Men Two Characters Strong

Men Two Characters Strong
Pratama, Renji dan Ayato bangkit kembali


__ADS_3

Pratama yang berhasil menyelamatkan Yuni dari serangan mematikan Rojer walaupun masih terluka membuat Yuni semakin cemas.


"Pratama, kenapa kamu masih bisa berdiri dengan tubuh seperti itu?"


"**Tenang sja aku sudah lebih baikan.


Ayo kalahkan orang ini lalu kita bantu teman-teman kita untuk menyembuhkan diri.


 


Dan membantu orang itu untuk menumbuhkan kaki dan tangannya.


 


Dia saja bisa menumbuhkan bagian tubuhnya kembali, pasti ada orang lain yang bisa menggunakan kekuatan seperti itu**!"


"Benar juga"ucap Yuni.


"**Berkat kekuatanmu yang luar biasa tadi aku jadi kembali bersemangat!


Tak kusangka kamu itu memang hebat!


Sisanya serahkan padaku**!"ucap Pratama sambil mengelus kepala Yuni.


"**Tidak,tidak, bicara apa kau ini Pratama?!


Bisa-bisanya kamu bilang begitu, untuk menyerahkan sisanya padamu?!


 


Kamu itu sudah babak belur!


Dengan tubuh seperti itu kamu bisa apa?


Apa lagi lawannya monster seperti dia?


 


Meskipun kita mengeroyoknya kita takkan bisa mengalahkannya**!"ucap Ayato yang khawatir dan masih belum terbangun dari tempatnya saat terlempar oleh pukulan Rojer.


 


"Bocah, menyedihkan sekali kau ini.


Bisa apa kau dengan kondisi tubuh seperti itu?" ucap Rojer yang memandang rendah Pratama.


 


"**Berisik, jangan sombong dulu hanya karna kekuatanmu semakin besar!


Tadi kau bilang kalau 'pantang menyerah menjadi kelemahan ku kan?


 


Itu bukan kelemahanku!


Tidak menyerah adalah satu-satunya kekuatan terbesarku lalu sampai harapanku terwujud aku takkan menyerah apapun yang terjadi!"


 

__ADS_1


"**Hahahaha tak menyerah adalah kekuatanmu?


Akan kutunjukkan padamu bahwa kekuatan itu tak berguna sama sekali.


Akan kutunjukkan padamu apa itu kesengsaraan yang sebenarnya.


Sebelum aku mengalahkan kalian, mungkin aku akan bersih-bersih sampah terlebih dahulu**"


"Kurang ajar!"


"Kekuatan iblis"


"Hentikan!"


"Serangan iblis hujan meteor bertubi-tubi"


Tapi disaat itu ada yang menyelamatkan orang-orang yang tergeletak disekitarnya.


"Ya ampun, kau orang yang disana menyerang orang yang tidak bisa menyerangmu itu sangatlah pengecut"ucap Renji


 


"Renji!" ucap Pratama dan Yuni.


 


"**Pratama kau itu benar-benar ceroboh, ya tapi karena kamu tidak menyerah makanya aku juga bangkit.


 


Aku akan ikut bertarung bersamamu sekali lagi"ucap Renji yang percaya diri.


 


"Akhirnya aku mengerti kenapa Yuni sangat menyukaimu ya kan, Yuni?"ucap Renji.


"Umm itu benar, yang dikatakan Renji memang benar karna kau tidak pernah menyerah"


"**Huh hati yang tak menyerah adalah satu-satunya kekuatan?


Konyol sekali


Kalian pikir bisa mengalahkanku jika kalian bersatu**?


Kekuatan iblis cahaya iblis!"ucap Rojer yang langsung menyerang.


"Takkan sempat!"ucap Renji.


"Huh ternyata masih ada yang bersembunyi rupanya"


"Dasar kalian ini terlalu bersemangat!"ucap Ayato yang baru saja sudah menahan serangan Rojer.


"Ayato!"ucap Pratama, Renji dan Yuni yang terkejut.


"Kalian semua sudah bertarung sangat keras aku harus membantu juga"ucap Ayato.


"Akhirnya kau muncul juga ayato, kukira kau akan terus pingsan untuk waktu yang lama"ucap Renji.


"Tentu saja aku harus muncul aku bukan penakut"ucap Ayato

__ADS_1


"Dasar semut, tidak, sebanyak apapun semut yang menyatukan kekuatannya takkan bisa melukaiku sedikit pun!"ucap Rojer yang kesal.


"Yuni kekuatanmu masih ada sedikit untuk melindungi mereka yang terluka, kan?


Kuserahkan mereka padamu"ucap Renji


"Baiklah"


"**Tapi kekuatannya memang luar biasa, ya ampun jika serangannya mengenai kita secara langsung, kita pasti akan tamat.


 


Ini pertarungan hidup dan mati!"ucap Ayato


 


"**Pratama hanya kamu yang bisa melakukannya, meski aku tidak tahu mengapa kau mempunyai dua kekuatan yang berbeda.


Tapi setelah ini katakan pada kami tentang kekuatanmu**"ucap Renji.


"Baiklah!"ucap Pratama yang mengeluarkan kekuatan gelapnya dan telah berganti tempat dengan sisi gelapnya.


"Kita kerahkan seluruh kemampuan dan mempertaruhkan nyawa!"ucap Ayato


"Ya itu tak masalah!"ucap Pratama, Renji dan Ayato yang siap menyerang.


"Pratama semuanya!"ucap Yuni.


"Kekuatan iblis!"ucap Rojer yang mulai menyerang.


"Ayo maju!"


Pratama terus menyerang dengan kekuatan kegelapannya dan terus membuat lubang hitam, untuk menghindari serangan Rojer.


Renji dan Ayato terus menyerang dari jarak jauh.


"**Serangan jauh milikku tak bisa menyentuh bocah itu serta si pengguna api dan es itu terus menyerangku dari segala arah.


 


Untuk seorang manusia biasa, dia cukup cepat dan akurat, kalau begitu!


 


Aku hanya perlu menghajar mereka dengan serangan jarak dekat**!"ucap Rojer.


Rojer yang langsung menyerang Pratama dengan tinjunya, tapi Pratama berhasil menghindarinya, dengan lubang hitam miliknya lalu menyerang Rojer dari belakang.


"**Terlalu jelas!


 


Kekuatan lubang hitam itu dan juga aura keberadaannya terlihat begitu jelas" ucap Rojer di pikirannya.


 


Ketika Pratama ingin menyerang dari belakang Rojer langsung berbalik dan ingin menghantamnya dengan pukulannya.


Tapi Pratama berhasil menghindari serangan Rojer dengan bantuan Renji yang menghalangi pukulan Rojer.

__ADS_1


__ADS_2