
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Tiga hari berlalu.
Dengan izin dokter,Aira di perbolehkan oleh pulang masih dengan pantauan dokter yang harus rutin check up untuk memantau kondisi rahim nya.
Universitas.
“kau harus istirahat dengan baik,jangan keluar dari kelas jika tidak penting.”rey memberi peringatan pada Aira.
“aku baik-baik saja mas,bukti nya mas mengizinkan ku untuk kuliah.”aira menjawab santai.
“aku mengizinkan mu bukan karena kau sudah sehat,tapi kau yang memaksa.”rey menjawab kesal.
Bagaimana tidak kesal,baru pulang dari rumah sakit.aira lebih dulu merengek ingin ke kampus lagi.
“aku akan baik-baik saja mas.”
Aira menjawab santai.sembari turun dari mobil memasuki gerbang dengan langkah tertatih-tatih,mengingat jarak dari tempat Rey memarkirkan mobil dan gerbang cukup jauh supaya tidak ada orang-orang yang curiga dengan hubungan mereka.
Sret.
Aira hampir terjatuh untung dua buah tangan kekar langsung menahan lengan nya.
Kak Adit?.
“kau baik-baik saja?kalau belum sehat kenapa sekolah?.”adit menggerutu.
“ini hanya cidera biasa kak,jangan khawatir.”bohong Aira.
“cidera biasa apa nya?!kau sampai jalan tertatih-tatih seperti itu.”omel Adit.
“tunggu di sini!.”
Menduduk kan Aira di bangku yang ada tidak jauh dari gerbang.adit langsung berlari pergi ke kantin,tidak lama dia datang membawa sebotol air mineral dan juga satu kemasan roti rasa coklat.
“makan ini!kau terlihat kurus.”
“aku kan sakit,tidak ada orang sakit yang gemuk kak.”sahut Aira menggerutu.
“oh ya, bagaimana keadaan mu?aku tidak tau apa hubungan mu dengan keluarga binantara,tapi di lihat dari kepedulian Rendy binantara posisi mu pasti penting kan?.”
Aira terdiam,mengangguk kan kepala nya sembari mengunyah roti pemberian Adit.
Aku benar-benar lapar, sampai-sampai tadi aku lupa belum sarapan.
“anita dan teman-teman nya di d.o dari kampus,mereka masuk penjara.”
“aku sudah tau, kesalahan mereka juga sangat fatal.”jawab Aira sangat santai.
tapi kedua tangan Aira mencengkram botol air mineral dengan sangat erat.
__ADS_1
“bagaimana keadaaan mu?.aku sangat ingin menjenguk mu di rumah sakit,tapi teman-teman mu tidak tau di mana kau di rawat.”ujar Adit.
“teman-teman ku tidak pernah bilang?.”tanya Aira bingung.
mereka kan tau aku di rawat di rumah sakit mana,lalu kenapa mereka tidak bilang pada kak Adit.
Aira bertanya bingung.pada hal diri nya tidak tau, sahabat-sahabat nya sudah di bungkam oleh rey.dengan sogokan sepaket skin care dari brand milik nya.
“iya,tapi syukurlah.kau sudah baik-baik saja.”syukur Adit.
“oh iya,ku dengar dari anak-anak.pacar mu,eh maksud ku teman dekat mu itu depresi ya?bahkan sampai ingin di kirim ke rumah sakit jiwa.”
“siapa?.”
“alfa.”
***
rumah ini tidak berubah sama sekali.
Aira menghela nafas, menekan bel dengan pelan.
“aira,kau datang?. syukur lah,ayo cepat Alfa terus berteriak histeris!.”
Tante nindi yang kebetulan membuka pintu,langsung menggumam kan syukur.begitu melihat kedatangan Aira.
Aira melangkah pelan menuju ke dalam rumah,tepat di dekat kamar Alfa.
Alfa?.
Air mata mengalir begitu saja dari kedua mata Aira melihat keadaan Alfa yang mengenaskan.
