
Sejak kejadian itu, hubungan Ryan dan Mira semakin renggang. Sudah 3 hari Mira tidak lagi menyapa Ryan seperti dulu lagi. Ryan sudah berusaha menyapanya lebih dulu, namun Mira selalu memalingkan wajahnya ketika Ryan datang. Hal ini membuat Ryan merasa tidak tenang dan nyaman.
Melihatnya sikap Mira yang acuh dan tidak bisa sama seperti dulu, membuatnya benar-benar merasa tidak tenang. Tapi Ryan tidak bisa berbuat apa-apa, karena ini adalah jalan yang telah dia pilih sendiri. Dan dia sudah membuat keputusan untuk maju, jadi tidak mungkin bisa mundur lagi.
Hari ini adalah hari dimana Ryan akan mempresentasikan mengenai rencana pembuatan game fenomenal yang akan mengerek naik karirnya, yaitu Player Unknown Battlegrounds, atau disingkat PUBG.
Maka dari itu, Ryan berusaha melupakan masalah pribadinya dengan Mira terlebih dahulu dan berfokus pada presentasi game ini.
"Mas Ryan, semangat ya." ucap Elly memberi semangat pada tunangannya itu.
"Terima kasih Sayang." Ryan mengecup hangat dahi Elly, sehingga membuat pipi Elly merona merah karena malu tapi juga senang.
Setelah itu, Elly masuk ke dalam ruang meeting terlebih dahulu, baru kemudian disusul oleh Ryan.
Di dalam ruang meeting, sudah duduk Heri, Leo, Ammy, dan juga beberapa orang dari divisi game.
Ella, sebagai asisten Ryan, mulai membagikan kertas mengenai isi presentasi yang akan mereka bahas hari ini.
"Selamat pagi Bapak dan Ibu sekalian. Saya Ryan Jamaludin, Direktur Research & Development, akan mempresentasikan mengenai ide perencanaan Game Cross Platform bernama Player Unknown Battlegrounds, atau bisa disingkat PUBG."
Di layar monitor, mulai tampil gambar Ilustrasi Game ini.
Dalam presentasinya, Ryan menjelaskan mengenai ide dasar game PUBG. Dia menyampaikan bahwa game ini adalah game battle royale cross platform yang memungkinkan pemain bermain bersama dengan pemain dari platform lain. Ryan juga menyampaikan bahwa game ini memiliki grafik yang sangat baik dan gameplay yang sangat menyenangkan.
Ryan juga menunjukkan beberapa contoh game battle royale yang sudah ada dan menjelaskan bagaimana PUBG akan berbeda dan lebih baik daripada game-game tersebut. Dia menjelaskan bahwa PUBG memiliki fitur-fitur unik dan konteks cerita yang kuat yang membedakannya dari game battle royale lain.
__ADS_1
Setelah itu, Ryan menjelaskan mengenai rencana peluncuran game PUBG. Dia menyampaikan bahwa game ini akan diluncurkan pada beberapa platform sekaligus, seperti PC, console, dan mobile. Ryan juga menyampaikan bahwa game ini akan diluncurkan dalam beberapa tahap dan akan terus dikembangkan seiring waktu.
Pada akhir presentasi, Ryan meminta masukan dan dukungan dari para peserta meeting untuk peluncuran game PUBG. Dia menyampaikan bahwa game ini akan menjadi game fenomenal, dan akan menjadi salah satu game terbaik yang pernah ada.
Keseluruhan presentasi Ryan sangat baik dan mendapatkan respon positif dari para peserta meeting. Mereka sangat terkesan dengan ide dan rencana peluncuran game PUBG yang ditunjukkan oleh Ryan.
Para direksi memberikan dukungan penuh dan meminta Ryan untuk melanjutkan pengembangan game ini.
Setelah presentasi selesai, Ryan dan para peserta meeting memulai berbincang-bincang tentang game PUBG.
Dalam perbincangan ini, Ryan menjelaskan mengenai beberapa hal yang akan dilakukan dalam pengembangan game ini.
Pertama, Ryan menyampaikan bahwa tim R&D akan melakukan uji coba beta terbatas untuk memastikan bahwa game ini bekerja dengan baik dan memuaskan pemain. Ryan mengatakan bahwa tim akan mengumpulkan feedback dan masukan dari pemain untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas game.
