Men Two Characters Strong

Men Two Characters Strong
Babak ke empat


__ADS_3

Pertarungan semi final babak ke empat, yang akan menentukan empat murid.


yang akan bertahan untuk menuju ke babak final.


 


"Baiklah para penonton sekalian,


kita akan saksikan pertarungan


selanjutnya!


 


Antara Yuni vs Rani! "kata pembawa acara.


Yuni dan Rani menaiki arena untuk memulai pertarungan.


 


"Mulai! "kata pembawa acara.


 


Yuni langsung menyerang Rani dari segala sisi dengan gelembung airnya.


"Gelembung air! "kata Yuni.


Rani pun langsung menghindari gelembung-gelembung yang di buat oleh Yuni.


"Gelembung mu ini bukanlah apa-apa


bagiku, aku masih bisa menghindarinya." kata Rani.


tapi Rani tidak menyadari bahwa gelembung Yuni dibelakangnya yang akan mengenainya.


"Hum apa kau yakin?


lihatlah di belakangmu ada apa? "kata Yuni.


"A..apa?


aku tidak bisa menghindar, ini gawat "kata Rani


pada akhirnya Rani pun terperengkap di dalam gelembung Yuni dan tak bisa melakukan apa-apa.


 


"Maaf yah aku tidak mau terlalu banyak


menggunakan kekuatannku!


kamu tidak perlu berusaha untuk


melepaskan diri, kamu tidak akan bisa


lepas dari gelembung ku karna


 


gelembungku dapat membuatmu tidak bisa


mengeluarkan kekuatanmu***."kata Yuni


"Nama jurus ini adalah penjara gelembung

__ADS_1


Dewi laut " kata Yuni sembari mengiring gelembungnya keluar arena lalu melepaskannya.


"A..apa yang terjadi ?


Rani keluar arena! dan Yuni lanjut kebabak


selanjutnya! "kata pembawa acara.


Yuni pun langsung keruang peristirahatan,


begitu pun dengan Rani.


"Baiklah para penonton sekalian, kita akan


menyaksikan pertarungan, untuk


menentukan siapa yang akan bertahan di


babak final! "kata pembawa acara.


"Yuni kau hebat, bisa mengalahkan


lawanmu dengan cepat! "kata Pratama.


"Hehe.. biasa aja kok, aku cuman beruntung


ajah dapat lawan yang mudah "kata Yuni yang tersipu malu di puji oleh Pratama.


"Baiklah sekarang giliran ku, aku akan


kearena.."kata Pratama.


"Pratama?! "kata Yuni yang memanggil Pratama.


 


 


"***Jangan sampai kalah yah?!


kamu harus menang, aku akan menonton


pertarunganmu.


 


Semangat! "kata Yuni yang memberi semangat ke Pratama.


"Hehe makasih..


aku janji aku akan menang! "kata Pratama yang langsung berangkat.


"Inilah pertarungan yang kita semua


tunggu-tunggu!


Antara Pratama vs Arjun! "kata pembawa acara.


 


suasana diarena pun kembali dengan sangat meriah untuk menyaksikan pertarungan antara Pratama dan Arjun.


Pratama pun memasuki arena, begitupun dengan Arjun.


 

__ADS_1


"Baiklah pertarungannya kita mulai! "kata pembawa acara.


 


Pratama menciptakan pedang anginnya seperti sebelumnya.


Arjun pun tak mau kalah ia juga mengeluarkan pedang halilintarnya.


 


"Majulah, akan kukalahkan kau dengan


cepat."Kata Arjun yang ingin langsung menyerang.


"Hum terlalu sombong, akan kuperlihatkan


kau tidak selamanya kesombonganmu itu


bisa membuatmu menjadi lebih kuat."kata pratama yang langsung maju dengan kecepatan tinggi.


"Bagus ayo kita buktikan! "kata Arjun yang terlihat angkuh meremehkan Pratama.


 


dengan kecepatan pratama yang luar biasa dan gerakan kilat Arjun yang sangat cepat mereka saling beradu pedang.


SRING..SRING..SRING..SRING..SRING..


tabrakan pedang mereka berdua membuat arena dalam keadaan hancur.


hembusan angin dari pedang Pratama sangat luar biasa hingga membuat angin yang sangat besar.


dan kilatan pedang halilintar Arjun menghancurkan sebagian arena.


mereka pun kembali ketempat mereka masing-masing.


 


"Heh? kau lumayan juga,


tapi sayang masih kurang untuk bisa


mengalahkanku"kata Arjun.


 


"Kau memang hebat tapi aku akan


mengalahkanmu "kata Pratama.


 


"Angin tornado! kata Pratama dengan menyebut nama jurusnya yang langsung menyerang Arjun.


 


Arjun pun tidak tinggal diam iapun membalas serangan Pratama.


 


"Hum? aku juga punya loh yang seperti itu?


lihatlah, Tornado awan halilintar!."kata Arjun yang juga mengeluarkan kekuatannya.


 

__ADS_1


hembusan dari kekuatan mereka berdua, sangat lah luar biasa hingga membuat para guru membuat pelindung agar penonton aman.


yuk tunggu kelanjutannya yah gais.


__ADS_2