
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“ini!kau bisa tidur di sini,ini ruang tamu.”
Revan membukakan sebuah pintu,yang terdapat di kamar tamu.begitu sang ibu memberi kan titah,bahwa aura dan suami nya akan menginap di sini.
“gorden nya pink.”rey tidak bisa menahan tawa nya lagi.
“terima kasih revan.”
“jika bukan karena permintaan ibu ku tentu saja aku tidak akan mau menerima kehadiran mu di dunia ini.”revan memotong perkataan Aira dengan cepat.
“selamat menikmati malam kalian berdua.”
“tunggu Revan,sebenar nya dimana ayah mu?aku tidak melihat nya.”
Aira menahan tangan Revan yang hendak berlalu pergi dari sana.
“honey,apa yang kau lakukan! lepaskan tangan nya.”sungut Rey tidak suka, melepas paksa tangan Aira.
“ya Allah mas.”aira meringis pelan.
“apa?berani sekali kau menyentuh tangan pria lain di hadapan ku?.apa kau lupa aku ini suami mu,kau hanya boleh memegang ku dan menyentuh tangan ku.”ultimatum tidak terbantahkan di beri kan oleh Rey.
“mas,bisa di bilang kami adalah saudara walaupun tiri.apa aku juga di larang untuk memegang tangan saudara ku sendiri?.”aira mulai mengoceh, karena Rey memberikan ultimatum yang aneh bagi nya.
“tidak,kau hanya boleh memegang tangan ku.sekarang,cepat pegang lah tangan ku sekarang!.”titah Rey.
“mas...”
“kenapa?kau tidak mau.baik lah,kalau begitu aku pergi dulu dari sini!.”
Rey berbalik untuk berlalu pergi dari sana,tapi Aira lebih dulu menahan tangan Rey,dan memeluk nya erat.
Rey tersenyum sangat tipis,ancaman adalah satu-satunya tak yang bisa di gunakan oleh rey untuk menekan Aira.
“kau mau lihat keadaaan nya?aku saja sudah jijik dengan nya.”jawab Revan kesal.
“mas, istirahatlah dulu di sini.mas besok kan harus bekerja, sekarang mas tidur dulu.aku akan ikut revan.”titah Aira.
Rey mengangguk,mengecup pelan dahi aira.tentu saja,sebagai seorang suami.ia tidak bisa membiar kan Aira pergi sendiri.
“van,aku titip istri ku jika sampai terjadi sesuatu pada nya aku tentu saja tidak akan membiarkan mu lolos.”
setelah kepergian Revan dan aura yang entah kemana,Rey langsung merebahkan tubuh nya di atas ranjang yang juga berwarna merah muda.
dert,dert.
__ADS_1
sebuah pesan masuk.
malam Rey,ini aku Dodit.aku hanya ingin menyampaikan pesan,besok kita harus berangkat ke pulau B.persiapkan segala hal,kau menjadi bintang tamu di sana.
“pekerjaan lagi,ku rasa aku baru pulang dan sekarang aku harus di hadap kan dengan banyak pekerjaan yang menumpuk.”gumam Rey pusing.
***
“di sini lah dia!.”
Revan mengajak aira untuk ke sebuah bangunan kecil yang terletak di belakang rumah.
tempat di mana,ayah dari Revan dan juga Aira berada.
“dia?kenapa kalian semua mengurung nya?.”tanya aira bingung.
“menurut mu?setelah ibu mu pergi.seperti ini lah keadaan papa,dia sering menghabiskan waktu nya dengan para wanita malam.sampai kami hampir bangkrut.karena itu aku mengurung nya di sini,supaya dia bebas berteriak sesuka hati.”
Aira hanya mengangguk mendengar penjelasan yang di beri kan oleh Revan.
“apa ini juga yang membuat mama mu sakit-sakitan?.”
“iya.”
