
saat hendak pergi, Shen long tidak sengaja melihat batu berwarna putih pucat sebesar ukuran bola, Shen long mendekat dan melihat lebih dekat, Shen long terkejut melihat batu itu Dan bertanya pada pelayan.
permisi nona, batu ini apakah dijual? sambil menunjuk batu itu.
pelayan itu langsung menjawab,
tuan, batu itu hanya batu biasa, itu hanya digunakan untuk mengganjal pintu saja.
apa tuan menginginkannya? tanya pelayan itu.
ya, saya tertarik dengan warnanya saja, mungkin kalau batu itu dijadikan hiasan pasti
bagus, apakah batu itu dijual? Shen long bertanya
pelayan itu langsung berkata, kalau tuan menginginkannya tuan boleh mengambilnya.
kalau begitu terimakasih. jawab Shen long lalu menyimpan kedalam cincin penyimpanan Nya.
setelah itu Shen long bertanya
apakah disini menjual bahan menempa senjata?
ada tuan, kalau tuan ingin melihat lihat silahkan kesebelah sini tuan. ajak pelayan itu.
Shen long mengikuti dari belakang sambil melihat lihat. tidak lama kemudian Shen long membeli batu pelangi dengan harga yang murah, karena batu itu tidak diketahui untuk apa kegunaannya.
setelah membeli yang berguna, Shen long pulang.
dalam perjalanan pulang Shen long bertemu anak perempuan yang sedang mencari cari makanan ditempat sampah, Shen long heran dan mendekati anak itu. lalu bertanya
__ADS_1
adik kecil, apa yang sedang kamu lakukan?
anak itu terkejut dan meminta maaf, gadis kecil itu berpikir kalau Shen long sedang memarahinya karena mengacak acak tempat sampah kedai itu. lalu menjawab
maaf tuan saya hanya mencari sisa-sisa makanan yang bisa dimakan. tolong maafkan saya tuan. nanti akan saya rapikan kembali kata gadis kecil itu.
Shen long yang mendengar itu, merasa sakit hati. kenapa hal kejam seperti ini harus terjadi pada anak-anak gumam Shen long sedih. lalu bertanya.
adik kecil, kenapa kamu mencari makanan ditempat sampah? kemana orang tua mu adik kecil? tanya Shen Long.
gadis kecil itu menjawab. saya tidak punya keluarga tuan, saya melarikan diri dari orang jahat yang menyuruh saya mengemis. saya tidak mau mengemis tuan, jawab gadis kecil itu.
Shen long bertanya, apakah kamu mau ikut dengan kakak? Kakak akan menjagamu. siapa namamu adik kecil? tanya Shen Long
gadis kecil itu terkejut senang, tapi ada rasa takut dihatinya.
Shen long yang melihat itu langsung berkata, kakak tidak akan menyakitimu. kebetulan kakak punya murid seumuran dengan kamu.
Shen long menjawab, nama kakak Shen long. mulai sekarang namamu Shen Mey, apakah kamu suka? tanya Shen Long
Mey senang lalu menjawab, Mey suka. terimakasih kakak.
Shen long berkata sambil tersenyum,
sama sama Mey er. ayo ikut kakak beli baju untuk Mey er ajak Shen long. lalu menggandeng tangan kecil Mey.
mereka berjalan sambil bercerita dengan riang.
beberapa saat mereka sampai di sebuah toko.
__ADS_1
Shen long langsung memanggil pelayan toko dan berkata.
tolong pilihkan beberapa pakaian yang bagus untuk adikku.
lalu pelayan itu membawa Mey ketempat pakaian anak. Shen Mey memilih banyak pakaian yang dia suka. lalu menunjukkan
pilihan Nya pada Shen long.
kakak ini yang Mey er suka. Shen long hanya tersenyum dan membayar dikasir.
apa masih ada yang ingin Mey er beli? Shen long bertanya.
Shen Mey hanya menggeleng dan berkata, tidak kak long. Shen long lalu memasukkan barang Mey kedalam cincin penyimpanan. lalu mereka pulang.
tidak begitu lama mereka tiba di rumah. Shen long melihat keadaan Tian Chen. ternyata Tian Chen sedang berbaring sambil terengah-engah dan badan penuh keringat.
Shen long tersenyum dan bertanya, apakah kamu sudah menyediakan latihanmu Chen er?
Tian Chen menjawab dengan lelah. bagus, sini kenalkan ini Shen Mey kata Shen long mengenalkan Shen Mey.
Tian Chen tersenyum dan mengulurkan tangannya ke Shen Mey sambil berkata.
perkenalkan namaku Tian Chen, murid guru long.
Shen Mey tersenyum dan menjawab, namaku Shen Mey adik angkat kakak'long.
mereka berbincang bincang, sementara Shen long pergi memasak untuk makan malam
bersambung
__ADS_1
maaf kalau ada kesalahan menulis maklum masih baru