Menikahi Gadis SMA

Menikahi Gadis SMA
Bandung Paris Van Java


__ADS_3

Hari demi hari telah berlalu, Aditia dan Lisa di sibukan dengan kegiatannya masing-masing. Lisa dengan ujian akhirnya, dan Aditia dengan beberapa urusan pentingnya yang tidak dapat dia tinggalkan.


Kesibukan dari pasangan suami istri ini dalam beberapa hari terakhir berjalan dengan sangat lancar, tanpa ada suatu hambatan yang berarti. Hingga tidak terasa, hari ini adalah hari terahir bagi Lisa mengerjakan soal ujian nya.


Di hari terakhir ini Lisa terlihat lebih santai dalam menghandapi soal-soal dalam kertas selembarannya, karna dia menguasai materi pada soal ujiannya, terlebih lagi hal yang membuat Lisa dapat lebih santai tentu saja karna dukungan dari Aditia suaminya.


Selain memberinya semangat, Aditia seringkali menjanjikan sebuah liburan kepada istrinya tersebut, kalau ujiannya telah selesai. Dan hari ini, Lisa tidak sabar untuk menagih janji untuk pergi liburan kepada suaminya itu.


Suasana di sekolah begitu sangat tenang sekali, tidak ada keriuhan dari setiap kelas yang ada. Semua siswa dan siswi kelas tiga fokus pada soal ujiannya masing-masing, yang menjadi penentu nilai dan usaha mereka semua selama tiga tahun ini. Sedangkan kelas satu dan kelas dua di liburkan selama masa ujian berlangsung.


Lisa menarik nafasnya dalam-dalam sambil menaruh pensilnya di samping kertas soal. Dia tersenyum, karna akhirnya setelah beberapa puluh menit akhirnya dia dapat mengisi semua soal ujiannya.


Setelah semuanya selesai dan kertas soal telah di kumpulkan di mdeja guru, kelas langsung di bubarkan dan semua siswa siswi di perbolehkan untuk langsung pulang.


Lisa mengambil ponselnya yang sedaritadi baru di pegang. Karna selama mengerjakan soal, semua ponsel di taruh di depan, di meja guru.


"Hallo... Om, Lisa udah selesai.." Ucap Lisa, melakukan panggilan pada Aditia, memberitahu bahwa dia telah selesai dan minta di jemput untuk pulang.


Setelah sambungan telpon terputus, Lisa yang sedang menunggu kedatangan suaminya di hampiri oleh sahabatnya Tania. Yang akan menemani dirinya menunggu Aditia datang, keduanya mengobrol di salahsatu warung kecil.


...***...


"Jo, Nathan. Kalian urus sisa hari ini. Kemungkinan saya tidak akan kembali ke kantor.. Karna ada urusan yang lebih penting." Tutur Aditia memberi perintah kepada Jo dan Nathan, kedua orang kepercayaannya.


Urusan yang lebih penting yang baru saja di katakan oleh Aditia kepada Jo dan Nathan tentu saja itu semua tentang Lisa. Beberapa hari berlalu dan hubungan keduanya semakin lengket membuat urusan apapun di kesampingkan oleh Aditia dan lebih mengutamakan istrinya.

__ADS_1


Seperti saat ini, Aditia sedang dalam perjalanan untuk menjemput istrinya di sekolah. Aditia menebak-nebak dalam pikirannya akan pergi berlibur kemana dia dan istrinya, karna Aditia tahu pasti Lisa akan menagih janji pergi berlibur padanya hari ini. Dan Aditia tidak sabar ingin mendengar dari istrinya itu akan pergi berlibur kemana kah mereka berdua.


...***...


Aditia kini telah sampai di area sekolahan istrinya. Mobil telah berhenti di tempat biasa dia menunggu istrinya tersebut, tapi dia sama sekali tidak dapat melihat dimana istrinya itu saat ini.


Terlihat banyak sekali siswa dan siswi yang lalu-lalang. Aditia tahu, mereka semua saat ini sedang merasa senang karna sekolahnya akan segera selesai, dan hal terberat dalam satu minggu terakhir kini telah mereka lewati.


