sekaranglah Saatnya Pelatihan Di Mulai.
Maju ...!" Ucap Pak Kharisima Dengan Suara Yang Keras Dan Penuh Semangat.
"Baik ...! Serontak Para Murid Dengan Semangat Yang Luar Biasa.
Pratama Dan Murid-Murid Lainnya Mulai Memasuki Masing-Masing Pintu Goa Itu Untuk Melatih Kemampuan Mereka.
"Baiklah Ini Saatnya Aku Akan Mengeluarkan Semua Kekuatanku ..." Ucap Pratama Sambil Memasuki Pintu Gowa.
Pratama Terus Memasuki Goa Itu Dan Terus Berharap Bertemu Lawan Yang Tangguh.
"Humm ... Aku Tidak Sabar Lagi, Tapi Aku Sudah Lumayan Berjalan Cukup Jauh Memasuki Goa Ini, Tapi Belum Bertemu Satu Orang Pun ..."
Pratama Pun Mulai Tersenyum, Mengetahui Ada Orang Yang Mengintainya...
"Tidak Perlu Bersembunyi Aku Bisa Merasakan Kalau Kau Ada Disana...
Keluar Lah Dan Kita Akan Mulai Pelatihannya...!" Ucap Pratama Dengan Suara Yang Keras
"Oh Hahahaha... Kau Sangat Bersemangat Yah Junior... Baiklah Aku Akan Keluar..." Ucap Orang Misterius Itu
"Tadinya Aku Mau Menakutimu Dengan Cara Seperti Tadi... Kukira Kau Akan Menganggapku Sebagai Hantu Hahahaha..."
"Apa? Aaa..Aku Tidak Kepikiran Kalau Goa Ini Ada Hantu, Ja.. Jangan-Jangan Memang Ada Hantu Yah Hiiii..." Ucap Pratama Yang Pura-Pura Takut Dan Bertingkah Konyol...
"Cukup...! Aku Tahu Kau Hanya Berpura-Pura Takut Begitu.. Dasar..." ucapnya Dengan Kesal
"Hehehe... Maaf-Maaf Aku Cuman Bercanda, Lagi Pula Kenapa Kau Memakai Topeng Emangnya Disini Ada Festival Yah?" ucap Pratama Meledek Topengnya Yang Terlihat Seram
__ADS_1
"Sial Apa Kau Meledekku, Hah?"
"Maaf Bercanda Kok...
Kalau Begitu Aku Akan Serius... "
"Dari Tadi Aku Memperhatikanmu, Sepertinya Kau Bukanlah Orang Biasa, Aku Rasa Kau Sangat Kuat.." Ucap Pratama
"Hahaha ... Makasih Pujiannya, Tapi Kayaknya Kau Akan Kalah..."
"Hum... Apa Maksudmu Mengatakan Itu, Bertarung Saja Belum..."
"Aku Berkata Begitu Karena Kekuatan Anginku Lebih Kuat Dari Kekuatan Anginmu..."
"Apa?... Kekuatan Angin?... Jadi Kau Juga Penggunah Roh Angin?"
"Yah Betul Sekali, Tapi Anginku Ini Sangat Kuat Loh. Takutnya Kau Tidak Akan Sanggup Untuk Menghadapiku ..."
"Hahaha Jangan Sombong Dulu Senior, Kita Belum Tahu Pasti Siapa Yang Bakalan Kalah, Tapi Yang Pasti Jangan Pernah Meremehkan Lawanmu Kalau Kau Tidak Mau Menyesalinya Jika Kau Kalah..." Ucap Pratama Yang Sedikit Menasehati
"Hum... Benar Juga Apa Yang Kau Katakan, Bocah Kalau Begitu Aku Akan Menggunakan Setengah Kekuatanku Saja Untuk Mengalahkanmu..."
"Sombong Sekali, Kau Harus Menggunakan Semua Kekuatanmu, Karena Aku Ingin Menjadi Lebih Kuat Lagi Dari Sebelumnya..."
"Apa Kau Yakin Bocah?"
"Iya Aku Yakin, Lawanlah Aku Dengan Seluruh Kekuatanmu. Tapi Dengan Menutup Matamu Bagaimana...? Hahahaha.."
"Hahaha... Apa Kau Bercanda?
Mana Mungkin, Aku Melawanmu Dengan Menutup Mataku!"
"Hahaha... Maaf-Maaf Aku Cuman Bercanda. Kita Bertarung Dengan Sportif Dan Adil, Oke?"
"Hahaha Ok...
Ayo Kita Mulai...!"
__ADS_1
"Baiklah...! "Ucap Pratama Dengan Semangat.
Pratama Dan Orang Itu Pun Memulai Pertarungan Mereka...