
Perubahan watak dari orang tua yang bernama Grance membuat Pratama bingung.
"Ada apa dengan orang tua ini, tiba-tiba"
"Ayo cepat serang aku!"
"**Saya harus cepat bisa menjadi lebih kuat karna aku tidak memiliki waktu untuk menghabiskan waktuku dengan anda.
Permisi**.."
Pratama yang terburu-buru ingin meninggalkan rumah orang itu.
"**Kalau begitu..
Ayo ikut denganku keruang latihan untuk mengetahui apakah kau bisa menjadi lebih kuat.
Dan kau harus menyerangku!
Begini-begini aku adalah ketua dari agen khusus yang kupimpin**"
Pratama pun diseret keruangan khusus untuk melawan Grance.
"**Dasar murid baru!
Aku sudah melihatmu di televisi di acara pertarungan itu.
Caramu bertarung memang sangat hebat tapi kau tak bisa mengendalikan sisi dirimu yang satunya, itu sangatlah bodoh!
Dia pernah di panggil sebagai dewa yang ditakuti oleh semua penjahat kelas dunia.
Tapi kau tidak mengerti harus bagaiman mengendalikan dirimu sendiri**."
Pratama mulai sadar dan merasa yakin dengan Grance karna mengetahui sisi dirinya dengan sangat baik.
"Kata-katanya benar-benar sesuai yang dikatakan oleh pak kharisima, ternyata beliau memanglah kepala sekolahnya yang dulu."
"Aku tidak tahan saat melihatmu kehilangan kendali dengan kekuatan itu.
Sekarang cepat serang aku!"
"Mo..mohon bimbingannya!"
__ADS_1
Pratama mulai memfokuskan kekuatan maksimumnya untuk melampaui batasnya agar sisi dari dirinya bangkit untuk mengambil alih tubuhnya.
"**Bagus Gunakan seluruh kekuatanmu dengan satu serangan, kau tidak perlu khawatir,
tempat ini tidak akan semudah itu hancur, karna tempat ini sangatlah kuat dan bisa menahan semua kekuatan sebesar apapun itu**"
Pratama terus menerus meningkatkan kekuatannya dan tidak berlangsung lama ia pun siap untuk menyerang.
"Anda jangan sampai mati yah seranganku kali ini lebih kuat dari acara pertarungan itu"
"Hahahaha tak masalah serang aku dengan segenap kekuatanmu aku tidak akan bisa terluka sedikit pun"
"Baiklah terima ini serangan pusaran angin penghancur!"
Pratama langsung menyerang Grance dengan kekuatannya yang dapat membuat orang hancur berkeping-keping dengan sekejab.
BOM ...
Suara dari serangan Pratama membuat ruangan itu seakan-akan mengalami gempa.
"**Hahahaha tenang saja karna aku tidak akan semudah itu untuk mati begitu saja, karna kekuatanku bisa menyerap semua kekuatan yang mengarah padaku.
Yah walau pun begitu tetap saja ada batasnya aku sedikit terluka karna seranganmu yang terlalu dahsyat**"
Grance sangatlah kuat sehingga ia dapat menerima serangan Pratama yang begitu kuat walau pun tubuhnya sedikit terluka dalam.
tapi kondisi Pratama mulai kehilangan ke stabilannya terhadap tubuhnya dan tidak berlangsung lama sisi gelapnya bangkit dan menguasai tubuhnya.
"Ha..hahahahaha, pak tua kau membuatku terpaksa keluar hanya untuk menghabisi mu hah?"
"**Hais.. kau belum berubah sama sekali,
Apa kau sudah melupakanku?
Aku adalah temanmu yang selalu bersamamu waktu 200 tahun yang lalu**"
Grance terus menangis dan menceritakan kisah tentang mereka 200 tahun yang lalu saat mereka berperang melawan para penjahat dari seluruh dunia.
__ADS_1
Yang pada akhirnya salah satu dari mereka mati dan yang mati pada saat itu adalah Grance.
Karna kematiannya itulah temannya yang bernama Pratama raja Kusuma mengalami histeris yang sangat luar biasa dan membuat seluruh penjahat disekitarnya menjadi abu dalam sekejab.
tapi karna itu Pratama kehabisan kekuatannya dan mati bersama dengan Grance yang sekarang beringkarnasi menjadi seorang bos didalam agen rahasia.
"Ja..jadi kau Grance sahabatku?
kau masih hidup?"
Pratama yang sisi gelap itu pun menangis karna mengetahui sahabatnya masih hidup dan sekarang berdiri dihadapannya.
Dan mereka pun saling berpelukan satu sama lain.
"Kawan kau memang tidak berubah sama sekali, ayo kita duduk disana saja"
"Baiklah"
"Tapi Grance bagaimana kau bisa ada di sini?"
"Hahahaha aku juga beringkarnasi seperti dirimu, tapi kau berbeda kenapa?"
"**Aku juga kurang mengerti saat aku kehilangan dirimu dan mati, aku tiba-tiba saja bangkit di dalam tubuh anak kecil yang sedang mengalami masalah.
Dan aku pun segera membuat mereka terluka agar tak menggangguku lagi.
Tapi setelah itu aku seakan akan kehilangan kendali atas tubuh ini dan terkurung didalamnya aku hanya bisa keluar disaat anak ini dalam bahaya ataupun disaat ia melemah**"
"Hum..aku mengerti kau mungkin telah beringkarnasi tapi didunia ini kau mempunyai dua karakter yang berbeda dirimu yang ada di zaman ini adalah reinkarnasi mu dan sisi kedua yaitu kamu yang dari duni sebelumnya"
Grance pun terus berfikir gimana caranya agar Pratama sahabatnya bisa sepenuhnya bangkit.
"Aha aku tahu kau harus menggabungkan dua roh kekuatanmu dengan dirimu dari dunia ini"
"Hum..aku kurang yakin tapi itu patut di coba"
"Baiklah kalau begitu kau harus mengembalikan kesadaran dirimu yang satunya dulu"
"Baiklah kalau begitu sampai jumpa lagi sahabatku"
"Iya aku berjanji akan membuatnya berhasil"
__ADS_1
Pratama yang sisi kegelapan pun kembali tertidur kedalam tubuhnya, dan Pratama yang sisi baik kesadarannya pun kembali.