Mencintai Vampir Dingin

Mencintai Vampir Dingin
Hidup Bahagia


__ADS_3

Setelah mengakhiri pertempuran mereka dan membuat Jack Emerald tewas di tangannya,Aluna dan Axel kembali hidup dengan baik setelah pertempuran itu.


Axel sendiri dia tengah menantikan kelahiran anak mereka bersama Aluna yang menurut Ibu dan Guru Hong akan lahir sebentar lagi.


Seperti saat ini,Aluna dan Axel tengah berada di taman menikmati udara yang berhembus menerpa kulit mereka.


Walau sudah di beri kekuatan oleh Ibunya,tubuh Aluna masih saja belum bisa menerima kehadiran anak yang tengah di kandungnya karena walau Aluna tidak merasakan sakit lagi tapi tubuhnya tetap sangat terlihat perubahannya.


" Apa kau baik-baik saja Aluna ?" Tanya Axel yang melihat tubuh Aluna yang semakin kurus dan kulitnya semakin keriput bahkan wajahnya terlihat sangat tua.


" Aku baik-baik saja Ax. Memangnya aku kenapa ?" Tanya Aluna yang merasa bahwa Axel selalu saja merasa bahwa Aluna tidak baik.


" Aku merasa bahwa semakin hari tubuhnya semakin kurus Aluna. Aku sedih melihat mu seperti ini. " Aluna tersenyum dengan apa yang di katakan Axel padanya saat ini.

__ADS_1


Aluna sendiri dia hanya tersenyum saja menanggapi suaminya kini.


Ya suami, Aluna dan Axel telah menikah dan sah menjadi pasangan vampir saat ini.


Dan perkiraan Axel juga bahwa Aluna akan menjadi vampir baru setelah melahirkan anak mereka nantinya.


Bahkan Aluna akan menjadi vampir yang mungkin saja ganas nantinya karena secara langsung jiwa barunya terbentuk karena pengaruh anak yang ada di kandungannya saat ini.


" Aku sudah mengatakannya pada mu Axel bahwa aku baik-baik saja. Aku merasa bahwa aku tidak lagi merasakan sakit dan aku bangga bisa mengandung anak ini karena aku mencintai mu. " Walau Aluna terus saja mengatakan bahwa dia baik-baik saja tapi Axel merasa jika Aluna tidak sebaik yang di katakan wanita tercintanya.


" Percaya lah bahwa kita akan hidup bahagia setelah ini seperti yang ibu katakan bahwa aku akan baik-baik saja dan anak ini akan menjadi pemimpin yang hebat bersama ayahnya. Aku mohon percaya pada ku jika aku bisa melakukan ini. "


Uhuk...

__ADS_1


Aluna kembali terbatuk dan kembali mengeluarkan darah seperti sebelum-sebelumnya. Hal ini pula Axel merasa dia tidak berdaya karena tidak bisa melakukan apa pun selain terus menemani Aluna di setiap saatnya.


" Aluna..."


" Hey, Aku tidak seburuk yang kamu pikirkan Sayang ku. " Dengan tangan yang bergetar Aluna berusaha menggapai wajah suaminya yang terlihat sangat mengkhawatirkan keadaannya saat ini.


" Tolong jangan memberikan senyuman itu Aluna aku tidak bisa melihat senyuman seindah itu tapi melihat keadaan mu saat ini aku merasa hati ku sakit sekali. " Walau begitu Aluna tetap memberikan senyuman indah untuk suaminya.


" Setidaknya kamu tau bahwa aku baik-baik saja. Aku bisa memberikan kamu senyuman indah walau wajah ku saat ini tidak secantik dulu lagi. "


" Tidak sayang, Wajah mu masih tetap cantik Aluna. Jadi jangan pernah berpikir bahwa kamu itu buruk. Kamu cantik Aluna sangat cantik untuk ku. " Apa yang di katakan Axel padanya membuat air mata Aluna mengalir dengan deras.


Dia tidak menyangka jika Axel bisa mencintainya seperti ini bahkan membuatnya merasa bangga dengan dirinya yang terlihat sangat buruk saat ini.

__ADS_1


" Sekarang ayo masuk karena hari semakin gelap. Aku akan menggendong kamu Aluna. " Axel langsung membawa tubuh ringkih Aluna ke dalam gendongannya dan mereka masuk ke dalam rumah mereka.


...πŸ§›πŸΌπŸ§›πŸΌπŸ§›πŸΌ ...


__ADS_2