
Rofi yang baru saja sampai di rumah tiba tiba teringat sesuatu,bahwa apa yang baru saja di alaminya hari ini adalah seperti yang Rofi alami di kehidupan sebelumnya,Rofi tanpa sadar membiarkan takdirnya berjalan sesuai seperti di kehidupan sebelumnya, setelah mengingat itu Rofipun langsung duduk di ruangan keluarga dan berkata dalam hati
"tidak apa apa,kali ini aku akan membiarkan 1 takdir sesuai dengan di kehidupan sebelumnya, untuk kedepannya aku akan mengubah semua takdirku yang menyedihkan itu"(Rofi)
setelah itu Rofipun langsung kembali berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mandi.
Beberapa jam kemudian, adzan Maghrib pun sudah di kumandangkan dan Rofipun langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk berwudhu setelah berwudhu Rofi langsung masuk ke dalam kamar dan memakai sarungnya, setelah itu Rofipun langsung menggelar sajadahnya dan langsung melaksanakan sholat Maghrib, beberapa menit kemudian sholat Maghrib pun sudah selesai, setelah itu Rofipun langsung membaca dzikir setelah sholat, setelah itu Rofipun langsung melepaskan sarungnya dan melipat sarungnya berserta sajadahnya dan langsung menaruhnya di lemari.
Setelah itu Rofipun langsung duduk di ruangan keluarga dan menyalakan TV untuk menonton sesuatu yang ada di TV, beberapa menit kemudian terdengar suara notifikasi WA di hp Rofi, Rofipun langsung mengambil Hpnya yang sedang di charger di dalam kamar dan langsung membayar WAnya dan melihat siapa yang mengirimkan pesan kepadanya,dan yang mengirimkan pesan WA kepada Rofi adalah Dede,Dede mengirimkan link aplikasi pengedit Foto yaitu LR dan beberapa gambar tutorial untuk mengedit foto, Rofipun yang sedang melihat pesan Dede pun tidak bertanya apa yang di kirimkan oleh Dede, karena Rofi sudah tau aplikasi itu dan cara menggunakannya,dan setelah Rofipun langsung membalas pesannya
"makasih Ded"(Rofi)
"iya,sama sama,itu link download sama tutorial cara ngeditnya udah tak kirim ya"(Dede)
"iya Ded"(Rofi).
Beberapa jam kemudian,saat ini Rofi sedang tidur dan saat ini juga Rofi sedang bermimpi tentang masa lalunya di kehidupan sebelumnya bahwa saat Rofi setelah mendapatkan pesan dari Dede,Rofi iseng iseng ikut ngobrol di dalam grup WA SPC dan Rofi mengirimkan pesan ke grup WA itu dan bertanya
"halo semuanya, saya mau nanya, disini rata rata umurnya pada berapa ya?"(Rofi)
1 per 1 pun orang yang berada di dalam grup WA pun membalas pesannya Rofi dan menjawab
"14"
"15"
"16"
dan yang menjawab umurnya 16 tahun adalah yang paling banyak di dalam grup,dan setelah itu mereka pun balik bertanya kepada Rofi
"kami sendiri umurnya berapa?"
"17 tahun,hehehe"(Rofi)
"Oalah,tua ya,hahaha"(Dede)
__ADS_1
dan setelah itu ada yang membalas pesan Rofi juga dan menjawab
"aku juga sama,umurku 17 tahun"
setelah melihat pesan itu, Rofipun iseng-iseng melihat nama kontak orang tersebut dan ternyata namanya Fatimeh, Rofipun langsung menyimpan nomornya Fatime di kontaknya dan setelah itu Rofipun membalas pesan Fatimeh yang ada di dalam grup SPC
"tua,hahaha"(Rofi)
"lah kamu juga sama wlek"(Fatimeh)
dan setelah itu beberapa orang ikut membalas pesan Rofi dan Fatimeh
"sama sama tua jangan ribut woi"
"wah rame nih"
"oi guys,gimana kita panggil mereka om dam tante,karena mereka berdua yang paling tua di komunitas"
"ok ok, Setuju"
"Tante"
"aowkwowkwk"
setelah di ledekin begitu,Rofi tiba tiba menjadi tertarik kepada Fatimeh dan ingin menjadi lebih dekat dengan Fatimeh.
