
Tim A telah bergerak cukup jauh. Jalan menuju kepegunungan cukup sulit, mereka harus melewati beberapa hutan dan anak sungai. Juga jurang jurang yang cukup terjal.
Hemm.... Bagaimana bentuk bendera yang harus kita cari vid? (tanya nining.)
Kemungkinan seperti ini. Baiklah yang lain berhati hati karena perjalanan kita cukup jauh dan berbahaya semua harus tetap berada di dalam tim. ( vidy menginstruksi)
Vid.. Kalau begini kita tidak bakalan bisa cepat sampai dipuncak. Juga bakalan lama mendapatkan benderanya. Sebaiknya kita berpencar dan bertemu kembali ke pohon besar disebelah sana. Bagaimana? (putra memberi saran dengan menunjuk pohon besar yang cukup jauh di depan mereka)
Setuju vid. Supaya kita lebih cepat. Kita bagi 2 kelompok saja. (tambah fery)
Hemm.. Baiklah... Tapi jika terjadi sesuatu harus teriak yang keras agar bisa saling mendengar. Oke (vidy setuju)
Baiklah.. Emm.. Vidy dengan nining dan putra kearah sana. Dan aku dengan elmi kearah sini. (fery membagi kelompok)
Iya aku setuju (sahut nining)
Karena nining menyukai vidy, jadi dia tidak berkomentar. Dia bahkan merasa senang karena bisa bareng dengan vidy sepanjang perjalanan. Cukup lama mereka berpencar, perjalanan mereka juga lumayan jauh. Tak jarang, nining mencari perhatian vidy. Disela sela mereka mencari bendera.
Vid... Kita rehat sebentar yok.. Ning capek.. Ning tidak sanggup lagi untuk berjalan. Kita rehat sejenak ya.. (bujuk nining)
Ning.. Perjalanan masih jauh.., sebaiknya kamu tahan sebentar, agar kita bisa cepat menyelesaikan ini. (kata putra)
Sudah sudah.. Tidak apa apa.. Kita rehat saja sejenak. Waktu kita juga masih banyak kok. (vidy menyetujui nining)
Baiklah... Tapi sebentar saja ya. Soalnya benderanya masih harus kita temukan juga. Kita baru mendapatkan 5 bendera. (tambah putra)
__ADS_1
Iyaa put.. Sebentar lagi kita gerak kok. Vid aku pinjam bahu kamu ya.. (memukul pelan pundak vidy )
Hem... Iya.. Jangan lama lama tapi.. (gumam vidy)
Sebenarnya vidy alasan setuju untuk beristirahat adalah untuk menunggu imay., vidy berharap bertemu imay diperjalanan ke puncak gunung.
Sementara mereka rehat. Tim b baru melakukan perjalanan. Tiar yang sangat gembira bisa naik ke puncak tak henti hentinya mengoceh. Hingga membuat rekannya yang lain merasa lucu sendiri.
Naik.. Naik... Kepuncak gunung tinggi tinggi sekali.... Lalala laa.. La.la... (tiar bersenandung)
Hey kalian kok diam saja. Ayok nyanyi dengan tiar.. May ayok ikut bernyanyi.. (menyenggol pundak imay.)
Iya kamu saja ar.. Imay tidak pandai bernyanyi.. (menolak.)
Hem.. Kita harus mencari berapa simbol ini vin? (tanya imay)
Hemmm... Banyak juga ya.. Apa bisa kita temukan semua itu....? (tanya imay lagi)
Mungkin.. (singkat)
Huft... Ni orang abis makan apa sih.. Kok jadi dingin begini.. Atau jangan-jangan salah minum obat? Susah untuk dipahami. Seperti cuaca berubah ubah.. (bergumam kecil)
Apa kamu bilang..? (vian melirik imay)
Eh... Tidak tidak.. saya bilang perjalanan ini cukup sulit. Banyak jurangnya. (menghindar)
__ADS_1
Sementara tiar terus bernyanyi dan imay banyak melontarkan pertanyaan, rekannya yang lain tidak berani bersuara, karena mereka mengetahui bahwa itu adalah direktur mereka. Jadi mereka sedikit menjauh dan berjaga jarak.
Hey... Kalian kenapa pada diam saja sih..? Lagi sariawan? (tanyak tiar)
Ti.. Tidak.. Tidak... Kami hanya merasa canggung saja, tidak terbiasa dengan pak vian. (berbisik ke tiar)
Hemm begitu rupanya...
Aha.... Tiar punya ide. (menjentikkan jarinya)
Ehem ehem.... Pak vian.. Karena perjalanan kita cukup panjang dan lumayan jauh. Bagaimana jika kita berpencar. Agar lebih cepat menemukan simbolnya.
Ha..? Kamu yakin ar? (tanya imay ragu)
Yakinlah.. (percaya diri)
Oke.. (dingin)
Hem... Baiklah.. Imay dan tiar, eh bukan salah salah.. Imay dan pak vian kearah sana, dan kami bertiga kearah sini. Bagaimana? (tiar memutuskan)
Haa...? Imay kok tidak dengan tiar? (terkejut)
Aiiiss... Kalau imay dengan tiar.. Sama saja yang lain jika dengan pak vian juga bakalan sama saja suasananya. (bergumam)..
Hehehe... Imaykan telah akrab dengan pak vian.. Lagian juga kita hanya berpisah sebentar saja.. Hehehe (menggaruk kepala)
__ADS_1
Iya kami setuju... (rekan yang lainnya)
Ehmm.. Gimana pak vian..? Anda setuju kan..? (tanya tiar dengan mata berbinar binar)