Ketiga, Ryan mengatakan bahwa tim akan terus meningkatkan dan mengembangkan game ini setelah peluncuran. Ryan menjelaskan bahwa tim akan terus menambahkan fitur baru, konteks cerita, dan konten lainnya untuk membuat game ini semakin menyenangkan bagi pemain.
Para direksi sangat terkesan dengan strategi Ryan dalam pengembangan game PUBG. Mereka memuji Ryan atas upayanya untuk memastikan bahwa game ini akan menjadi game terbaik dan memuaskan bagi pemain.
Para direksi akan memberikan dukungan penuh, dan meminta Ryan untuk terus bekerja keras dalam mengembangkan game ini.
Setelah perbincangan selesai, Ryan dan para peserta meeting memutuskan untuk memulai pengembangan game PUBG secepat mungkin. Ryan dan tim R&D segera memulai pekerjaan mereka dan berusaha untuk memastikan bahwa game ini akan diluncurkan tepat waktu dan memuaskan para pemain.
***
"Selamat ya Mas Ryan," ucap Elly, setelah mereka keluar dari ruang meeting.
__ADS_1
"Terima kasih Sayang, Aku akan terus bersemangat demi keberhasilan ini."
Elly terus mengembangkan senyumnya, menggambarkan suasana hatinya yang sedang berbunga-bunga. Ini adalah sebuah kebenaran tentang perasaannya, yang belum pernah dirasakan sebelumnya pada laki-laki manapun. Apalagi mamanya juga sudah mengetahui mengetahui dan merestui hubungannya dengan Ryan, membuat Elly benar-benar merasa sangat bahagia. Bersyukur karena dia tidak mengalami nasib sama seperti kakaknya, Reina, yang masih terjebak dalam situasi perjodohan dengan pemuda yang ditentukan mamanya.
Dari balik pintu ruang kerja, Ella melihat bagaimana kedekatan Ryan bersama Elly.
Wajahnya memerah kesal, tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa. Hanya bisa menahan diri dan perasannya dalam hati, karena dia sadar bahwa dia bukankah siapa-siapa jika dibandingkan dengan Elly. Anak dari pemilik perusahaan ST ini.
'Tapi kenapa rasanya sesakit ini? padahal Aku tahu, jika mas Ryan tidak mungkin mau denganku. Hehhh...'
Ella membuang nafas kesal, sambil menutup pintunya lebih rapat, mencoba mengabaikan semua yang dia lihat tadi. Dia belum tahu jika Ryan dan Elly sudah mendapat restu dari Nyonya Ammy, bahkan mereka juga sudah menentukan kapan akan meresmikan hubungan Ryan dan Elly. Ini pasti akan menjadi kejutan bagi Ella juga nantinya.
Ternyata selama ini Ella menyimpan perasaan untuk Ryan. Tapi dia tidak pernah berani mengungkapkan secara terang-terangan, karena takut jika mendapat penolakan, justru mempengaruhi hubungan kerja di antara mereka berdua.
Sayangnya Ella hanyalah gadis cupu yang tidak bisa bersikap biasa, di saat melihat bagaimana keadaan Ryan dan Elly yang sangat dekat seperti itu. Bahkan tadi dia juga sempat melihat bagaimana Ryan yang mengecup kening atasannya, dan Elly juga mengembangkan senyumnya dengan sangat cantik.
"Ahhh... meskipun namaku dengan nama nona Elly hampir sama, tapi nyatanya nasib kami berbeda sangat jauh sekali."
"Dia adalah Nona muda dari keluarga Sudiarto, pemilik perusahaan ST ini. Yang pastinya bisa mendapatkan apa saja yang dia inginkan, sedangkan Aku?"
"Aku harus berjuang sendiri untuk mempertahankan diri dari segala kekerasan dalam hidup ini. Jika bukan diriku sendiri, pada siapa lagi Aku akan menyandarkan diri?"
Ella menyadari keadaannya sendiri, sehingga dia berusaha untuk melupakan semua perasaannya yang tidak mungkin bisa terbalas. Dari pada terus menerus merasakan rasa sakit pada perasaannya, Ella mulai bekerja kembali ke meja kerjanya.
Dia bertekad untuk mencari kebahagiaannya sendiri suatu saat nanti.
__ADS_1