Beberapa menit Aditia berada di dalam mobil, melihat ke sekeliling namun istrinya belum kunjung terlihat juga. Akhirnya Aditia turun sambil mencoba melakukan panggilan, untuk memberitahu Lisa bahwa dia telah berada di titik penjemputan dan saat ini sedang menunggunya.


"Tumben..." Gumam Aditia. Karna panggilan darinya tidak di jawab oleh Lisa.


Aditia mencoba menghubungi istrinya lagi untuk yang kedua kalinya. Belum sempat Aditia menekan tombol panggilan, tiba-tiba terlihat dari kejauhan Lisa tersenyum sambil berjalan menghampirinya, dengan seorang temannya.


"Oh iya tidak apa apa..." Jawab Aditia sambil tersenyum.


Ketiganya berdiri di depan mobil, dan seperti meminta penjelasan tentang siapa yang sedang bersama dengannya saat ini, Aditia menatap Lisa.


"Oh iya, kenalin om.. Ini Tania, teman aku. Dia ingin nebeng pulang bolehkan?" Lisa akhirnya memperkenalkan Tania kepada Aditia, setelah dia mengerti dengan tatapan dari suaminya tersebut.


Aditia mengangguk, tentu saja apa salahnya dan kenapa tidak boleh dia mengantarkan teman istrinya itu pulang.


...***...


Setelah mengantarkan Tania pulang, Aditia dan Lisa tidak langsung pulang ke rumah, karna waktu telah memasuki jam makan siang. Aditia mengajak Lisa untuk makan siang bersama di restoran, sekaligus untuk merayakan istrinya yang akan segera lulus dari sekolah.

__ADS_1


"Kita makan disini ya.." Aditia memarkirkan mobilnya di salahsatu restoran seafood ternama.


"Wahh, iya om iya! Lisa mau makan udang.." Lisa terlihat sangat antusias begitu mengetahui bahwa dia di bawa ke tempat makan seafood oleh suaminya tersebut.


Belakangan ini memang Lisa sering sekali menginginkan makanan seafood, dan dalam lima hari terakhir ini Lisa hampir setiap hari entah itu makan siang atau makan malam dia selalu menginginkan menu seafood.


Keduanya masuk kedalam restoran, dengan Lisa yang seragamnya di tutupi oleh jaket, karna pasti orang-orang yang melihat Aditia dan Lisa akan berfikir yang tidak-tidak tentang mereka berdua.


Dan untuk tempat makan yang saat ini mereka berdua kunjungi, Aditia dan Lisa dapat makan dengan tenang. Karna di sekitar tempat ini Aditia yakin tidak akan ada orang yang mengenali dirinya.


Setelah keduanya memesan makanan, Aditia mengucapkan selamat kepada istrinya karna trlah berhasil melewati masa-masa ujian nya.


Dan tidak lupa Aditia juga kembali menawarkan ingin pergi berlibur kemana istrinya itu.


"Pilihlah tempat yang ingin kamu kunjungi, saya jamin kita akan pergi kesana. Kapanpun kamu siap!" Tutur Aditia.


Lisa tersenyum menatap suaminya, memang selama dua hari terakhir ini dia telah mendapatkan tempat kemana dia ingin pergi berlibur. Dan Bandunglah yang akan menjadi tempat liburan Lisa.


"Aku ingin ke bandung om.. Disana pasti udaranya sejuk.. Nanti di Bandung kita keliling, mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada disana.. Gimana?" Ucap Lisa, mengungkapkan keinginannya untuk pergi berlibur ke kota Bandung.


Aditia mengangguk, dia tidak keberatan dan akan mewujudkan keinginan istrinya itu untuk pergi berlibur ke Bandung.


"Baiklah, nanti di rumah kita bicarakan kembali kapan waktunya kita akan berangkat.. Sekarang kita makan dulu yah.." Tutur Aditia, karna makanan mereka berdua telah tiba.


Lisa mengangguk, dengan perasaan bahagia dia melahap makan siangnya. Karna semakin merasa tidak sabar untuk pergi berlibur ke Bandung. Tempat yang telah di rekomendasikan oleh Tania sahabatnya beberapa hari yang lalu, di saat keduanya mengobrol.

__ADS_1


__ADS_2