
Setelah mengetahui kebenaran tentang ayahnya yang di bunuh oleh raja iblis yang ternyata adalah ayahnya Axel, Antonie semakin dendam dengan pria itu.
Dia tidak bisa menerima ini semua bahwa ayahnya mati di bunuh oleh Raja iblis itu. Dia harus membalaskan dendam mendiang ayahnya.
Untuk itu dia pergi ke gua tempat dimana biasanya dia bertapa dan mendapatkan darah segar seorang perawan untuk menambah kekuatannya.
Dan mulai malam ini, dia akan bertapa selama seratus hari dengan meminum darah 10 gadis perawan. Dia akan mengalahkan suaminya Aluna.
Dia akan membalaskan dendamnya selama ini yang mencari garis keturunan dari Raja iblis itu dan ternyata dia menemukannya tanpa harus mencarinya dengan susah payah.
" Aku akan membunuh mu Axel, jika bukan karena mu aku akan membunuh anak atau istri mu. Aku bersumpah untuk itu. " Antonie pun langsung berubah menjadi manusia setelah ular dan bersemedi di dalam gua tersebut.
Di saat Antonie Tenga melakukan pertapaannya, Axel tengah merasakan kebahagiaan yang luar biasa saat ini.
Dia hidup dengan bahagia bersama anak dan istrinya di rumah mewah milik Aluna.
" Ayah sudah pulang..." Seru Aluna yang menyambut kepulangan suaminya saat ini.
__ADS_1
Melihat istri dan putranya yang menyambut kedatangannya membuat Axel merasa sangat bahagia. Sangat sederhana sekali cara bahagia ala manusia ini.
Tidak perlu melakukan hal luar biasa sudah bisa membuat bahagia dan tersenyum seperti ini.
Melihat Axel yang terlihat sangat bahagia bersama anak dan istrinya membuat Arnelo dan juga Deuso saling menatap satu sama lain.
" Apa kau berpikir yang sama dengan ku?" Tanya Deuso pada Arnelo yang ternyata juga memikirkan hal yang sama dengan dirinya.
" Malam ini kita akan keluar dari rumah. Aku ingin hidup dan bergaya seperti manusia. Aku akan mencari wanita di luar sana dan untuk ku jadikan pendamping. " Deuso memberi ide pada Arnelo.
Tapi saat Arnelo ingin menyetujui usulan dari Deuso, sih vampir paling dingin melenggang begitu saja melewati mereka semua hingga membuat Axel juga menatap heran pada bungsu mereka itu.
" Berburu!" Ucapnya santai dan kembali melanjutkan langkahnya.
Dia tidak lagi memperdulikan mereka lagi yang ada di sana karena tubuhnya bau dengan darah semua.
" Kau berburu di siang hari?"
__ADS_1
" Jika malam hari kalian akan melarang ku pergi sendirian. " Memang benar apa yang di katakan Andreas bahwa mereka tidak membiarkan Andreas pergi berburu di malam hari sendirian.
Maka dari itu dia lebih memilih berburu di siang hari saja. setidaknya itu bisa menghilangkan rasa bosannya terhadap kehidupan ala manusia ini.
" Biarkan saja, setidaknya dia kembali dengan selamat. Mungkin dia bosan seharian bersama ku di rumah yang selalu ingin dekat dengannya dan bertanya tentang apa yang di sukainya. Tapi ya begitu, Andreas akan menolak ku dan pergi meninggalkan ku setiap kali aku bertanya padanya. " Axel tersenyum mendengar apa yang di katakan istrinya karena memang Andreas tidak suka kebisingan dan Aluna itu sangat bising menurut Andreas.
Bukan menurut Andreas saja, tapi menurutnya juga seperti itu. Hanya saja dia tidak mungkin mengatakan itu pada Aluna.
Bisa-bisa istrinya marah dan akan mendiamkannya nanti. Untuk itu Axel memilih mencari aman saja lah.
" Ya sudah ayo masuk, aku akan mandi lebih dulu dan kita akan makan malam bersama. "
" Tapi kami ingin pergi keluar. Kami akan jalan-jalan dan berlagak seperti manusia. " Ucap Arnelo dan Deuso membenarkan temannya.
Mereka memang akan keluar malam ini dan menikmati hidup seperti manusia.
" Kami janji tidak akan membuat masalah. Kami janji. " Ucapnya lagi dan Axel memberikan izin untuk itu.
__ADS_1
" Kembali sebelum tengah malam. Ajak Andreas jika dia mau. "
...🧛♂️🧛♂️🧛♂️...