Mengubah Takdir

Mengubah Takdir
Chapter 22 - Beberapa hal yang membuat Rofi kesal & ingin Rofi ubah di masa lalu


__ADS_3

Rofi sedang mengerjakan beberapa PR yang di berikan oleh pak guru di dalam kamar kakaknya,dan beberapa menit kemudian Ferhan datang untuk mengajak Iki bermain PS


"Ikiii, main yuk"(Ferhan)


"iya,mau maen apa han???"(Iki)


"maen balapan mobil di PS yuk"(Ferhan)


"yaudah han ayo sini masuk"(Iki)


Ferhan pun masuk ke dalam rumah Iki,dan setelah itu Iki langsung menyalakan PS nya dan memilih game balapan mobil,dan setelah itu mereka bermain bersama


"han,mau mainnya tamatin gamenya???,atau mainnya balapan berdua aja???"(Iki)


"balapan aja berdua dulu ntar tamatin gamenya,oh iya ki,tapi sebelum balapan modif mobil dulu ya"(Ferhan)


"ok deh han"(Iki)


Mereka berdua pun bermain game balapan mobil sebelum masuk mode multiplayer mereka berdua memodifikasi mobil yang mereka suka dalam gamenya dan setelah itu mereka langsung memainkan game balapan mobil mode multiplayer, setelah bosan bermain mode multiplayer mereka langsung bermain di career mode secara bergantian.


Sore hari pun tiba mereka berdua sudah selesai bermain game PSnya dan sekarang mereka sedang bermain di luar,Rofi yang saat ini sudah selesai mengerjakan PR, keluar mencari dimana Iki sedang bermain, setelah berlama-lama Rofi mencari Iki bermain dimana akhirnya Iki di temukan sedang bermain di dekat rumah Dantre bersama Ferhan,Azer,Rafle,Fina dan beberapa anak anak sekitar situ sedang bermain pasir.


Iki Saat ini sedang bermain sambil memegang minuman yang beberapa menit yang lalu Iki beli tadi di warung,dan saat pada sedang bermain pasir sambil lari larian,Azer tidak sengaja menabrak Iki dan minuman Iki pun terjatuh,dan setelah itu Azer bukannya minta maaf malah mengejek Iky dan mengajak beberapa temannya yang ada disini pada saat ini untuk meledek Iki


"yah tumpah deh minuman sayanya"(Iky)


"hahaha, rasain ,mampus lu, hahahaha"(Azer)


"gara gara kamu sih"(Iki)


"ih biarin ya,wlek,eh eh teman teman sorakin Iki Yuuuk"(Azer)


Rofi yang melihat itu pun teringat dengan masa lalunya di kehidupan sebelumnya bahwa saat kejadian itu terjadi,Rofi hanya diam saja saat adiknya di bully,Rofi tidak bisa apa apa karena Rofi pada saat itu jika Rofi bergelut dengan Azer,Rofi pasti akan di omelin dengan orang tuanya Azer,karena Rofi ini tipe tipe seseorang yang paling malas kalau sudah di omelin oleh orang tuanya orang lain,jadi pada saat itu Rofi hanya mengantarkan Iki pulang ke rumah dan setelah itu Rofi hanya diam saja di sebuah gudang milik bapaknya Ferhan,dan beberapa menit kemudian setelah meledek Iki,Azer pun menghampiri dekat gudang dan sambil mengintip meledek Iki dari Jauh


"wlek,Iki cengeng,huuuuu dasar Iki cengeng,gitu aja nangis"(Azer)


setelah itu Rofipun langsung menarik baju Azer dan memarahi Azer,dan Azer pun ketakutan

__ADS_1


"Azer,kamu ngapain adik saya ha???!!!!"(Rofi)


Azer hanya diam ketakutan dan setelah beberapa menit kemudian Rofi melepaskan Azer dan setelah itu Azer langsung berlari ke arah tempat yang ada teman temannya sedang bermain.


Setelah itu Rofipun hanya diam saja di gudang itu sambil melihat mereka semua bermain,dan setelah itu Rofi pun di lihatin oleh mereka semua yang sedang bermain,dan setelah itu langsung meledek Rofi,dan beberapa menit kemudian Rofipun pulang ke rumahnya.


Setelah Rofi mengingat kejadian itu Rofi menjadi kesal saat mengingat adiknya dan dirinya di perlakukan begitu,


Iki pun di ledek oleh beberapa orang yang sedang bermain di sana dan setelah itu Iki menangis dan berlari menuju ke arah rumah,saat sedang berlari menuju ke arah rumah,Rofi yang melihat Iki menangis, langsung berlari ke arah Azer dan menghajarnya berkali kali sampai bonyok


"anj*Ng lu Azer!!!!!"(Rofi)


Azer yang di hajar terus terusan oleh Rofi tidak bisa melawan dan beberapa temannya yang ada disitu hanya diam ketakutan.


