
Axel terus memikirkan bagaimana dia harus mencari jalan keluar ini. Dia mulai terbiasa dengan Aluna yang berada di sisinya.
Jalan satu-satunya agar dia kembali sehat dan pulih adalah pernikahan di antara mereka.
Bukan hanya sekedar pernikahan, Tapi yang bisa membuat Axel sembuh adalah saat dia berhasil menyatu dengan Aluna karena itu lah jalan keluarnya.
Axel terus mempertimbangkannya karena tanpa di sadari ya bahwa dia juga mulai jatuh hati pada wanita itu.
Tapi untuk menjadikan Aluna sebagai pengantinnya Axel masih tidak berani lekukan hal itu karena dia takut jika Aluna tidak bisa menerima semuanya.
Seperti saat ini, Dia tengah melihat Aluna yang berada di ruang baca karena dia mulai menikmati tinggal di sini walau dengan semua keanehannya.
" Makan siang sudah siap. Apa kau tidak ingin makan ?" Alina kaget saat Axel berbicara padanya perihal makan siang.
Makan siang apa yang di maksud pria itu ? Bukan kah selama beberapa waktu ini Aluna makan dengan buah-buahan saja ?
__ADS_1
" Tidak terima kasih. " Tolak Aluna karena dia tidak ingin makan yang aneh-aneh karena mengetahui bahwa pria itu bukan manusia.
" Apa kau ingin aku yang memaksa mu untuk makan ? Atau kau ingin aku membuang mu ke hutan agar makhluk liar dan buas di luar sana memangsa mu ? Atau paling tidak aku akan melemparkan mu dari atas sini. "
" Kenapa mengancam ku ? Kenapa meminta ku untuk makan jika pada akhirnya aku akan menjadi tumbal. Kenapa tidak bunuh aku saja sekarang ?" Axel menatap tak percaya pada Aluna yang mengatakan hal seperti itu.
Sejak kapan dia mengatakan ingin menjadikan Alina tumbal ?
Dia tidak pernah mengatakan hal seperti itu pada Aluna.
" Siapa yang mengatakan ingin menjadikan mu tumbal ? Aku tidak pernah melakukan hal itu. Apa kau tau apa yang ku makan ? Walau aku vampir aku tidak pernah melakukan semua hal yang ada di dalam pikiran mu. Kau berpikir jika aku menjadikan mu tumbal bukan ? Kau juga berpikir bahwa aku akan menghisap darah mu seperti di film yang pernah kau lihat bukan ?" Kini Aluna tidak bisa mengatakan apa pun lagi karena memang dia tidak menyangka jika pria itu bisa membaca pikirannya.
" Kau tidak tau dengan apa yang aku rasakan. Jadi kau tidak akan mengerti. " Axel yang sudah berbalik arah kini menatap pada Aluna yang kembali ketakutan dengan apa yang di lakukan ya saat ini.
__ADS_1
" Apa yang tidak ku ketahui tentang mu ? Apa yang tidak ku rasakan ? Bahkan aku pernah merasakan hal yang lebih sakit dari itu lagi. Aku pernah merasakan berkali-kali lipat lebih sakit dari apa yang kau rasakan. Apa kau pikir jika aku seorang Vampir aku tidak akan pernah merasakan sakit ? Bahkan hingga saat ini aku masih masih tidak bisa berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari. Aku harus sembunyi dari semua musuh ku dan hadir mu menjadi masalah besar karena mereka mengincar mu. Mereka menginginkan batu permata yang ada di dalam diri mu. Mereka menginginkan batu keabadian yang kau miliki karena serunya lagi ada di dalam diri ku. " Air mata Aluna mengalir begitu saat saat melihat mata Axel yang menatap sendu padanya.
Pandangan yang di berikan Axel padanya adalah pandangan keputusasaan dan pandangan yang menggambarkan begitu banyak kesakitan yang di rasanya.
" Ma-maafkan aku. " Suara aluna terbata dan nafasnya tercekat merasakan dadanya yang terasa begitu sesak saat berdekatan seperti ini dengan Axel.
Sementara Axel sendiri, Dia merasa semakin membaik jika berdekatan dengan Aluna. Tapi melihat wajah Aluna yang sudah pucat seperti itu membuat Axel langsung menjauh dari Aluna dan meninggalkannya karena dia tau Aluna lemas karena energi yang di milikinya terhisap otomatis oleh Axel jika mereka saling bersentuhan seperti ini.
" Makan lah, Makanan sudah menunggu mu di meja makan. Kau tidak perlu takut karena itu makanan manusia yang bisa kau makan. "
Brak !
Pintu tertutup otomatis saat Axel keluar dari ruangan ini. Sementara Aluna masih berusaha menormalkan dirinya karena dia meras bahwa tubuhnya lemas sekali akhir-akhir ini entah karena apa.
Apa karena Aluna hanya memakan buah saja hingga membuat tidak memiliki banyak tenaga seperti ini ?
__ADS_1
Entah lah, Tapi Aluna berpikir bahwa dia akan segera pergi dari tempat ini karena dia merindukan ayah dan ibunya.
...🧛♂️🧛♂️🧛♂️ ...