
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Universitas xxxx.
Tiga mobil melaju dengan kencang.membelah gerbang dengan cepat,suara decitan rem terdengar nyaring begitu tiga mobil itu berhenti secara bersamaan.
Dengan style formal berbalut jas berwarna putih,Rendy keluar kali ini kaca mata hitam membalut mata tajam nya.
Di belakang nya,Mia yang menggendong baby Reyna juga turun.di ikuti oleh Andra dan juga bintang.
“alia!.”
bintang melambaikan tangan pada salah satu sahabat Aira, yaitu Alia.
dengan langkah cepat,Alia,Nana dan Nanda segera mendekat ke arah rombongan Rendy.
“bagaimana?kau sudah bilang pada kakek mu?.kami sudah menyewa pengacara.”tanya Rendy terburu-buru.
“sudah bang,kakek ku menunggu di ruang dosen.”jawab Alia.
“aku harus memberi mereka pelajaran.”ujar Rendy,mengepal kan kedua tangan nya karena kesal.
“mas,tenang...jangan gegabah.bisa-bisa bukan cuma mereka yang di penjara,tapi mas juga.”
Berperan sebagai istri yang baik.mia menggengam tangan Rendy,memberi kan elusan pelan.berusaha untuk menenangkan Rendy.
Rendy,kakak dari Rey memiliki sifat yang sebelas dua belas dengan adik nya.selalu tenang,tapi bisa meledak kapan pun dia mau.
“ayo!bang.”ajak alia.
“nana,Nanda sekarang kalian panggil Anita and the geng.pinta mereka untuk datang ke ruang dekan.”
Titah Andra pada Nana dan nanda yang berdiri tidak jauh dari mereka.dengan patuh kedua sahabat itu langsung berlalu pergi dari sana,menuju ke ruang kelas tempat Anita and the geng.
Tok.
Tok.
“permisi.”
Aditya si ketua BEM yang juga saingan rey yang sibuk berkutat dengan leptop segera menoleh.dahi nya berkerut melihat ada adik tingkat yang datang ke kelas mereka.
bukan nya itu kedua teman Aira ya?apa mereka sedang mencari keberadaan Rey?.tapi di mana Aira?.
tanpa di sadari oleh Aditya,ada sebuah rasa asing yang menelusup ke dalam kalbu di saat terus-menerus membayang kan wajah Aira yang sangat cantik sekarang.
“kalian cari siapa?eh tunggu dulu,dimana Aira?.”sapa Aditya.
“aira sedang di rumah sakit kak.”jawab Nanda berbasa-basi.
”dimana senior Anita dan kedua teman nya?.”tanya Nana ketus,menatap ke seluruh penjuru kelas,tapi tidak mendapati keberadaan Anita and the geng.
“mereka belum datang.”jawab Aditya.
“itu mereka!.”aditya menunjuk ke arah Anita and the geng.
“nana,tenang.kalau kau marah-marah,kita tidak akan bisa membawa mereka ke ruang dekan.”
Melihat Nana hendak maju.nanda lebih dulu menahan tangan nya, berharap bisa menahan sang sahabat.
“anita,mereka mencari mu.”panggil Aditya.
__ADS_1
“wah,hanya berdua?dimana angsa buruk rupa itu?.”sindir Anita begitu mendekat.
“senior,kalian di panggil ke ruang dekan.ada yang ingin bertemu dengan anda.”
Jawab nanda lirih.
Tidak mungkin kan ada yang mengetahui aku merundung si culun.oh tenang saja,si culun itu kan hanya orang miskin.sementara papa ku?dia orang yang cukup kaya.
Walaupun tadi sempat panik.anita langsung menetral kan rasa panik nya.setelah berfikir panjang,bahwa ayah nya juga orang kaya.
“aku tidak mau.”malas Anita.
Sret.
Aditya menahan tangan Anita,lalu menyeret nya ke ruang dekan.
“kalian juga ikut!.”
Nana dan anda langsung memegangi kedua tangan sahabat Anita untuk segera ikut ke ruang dekan.