Beberapa menit kemudian,Dantre pun keluar dari rumahnya dan langsung menarik Rofi yang sedang menghajar Azer


"eh eh Rof kenapa nih???,kok ngehajar si Azer sih???"(Dantre)


"ini Dan,tadi tuh si Azer bikin adik saya nangis,udah dianya salah bukannya minta maaf malah ngeledek adik saya,udah gitu bawa bawa teman temannya untuk ngeledek adik saya lagi"(Rofi)


"yaudah sabar sabar,jangan emosi"(Dantre)


setelah itu Azer pun menangis dan pulang ke rumahnya di antar kan oleh beberapa temannya.


Beberapa menit setelah kejadian tadi,ibu Azer menghampiri rumah Rofi


"woiiii,Rofi keluar kamu anak b*ngsat"(Ibu Azer)


setelah itu Rofi pun keluar rumahnya dan menemui ibunya Azer, setelah ibunya Azer memaki maki Rofi Karena sudah memukul anaknya hingga bonyok


"kamu tuh ya anak anj*ing,berani kok sama anak yang lebih kecil dari kamu emang salah Azer apa sih sampai kamu bikin anak saya ini babak belur????"(Ibu Azer)


"Bu, dengerin ya,anak ibu ini sebelum saya hajar sampai kayak begitu awalnya dia enggak sengaja menumpahkan es yang tadi di beli oleh adik saya,terus si Azer ini bukannya minta maaf dia malah ngeledek adik saya udah gitu bawa bawa temannya lagi buat ngeledek adik saya,saya yang sedang kesal melihat adik saya di perlakukan begitu pun langsung lari ke arah Azer terus langsung tak hajar aja"(Rofi)


"emang kalau anak saya ngeledek adik kamu harus di bales dengan pukulan gitu???"(Ibunya Azer)


"suka suka saya lah"(Rofi)

__ADS_1


beberapa menit kemudian ibunya Azer pun sudah selesai memaki maki Rofi dan langsung pulang ke rumahnya.


Rofi yang saat ini ada di dalam kamar kakaknya tertawa dan berkata dalam hati


"hahaha, akhirnya gue berhasil balas dendam ke Azer dan berhasil mengubah beberapa takdir gue,hahaha"(Rofi)


Beberapa Minggu kemudian,Rofi sedang menonton TV di ruang keluarga,dan beberapa menit kemudian ibu menyuruh Rofi untuk mencari Iki dan menyuruhnya pulang karena sudah sore


"Rofi,cariin Iki terus suruh pulang,udah sore gitu"(Ibu)


"iya Bu"(Rofi)


Rofipun mematikan TVnya dan langsung pergi keluar untuk mencari Iki yang sedang bermain, setelah beberapa lama mencari Rofi menemukan Iki sedang bermain bersama Rafle,Alpa,dan Rizky di dekat rumah Azer, setelah itu Rofi menghampiri Iki dan langsung menyuruh Iki untuk pulang


"Ki,ayo pulang di cariin ibu tuh"(Rofi)


"iyaudah"(Iki)


Saat sedang menyuruh Iki pulang Rofi melihat Ferhan sedang duduk di mobil pick up,Ferhan duduk di baknya,Rofi yang melihat itupun teringat akan masa lalunya di kehidupan sebelumnya bahwa saat mobil pick up yang ada Ferhannya lewat itu,Rofi langsung mengejarnya bersama Alpa dan Rizky, setelah itu Rofipun berhasil naik ke dalam bak mobil pick up tersebut dan Rofipun mengobrol dengan Ferhan


"eh Rof, emangnya kamu enggak di marahin Tah ikut naik tuh???"(Ferhan)


"emang kenapa sih han?"(Rofi)


"ini asalnya pengen jemput tukang kemungkinan juga sampai Maghrib baru pulang"(Ferhan)


Rofi yang mendengar itupun langsung merasa ketakutan karena takut di marahin oleh bapaknya jika Maghrib baru pulang ke rumah.


Beberapa jam kemudian Rofipun telah sampai di gudang Ferhan dan langsung turun dari mobil pick up tersebut,dan setelah itu bapaknya Ferhan menghampiri Rofi dan berkata


"oi Rofi,itu kamu di cariin bapak kamu tadi"(Bapaknya Ferhan)


"oh iya pak,hehehe"(Rofi)


setelah sudah sampai di depan rumah bapaknya Rofi sedang membawa sapu lid dan memukul sapu lidi itu ke arah Rofi,Rofipun berlari lari dan di kejar kejar Bapaknya dan di lihatin oleh beberapa tetangganya


"kamu dari mana???!!!!, Maghrib kok baru pulang??!!!!"(Bapak)

__ADS_1


Rofi tidak bisa menjawab dan hanya diam saja sampai emosi bapak reda, setelah emosi bapak reda Rofi langsung masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mandi,dan setelah selesai mandi Rofi ingin pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat tarawih.


Setelah mengingat kejadian itu Rofipun menjadi kesal karena hal hal yang begitu terjadi pada dirinya,dan setelah itu Rofi langsung berjalan ke arah rumah bersama Iki.


__ADS_2