***
Aira dan Rey turun untuk sarapan bersama Revan dan ibu nya Revan.untung nya Rendy membawa kan kedua nya pakaian,di tambah mama Rey yaitu nyonya binantara membawa-kan beberapa makanan ke mari.
“apa kabar mama mu ren?Tante sudah lama tidak melihat nya?.”
Tanya ibu Revan pada rendy.
“allhamdullilah,setelah mama ku berceraj dengan papa, hari-hari kami di penuhi dengan kebahagiaan.”jawab Rendy penuh binaran.
“kakak ipar!.”
Aira berhamburan ke dalam dekapan Mia yang sedang menggendong tubuh gembul baby Reyna.
“kau sangat cantik,aura pengantin lama terlihat baru.”ledek Mia.
“hai,baby mungil kau mau bersama aunty?.”tawar aira.
Menggeleng,seakan mengerti baby Reyna langsung mengulurkan tangan nya ke arah Rey.
“hai cantik,kau mau sama uncle ya?.”rey langsung menggendong tubuh baby Reyna.
“kalian sebaik nya cepat memiliki anak,supaya rumah tangga yang sedang kalian jalani terasa lengkap.”saran ibu Revan.
“tenang saja ibu mertua,aku dengan senang hati sedang melakukan nya.doakan yang terbaik saja.”tukas Rey penuh kebahagiaan.
__ADS_1
senyum sangat manis terukir di bibir Aira.
“bang,apa Abang sudah membawa pesanan ku?.”tanya Rey pada bang Rendy.
“hem,kau di sana selama berapa hari?.”tanya Rendy balik.
“hanya tiga hari,aku sudah menandatangani kontrak.jadi aku tidak bisa meninggal kan nya begitu saja.”jawab Rey.
“mas mau kemana?apa nya yang hanya tiga hari?.”
Aira yang sibuk mengambil kan makan untuk Rey langsung menyahut.tatapan mata nya berubah sangat tajam,sama persis seperti elang yang akan memangsa makan nya.
Rey lupa,bahkan sangat lupa.ia lupa belum memberitahu aira, karena semalam saat Aira kembali Rey sudah terlelap sangat nyenyak.
“i-itu...”
tak.
“aku bertanya mas,kenapa kau harus gugup?!.”aira menusuk sebuah apel dengan pisau yang sangat tajam.
glek.
Rey menelan Saliva nya susah.
“a-aku lupa bilang pada mu.aku hari ini akan terbang ke pulau B, selama tiga hari.”jawab Rey gugup.
“oh, hati-hati.jika mas sampai pulang dengan tangan kosong,aku pasti akan membunuh mu.”ancam Aira.
semua orang yang sedang ada di sana,langsung terkekeh sangat kencang.perdebatan antara Aira dan juga Rey menghiasi pagi hari yang penuh kebahagiaan.
“aira,jika kau kesepian di rumah datang lah ke sini.”ujar ibu Revan.
“aku memang meminta kalian untuk menjaga Aira selama tiga hari,sebelum aku kembali.keluarga binantara,sedang tidak stabil.banyak orang yang sedang mengincar aira.”
Rey meminta tolong.
“tentu saja,selama tidak ada orang yang tau Aira tinggal di sini.semua akan baik-baik.”jawab ibu Revan tenang.
“besok,aku akan segera membawa makanan dan juga pakaian mu aira.supaya kau bisa hidup dengan tenang selama beberapa hari.aku juga akan sering berkunjung.”usul Mia penuh kebahagiaan.
“wah,akhir nya rumah kita yang dulu sepi seperti kuburan sekarang akan ramai dengan kedatangan banyak orang.”
Revan menjawab penuh kebahagiaan.
“aku senang bisa menemukan keluarga baru yang baik seperti kalian.aku menemukan orang-orang yang menyayangi ku,aku benar-benar bahagia.”
Aira tersenyum penuh keharuan,menatap satu-persatu orang yang ada di sana.
# Like, komen and vote ya reader kesayangan author bidadari ayah
__ADS_1