RUANG DEKAN.
“lepas dit!akan ku adu kan kau pada papa ku!.”
Suara pekikan anita terdengar sampai ke dalam ruang dekan,membuat Rendy langsung menatap nya tajam.
“bang Rendy?.”
Melihat kedatangan rendy,Anita segera memperbaiki penampilan nya.terutama riasan nya yang sedikit berantakan.
Cih!kenapa dia terkesan menggoda suami ku.
Mia memandang sinis ke arah Anita.
Wajah ketiga nya langsung pias mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh dekan.
“tidak,itu bohong!.”
“untuk apa kami merundung nya, benar-benar tidak ada guna.”
“bohong itu benar-benar bohong,kalian tidak punya bukti.”
Sanggah ketiga nya.
Plak.
“karena mu,adik ku Rey harus kehilangan calon bayi nya bersama aira.aku akan membuat mu mendapat kan balasan setimpal.”
Bisik Rendy lirih,tepat di sebelah telinga Anita.
Apa?
Wajah Anita langsung pias.tidak menyangka,Aira si culun yang sangat ia benci adalah menantu keluarga binantara.dan lebih parah nya lagi, istri dari pria yang ia sukai.
“keluarga mu tidak ada apa-apa nya di bandingkan keluarga binantara.”bisik Rendy lagi.
“aku tidak melakukan apapun pada nya!.kau tidak percaya pada ku bang.”
Anita memberontak.
“aku akan memberitahu papa ku!kau salah kalau Abang berfikir keluarga ku tidak berpengaruh.”sinis Anita.
“mari kita bukti kan nanti.”
__ADS_1
Rendy menjauh dari Anita.
“aku akan membunuh mu!.”
Nana memberontak dari pegangan Nanda dan alia.mendekat ke arah Anita,lalu menjambak rambut perempuan itu.
“na!Nana sudah!.”nanda dan Alia langsung menahan tangan sahabat nya yang terus mencakar-cakar wajah Anita.
tok.
tok.
pintu di ketuk dengan kencang.
“permisi semua nya,saya Dito pengacara pribadi keluarga binantara.”
seseorang yang baru masuk langsung memperkenal kan diri nya.
***
Rumah sakit.
Rey terlelap dengan sangat nyenyak di sebelah brankar Aira.kepala nya bersandar di ranjang, jejak-jejak air mata masih terlihat di sana.
sebuah tangan mengusap lembut kepala Rey, membuat pria muda itu terusik dari tidur nya.
menegak kan tubuh,Rey menyipitkan mata nya melihat seseorang tersenyum manis ke arah nya.
“aira,kau sudah sadar?.”
“mas,Rey...aku takut hiks hiks.”
Aira langsung terisak kencang.merasakan rasa sakit di tubuh nya,di tambah rasa nyeri di perut nya.
“shut,kau aman sekarang,ada aku.mau ku panggil kan dokter?.”
tawar rey.sembari mengecup lembut dahi Aira yang sedang berbaring.
Aira menggeleng,masih terus terisak.sembari memeluk perut nya yang semakin nyeri.
“mas Rey,hiks hiks sakit.”isak Aira menahan sakit.
“ra,maaf.”gumam Rey berkali-kali.
Aira terus terisak kencang,bahkan memeluk erat perut nya yang terasa sangat nyeri.
“ku panggil kan dokter ya?sekarang tenang kan diri mu.”
Rey menekan nurse call,tidak lama dokter datang.memeriksa keadaan Aira,sembari menyuntik kan obat pereda nyeri.
“maaf,maaf kan aku karena tidak bisa menjaga mu dengan baik.”bisik Rey lirih.
“mas haus.”
“ini,biar ku bantu.”reu membantu Aira untuk meminum air putih.
“ada apa?kenapa perut ku terasa sangat sakit?.”
“cepat lah sembuh,aku akan segera memberitahu mu alasan nya.cepat lah sembuh,kakak ipar sudah menunggu kepulangan mu.”
jawab rey.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.
__ADS_1