Mencintai Vampir Dingin

Mencintai Vampir Dingin
Hamil


__ADS_3

Aluna merasa tubuhnya semakin hari semakin lemas, Dia merasakan juga bahwa tubuhnya semakin kurus dan yang lebih parahnya lagi dia juga merasakan bahwa dirinya semakin tidak bisa melakukan apapun lagi.


" Nona Aluna..." Pembantu rumahnya sampai kaget saat masuk ke kamar Aluna hendak membangunkan Nona mereka untuk pergi bekerja.


Betapa kagetnya mereka saat melihat Aluna yang tergeletak tak berdaya seperti itu di lantai dengan wajah pucat.


Karena mereka panik, Akhirnya mereka memutuskan untuk membawa Aluna ke rumah sakit saja.


Mereka menunggu tim dokter yang tengah memeriksa Aluna yang terlihat semakin tidak berdaya seperti itu.


" Bagaimana dokter ? Apa yang terjadi dengan Nona kami ?" Terlihat dokter itu menghembuskan nafasnya perlahan.


Dari raut wajah yang dokter perlihatkan, Penanggung jawab rumah besar Aluna mengerti bahwa ada yang tidak beres dengan semua ini.


" Kami akan membawa Nona kami pulang. Kami akan merawatnya. " Ucap sang kepala pelayan rumah Aluna.


Dia tau apa yang terjadi, Karena mungkin apa yang di alami Aluna tidak sederhana yang mereka pikirkan. Pasti ada yang tidak beres di sini maka dari itu dia akan membawa Aluna pulang ke rumahnya saja.


Axel yang telah selesai dengan pertapaannya pun langsung berusaha untuk menemui Aluna yang ternyata Aluna berada di rumah sakit.


Karena dalam pertapaannya pun dia mendapatkan bayangan buruk tentang Aluna yang dia sendiri harus melihatnya dengan mata kepalanya sendiri apa yang terjadi dengan Aluna kekasihnya.


" Aluna..." Axel merasa semakin di rundung perasaan yang membuat hatinya tidak tenang dengan semua ini.

__ADS_1


Sejak kemarin dia sudah merasakan ini semua.


Bahwa Aluna sedang tidak baik-baik saja dan bayangan yang di dapatnya adalah Aluna yang berada di rumah sakit maka dia langsung mengikuti hatinya di mana Aluna berada.


" Aku mohon bertahan lah sayang. Aku akan menjemput mu dan aku akan menjaga mu dengan baik sayang. Tunggu aku. " Ucap Axel lagi sebelum dia benar-benar sampai di tempat Aluna.


Brak !


Mereka yang menjaga Aluna langsung menatap ke arah pintu yang di buka dengan paksa dan terlihat lah sudah pria yang terlihat begitu gagah dan tampan memasuki ruangan itu.


" Keluar..." Titah yang kepala pelayan saat melihat Axel susah datang ke ruangan ini.


Axel sendiri yang melihat kepala pelayan itu menatapnya dengan tajam pun merasakan aura yang berbeda darinya.


Saat Axel ingin mencium aroma pria itu, Dengan sendirinya pria itu mengatakan siapa dirinya.


" Jadi kau--"


" Ya Tuan, Hamba adalah utusan ibu ratu untuk menjaga calon pengantin putranya. Dan sekarang tugas ku sudah selesai Tuan. Anda sudah kembali pulih dan siap menjadi pimpinan tertinggi dunia kegelapan bersama Nona Aluna. Karena saat ini Aluna tengah mengandung anak kamu. "


Deg !


Jantung Axel berdetak kencang saat mendengar apa yang di katakan Hyang Ji soal anak yang ada di kandungan Aluna.

__ADS_1


" Aluna..."


" Aku yakin kau tidak bisa menyentuhnya. Karena kau setengah iblis dan anak mu adalah manusia keabadian. Coba saja sentuh dia jika kau bisa. " Merasa di tantang seperti itu membuat Axel penasaran dan mendekati Aluna.


Dia melihat wajah Aluna yang terlihat sangat pucat dan seperti kehilangan banyak berat badannya.


" Hey, Sayang ku buka mata mu Aluna, Aku disini untuk mu Sayang. " Axel membelai dengan lembut wajah Aluna hingga dia merasakan sakit yang begitu terasa saat melihat keadaan kekasihnya.


" Aaahhhkkk..."


Brak !


Tubuh Axel terhempas saat dia berusaha memegang perut Aluna yang katanya ada anaknya di dalam sana.


Dan benar saja apa yang di katakan Hyang Ji bahwa dia tidak bisa memegang anak yang ada di perut Aluna hingga seperti ini.


" Sudah ku katakan pada mu Tuan, Kau tidak bisa menyentuhnya sampai dia lahir nantinya. Tunggu waktu itu tiba nanti Axel. "


" Tapi bagaimana bisa aku tidak bisa memegang anak yang di kandung Aluna ?" Tanya Axel yang baru saja bangkit saat merasakan tubuhnya terhempas ke dinding.


" Sekarang, Yang harus kau lakukan adalah membawa Aluna ke tempat yang aman. Satu-satunya tempat yang aman untuk Aluna adalah istana ibu ratu. Di sana lah tempat yang paling aman untuk keselamatan Aluna. " Benar apa yang di katakan pengikut ibunya itu .


Karena tempat yang paling aman adalah istana tempat tinggalnya. Istana yang begitu di pertahankan oleh Axel selama ini.

__ADS_1


" Bawa dia bersama mu dan aku akan membereskan keadaan di sini. "


...πŸ§›πŸΌπŸ§›πŸΌπŸ§›πŸΌ...


__ADS_2