
Axel sudah memutuskan bahwa dia dan Aluna akan kembali ke dunia Aluna secepatnya.
Andreas akan itu bersamanya dan juga Deuso serta Arnelo juga.
Mereka akan meninggalkan Klan Gu, dan akan hidup di dunia Aluna.
" Apa kita harus pergi sekarang?" Tanya Aluna yang masih belum yakin jika Axel akan mengajaknya kembali secepatnya ini.
" Aku yakin bahwa kamu sudah merindukan orang rumah kamu sayang. Setelah ini kita akan kembali hidup dengan bahagia. Aku kamu dan juga Lucas, kita akan hidup bahagia Aluna. " Setelah mendengar apa yang di katakan suaminya Aluna pun meyakinkan dirinya bahwa hidupnya memang akan bahagia bersama Axel.
Dia tidak akan kekurangan apapun jika bersama Axel. Dia memiliki suami sehebat dan seluar biasa Axel yang bisa melindunginya dari segala bahaya.
" Sekarang kita akan pergi sayang. Semua jalan Gu sudah mengamankan jalan kita menuju rumah mu. Mereka akan ikut bersama kita. "
__ADS_1
" Siapa Ax? " Tanya Aluna yang tidak mengerti dengan apa yang di maksud suaminya.
" Arnelo, Deuso dan juga Andreas. Mereka akan ikut bersama kita dsn belajar hidup menjadi guru untuk Lucas nantinya. Andreas akan menjadi guru yang baik untuk Lucas sayang. " Aluna mengangguk dan mengikuti dengan apa yang di katakan suaminya.
Akhirnya mereka semua mulai berangkat dan pergi meninggalkan istana milik Axel.
Mereka semua sudah berada di dalam perjalanan menuju rumah Aluna tempat dimana mereka akan memulai hidup baru mereka semua.
Mereka akan meninggalkan kehidupan dunia hitam karena akan menjalani hidup baru bersama dunianya Aluna.
" Jangan pernah sungkan semuanya, ini rumah keluarga ku dan anggaplah menjadi rumah kalian juga. " Aluna memberikan senyumannya pada ketiga teman suaminya agar betah dan nyaman tinggal di rumah ini.
" Terima kasih Aluna. " Hanya Arnelo dan Deuso yang mengatakan hal itu pada Aluna tapi tidak dengan Andreas yang tidak perduli sama sekali dengan apa yang di katakan Aluna pada mereka.
__ADS_1
Dia langsung naik ke lantai dua, tempat dimana dia akan tinggal untuk sementara waktu.
" Apa Andreas memang selalu seperti itu Ax? " Tanya Aluna pada suaminya karena memang hanya Andreas lah yang tidak pernah berbicara sama sekali padanya.
" Andreas pernah mengalami hal yang sangat tragis. Sebelah matanya buta jika siang hari dan itu sebabnya dia tidak bisa berkeliaran saat siang hari, tapi jangan ragukan kemampuannya jika berada di malam hari. insting memburunya tidak perlu di ragukan lagi karena memang dialah yang terbaik di antara mereka bertiga. "
" Lalu orang tuanya? " Axel berjalan sambil merangkul bahu Aluna menuju kamar merek berdua sambil membawa Lucas dalam gendongannya.
Hari sudah malam dan itu artinya mereka juga harus segera mengistirahatkan tubuh mereka yang mungkin saja lelah.
Axel memang tidak lelah sama sekali, tapi Aluna pasti lelah.
" Ayah dan ibunya mati di bunuh saat perang dan hanya dia yang hidup karena saat itu dia bersembunyi di kamar persembahan milik ibuku. Dia antara kami Andreas lah yang termuda. Saat perang besar terjadi waktu itu, Andrea masih kecil dan dia bersembunyi di kamar ibu, beruntung kamar ibu memang tidak akan bisa di buka dari luar jika memang ibu tidak mengijinkannya. Ibu sangat menyayangi Andreas karena dia sangat kejam dan tidak memiliki belas kasih. Maka dia menjadi seperti ini karena dari cermin yang berada di kamar ibu, dia melihat bagaimana saat orang tuanya di bunuh dan di habisi begitu saja. " Aluna sudah mengerti saat ini apa yang terjadi sebenarnya dengan Andreas hingga membuatnya menjadi dingin dns tidak tersentuh seperti itu.
__ADS_1
...π§πΌπ§πΌπ§πΌ...