
Oh iya may... Bibi lupa, tadi ibumu nelpon katanya telponmu kok tidak bisa dihubungi.. Kamu disuruh untuk menelpon balik. (teriak bibinya)
Ooh.. Iya bi nanti may telpon. Makasih bi...
Baiklah.... (sahut bibi)
Ni... Sebentar ya may telpon ibu dulu. (mengeluarkan handphone).
Iya.. Tenang saja.. Kirim salam sama tante ya may..
.
.
Halo bu... Ada apa tadi telpon?
Kamu kemana saja? Dihubungi kok tidak bisa..?
Dari kampus bu ngantar tugas akhir. Handphone may tidak dapat signal. Kenapa bu...?
Hmm tidak... Kamu jadi kapan bisa pulang may..? Ibu lagi butuh biaya ini untuk adikmu..
Bu.. Imay tidak bisa pulang dulu untuk sementara ini... Setelah kelulusan nanti imay mau ngelamar kerja dikota BT bu..
Kok jauh sekali may..?
Disana ada perusahaan yang sesuai dengan bidang imay bu, dan gajinya lumayan besar. Ibu butuh berapa biaya untuk adik..?
Yasudah kalau begitu.. Tapi sebelum ke kota BT kamu pulang dulu sebentar ya may..?
Iya... Nanti imay pulang kalau sudah selesai ya bu. Ibu sehat kan?
Iya.. Ibu sehat may.. Um... Kamu sekarang lagi ada simpanan tidak may..?
Ibu butuh berapa?
400 dolar may. Kamu punya?
Oo 400 ya bu.. Nanti imay kirim ya bu. Ibu tenang saja...
Beneran ada may...?
Ada bu.. Imaykan kerja paruh waktu, jadi ada simpanan. Cukup untuk ngirim ke ibu... Nanti imay kirim bu...
Syukurlah kalau begitu may...
Oh iya bu.. May lagi dengan uni nih.. Dia datang ke kota Dan dan sekarang dia nginap disini.. Ibu mau ngomong..?
Wah... Bagus sekali kalau begitu may... Mana, sini ibu mau bicara sama dia..
Uni... Nah ibuku mau bicara.. (memberikan hp)
Halo tante.... Sehat..?
Halo... Sehat sehat tante sehat... Kamu kok bisa disana ni...?
Hehe iya tante lagi ada waktu luang jadi ya main mainlah kekota Dan jumpa imay..
Gimana kabar disana tan..?
Disini ya begini begini saja ni.. Tidak banyak berubah... Jadi kamu tidak pulang tahun ini..?
Hmm... Sepertinya tidak tan... Nantilah bareng imay pulangnya... Masih sibuk sama kerjaan disini tan...
Oo begitu.... Iya iyaa... Eh yasudah dulu ya... Tante masih ada urusan ini... kapan tante telpon lagi ya...
Oke tante... Bye... (matikan handphone)
Imay yang mengantuk mendengar ucehan mereka pun tertidur..
May... Ih nih anak bisanya dia tidur... (memukul pakai bantal)
May... Bangun mandi dulu... (membangunkan)
Uhmmn........
__ADS_1
Banguuun......
Iyaa.... 5 menit lagi... (gumamnya)
Dasar keledai kamu may..... (menutup dengan bantal)
.
.
.
Tok.. Tok... Tok..
May... Imay... Makan dulu may...
Tok... Tok... Tok...
May.. Bibimu itu...
Hm... Bukainlah....(ubah arah tidur)
Iih... (bergegas membuka pintu)
Iya bi...
Mana imay..?
Tidur bi...
May.... Makan dulu...
Iya bi.. Bentar lagi...
Bangun bangu... Makan dulu..
Iyaaa.. (bangun)
Ajak kawannya makan itu may...
Iya bi....
Iya bi.. Pasti diseret hehe
Ayok bangun....! (menyeret imay)
.
.
.
Wah.... Bibi banyak sekali masaknya.. (uni tertegun)
Iya.. Dimakan dimakan.. Jangan sungkan.. (senyum)
Hmm... Paman kemana bi..? Tidak kelihatan dari tadi..(imay melihat kesekitar)
Oh... Paman ketempat temannya.. Ada perlu..
Hmm begitu... (mengangguk)
Yang lainnya kemana bi..? (tambahnya)
Sepupu kamu pada makan diluar sama temannya..
Hmm... (imay mengangguk)
Yasudah makan makan...
Makan ya bi.... (uni mulai makan)
.
.
__ADS_1
(beranjak pergi) Setelah itu tolong bantu bibi cuci peralatan makannya ya may. Bibi mau kekeluar sebentar.... (pergi menjauh)
Iya bi.... (dengan suara yang sedikit kuat agar bibinya dengar)
.
Ni kamu tunggu dikamar ya.. May mau beres beres dulu....
Ah.. Uni bantu...
Tak perlu.. Sudah sana kamu... (mendorong)
Gak mau... Uni mau membantu... (menahan)
Terserah deh....
Setelah mereka membereskan peralatan makan. Mereka kembali kekamar. Ya seperti sahabat pada umumnya.. Mareka sepanjang malam bercerita sampai mereka tertidur dengan sendirinya.
.
.
.
Pagi pun tiba.. Uni yang harus kembali ke kota inje pamit kepada paman dan bibinya.. Imay juga ikut pamit untuk mengantarkan uni kestasiun didekat kota.
Mereka akhirnya berpisah kembali distasiun. Entah sampai berapa lama mereka baru akan bertemu kembali.
Sedikit sedih.. Mereka berpelukan sebelumnya harus berpisah...
May... Kabar kabari aku ya... Jangan lupa kamu untuk berkunjung juga ke kotaku... (teriak uni dari dalam gerbong kereta)
Iya... Uni juga yaa... Daaaa......(teriak imay kepada uni yang sudah bergerak menjauh dari posisi imay berdiri sambil melambaikan tangan)
.
.
.
Hmmm... Sebaiknya aku kembali mengurus admistrasi kampus dan ngirim ke ibu dulu deh.. (pikir imay)
.
.
Setelah membayar administrasi kampus tiba hari kelulusan imay. Imay yang hanya di dampingi oleh paman dan bibinya. Karena ibunya repot mengurus adik adiknya jadi tidak dapat hadir. Namun, tanpa disadari imay, vian alias direktur zugo datang melihatnya dari kejauhan.
.
.
.
Selanjutnya... Imay andria putri dengan didampingi oleh paman dan bibinya silah kan.. (protocol kelulusan)
Prok.. Prok.. Prok... (tepuk tangan hadirin)
Selamat ya.. Kalau bisa kamu teruskan pendidikan kamu (pesan rektornya sambil salaman)
Terima kasih pak... (berlalu)
Selanjutnya... @"/"'+$+!":$- (lanjut protocol kelulusan)
.
.
.
Tuan., apa kita tidak langsung saja menemui nona tuan..? (pengawal vian)
Tidak... (dingin)
Kamu turun dan berikan ini kepadanya. Dan jangan sebutkan nama apapun. Setelah itu langsung kembali.. (memberikan bunga dan hadiah kepada pengawalnya)
__ADS_1
Baik tuan.... (keluar mobil)