Duduk di sudut ranjang,alfa hanya duduk dengan pandangan kosong.
“al,ini aku.”panggil Aira.
Aira memanggil lagi,mendekat lalu mengguncang kencang bahu Alfa.namun lagi dan lagi,reaksi nya tetap sama saja.
“ini hanya halusinasi ku saja.”alfa terkekeh.
“alfa!sadar kenapa kau seperti ini?.”aira mengguncang bahu Alfa kasar.
“a-aku...”
“alfa!!!.”
Aira kembali memekik keras melihat darah segar mengalir deras dari hidung Alfa.
brug.
Alfa jatuh tidak sadar kan diri.
“tolong!tolong!.”teriak Aira panik.
__ADS_1
“alfa?pa! tolong!!!”tante nindi memekik memanggil nama sang suami.
di bantu oleh tukang kebun, Alfa di bawa langsung ke rumah sakit.
RUMAH SAKIT.
Aira adalah orang yang datang terakhiran, karena perut nya cukup terasa sakit sekarang.
“om,tante.”panggil Aira.
“ada apa nak?.”tanya papa Alfa sendu.
“jangan paksa Alfa lagi,sejak kecil dia selalu tertekan karena semua hal yang banyak kalian tuntut.dia seperti ini, karena kalian.kalian yang menuntut banyak hal bahkan lebih dari yang Alfa bisa.”sinis aira ke arah Tante nindi.
“tante hanya mau melihat nya hidup dengan baik.”
“hidup baik macam apa?.hidup baik dengan meminta nya merenggut milik orang lain,jangan lupa Tante perusahaan yang di pimpin oleh bang Rendy adalah perusahaan keluarga binantara,yang dulu di beri kan kepada papa sebagai menantu tertua.dan sejak awal,Tante tidak berhak ikut campur atau pun berniat merebut nya.”
Aira bangkit dari duduk nya, setelah berujar pedas.
“tante hanya ingin Alfa mendapat kan hak nya!.”sanggah Tante nindi tidak suka.
“hak yang mana yang Tante maksud sekarang?.bukan nya hak Alfa bagi keluarga binantara,hanya bisa di anggap keluarga dan juga menjadi saudara.alfa atau pun Tante tidak memiliki hak di sana.”sahut Aira santai,tapi menusuk hati.
“kami punya hak yang setara dengan mama mertua mu!.”sinis Tante nindi.
“hak yang sama? hahahaha Tante pasti bercanda.”
Aira langsung tertawa cukup kencang.seperti sedang mengejek.
“bukan nya,di kasih makan oleh keluarga binantara,di sekolah kan itu adalah hak tante.jangan sama kan dengan mama mertua ku!.”
Aira berujar tidak suka.
“kami sama-sama putri keluarga binantara!.”
“no,keluarga binantara hanya punya satu putri yaitu mama mertua ku.sementara Tante?Tante hanya anak yang mereka angkat.untuk menuntut saja, Tante tidak berhak karena Tante di angkat tanpa berkas.bahkan dunia luar tidak tau keluarga binantara mengangkat seorang anak.”
pedas Aira.
“tante tau kan hak Tante?.aku datang hanya karena Alfa,selamat tinggal.”
Aira pamit undur diri.
sebagai sahabat Alfa,tentu aira tau latar belakang keluarga Alfa termasuk latar belakang Tante nindi.yang begitu haus akan kekuasaan dan kekayaan keluarga binantara,bahkan dia yang hanya berstatus anak angkat tanpa berkas-berkas resmi.
Karena itu sekalipun Tante nindi membawa hak atas keluarga binantara,pada akhir nya dia yang akan di permalukan.karena tidak ada berkas-berkas resmi pengangkatan nya sebagai anak.
Mas Rey?dia di sini?sedang apa?.poli kandungan?untuk apa?.
Aira tertegun melihat Rey berkeliaran di sekitar poli kandungan.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.
__ADS_1