Beberapa hari kemudian, Rofipun mengirimkan pesan WA kepada Dede dan curhat dan bertanya gimana caranya dekat dengan seorang cewek
"Ded,mau cerita sih,kayaknya saya suka sama Fatimeh nih,hehehe"(Rofi)
"ciyeeeee,uhuy"(Dede)
"gimana ya caranya biar bisa Deket gitu?"(Rofi)
"ahh,itu mah gampang"(Dede)
__ADS_1
setelah itu Dede pun memberikan beberapa tips supaya bisa Deket dengan seorang cewek.
Beberapa hari kemudian,hari Minggu pun tiba untuk merayakan anniversary salah 1 komunitas fotografer yang ada di Cirebon,Rofi yang saat ini sudah akrab dengan Fatimeh walaupun hanya sebatas membalas chat WA, tetapi saat ingin bertemu langsung Rofi masih malu malu, dan saat ini Rofipun berangkat dari rumahnya ke tempat Dede berada karena Rofi dan beberapa anggota SPC lainnya ingin berangkat bareng, beberapa menit kemudian Rofi sudah sampai di tempat Dede berada dan semua orang pun telah berkumpul dan setelah itu mereka langsung berangkat ke tujuan yaitu BAT.
Beberapa menit kemudian,Rofi dan beberapa anggota SPC sudah sampai di BAT dan langsung memarkirkan motornya,dan Dede pun sedang berbincang bincang dengan beberapa temannya yang juga anggota SPC dan sedangkan Rofi hanya diam saja di motor karena Rofi orangnya pemalu,dan setelah itu Dede pun menghampiri Rofi dan berkata sambil tersenyum
"eh Rof,ayo sini kenalan, jangan sendirian aja"(Dede)
"oh,iya Ded"(Rofi)
Rofipun turun dari motor dan ikut bergabung dan mengobrol juga,dan tiba ada ada orang salah 1 dari mereka berkata pada Rofi
"oi om Rofi ya"sambil menunjuk ke arah Rofi sambil tersenyum
"anjay,di panggil om Donk"(Rofi)
"hahaha, kenalin om,nama saya Zaidan"(Zaidan")
"ok, salam kenal ya"(Rofi)
dan setelah itu Dede pun menyuruh mereka semua untuk bergabung di dalam kumpulan yang berada di BAT
Rofi yang saat ini sedang berjalan ke arah kumpulan dari beberapa anggota komunitas yang datang pun mencari Fatimeh,dan beberapa menit kemudian Fatimeh datang bersama temannya yang juga anggota SPC,dan kemudian Rofipun yang melihat Fatimeh datang pun berkata dalam hati
"wah, kalau di liat langsung orangnya emang cantik juga"(Rofi)
dan saat Rofi sedang melihat Fatimeh, Fatimeh pun memberikan senyuman kepada Rofi,dan Rofi yang melihat senyuman itu tersipu malu,dan setelah itu Fatimeh pun berjalan ke arah kumpulan para cewek dan Rofi ke kumpulan para cowok.
Saat sudah berada di dalam kumpulan mereka semua foto foto dengan anggota komunitasnya masing masing,dan setelah semua itu sudah selesai mereka semua pindah tempat ke dalam sebuah bangunan yang sudah tidak di pakai dan berkumpul disana dan setelah itu para fotografer diminta untuk memfoto mereka dan sebelum mereka di foto beberapa dari anggota komunitas ada yang menyalakan bom asap agar saat di foto terasa seperti memang anak komunitas fotografer,dan setelah itu fotografer pun beberapa kali memfoto mereka semua,dan setelah foto foto itu selesai mereka pun di minta kembali ke tempat berkumpul sebelumnya dan masing masing komunitas di beri beberapa kardus untuk meminta sumbangan bencana alam yang berada di luar kota kepada beberapa orang yang ada di jalan raya saat berhenti di lampu merah sampai acara itu selesai.
__ADS_1