
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“aku masih orang asing di mata mu,sampai kau tidak mempercayai ku.sebaik nya mulai detik ini,kita saling memiliki privacy masing-masing dan jangan ada yang mencampuri nya.”
Ujar Aira tenang,berbalik pergi.menyetop sebuah taksi,Aira berlalu pergi meninggalkan Rey yang terpaku di tempat nya.
Memejam kan mata pelan,Rey meninggal kan rumah sakit secepat mungkin.ia tidak bisa melanjutkan pembahasan ini dengan Aira, karena posisi kedua nya masih sama-sama menyimpan amarah.
“aira?!!!!!.”
Bibi?.
Aira yang berjalan-jalan di taman, terbelalak kaget mendengar seseorang memanggil nya.
“bibi.”gumam nya kaget.
“kau?!apa setelah menjadi menantu keluarga kaya kau melupakan bibi mu ini?!.”bibi mencengkram tangan ayara dengan erat.
“apa maksud bibi?!.”tanya Aira panik.
“dasar keponakan tidak tau di untung!!!.”maki bibi.
“lepas!.”memberontak.
“tidak,sebelum kau memberi kan bibi uang!.”tagih bibi marah.
“uang apa sih bi?!.”
Aira berteriak tidak suka.bibi nya datang lalu menagih uang yang Aira sendiri tidak faham uang apa dan uang yang mana yang di maksud oleh sang bibi.
“beri kan aku uang!.”
“tidak,aku tidak sudi memberi mu uang untuk berjudi!.”tepis Aira kasar.
“kau!.”
“diam!aku tidak punya keluarga,aku yatim-piatu yang besar di panti asuhan.jangan gila dan mengaku-ngaku aku adalah keponakan ku, karena aku yatim piatu!.”
Aira berteriak penuh amarah.perdebatan dengan Rey saja sudah benar-benar membuat nya gila,lalu sekarang?bibi nya datang entah dari mana dan menagih uang.yang benar saja,dapat dari mana Aira uang.
“kau berani meneriaki ku?!.”pekik bibi penuh amarah.
“ya!jangan kan meneriaki mu,aku bisa mempermalukan mu di depan umum.”jawab aira santai.
**
“kok kalian pulang nya sendiri-sendiri?biasa nya bareng?.”
mama yang sedang duduk di ruang tamu, mengeryit heran.karena Rey dan Aira pulang tidak bersama-sama, sangat jauh dari kebiasaan kedua nya.
__ADS_1
“aira mampir dulu ke cafe ma.”bohong Aira.
“duduk dulu!”titah mama.
Rey dan Aira duduk berhadap-hadapan,saling mengulas senyum tipis seakan hubungan kedua nya baik-baik saja.pada hal ada badai hebat yang menghantam rumah tangga nya.
“rey,besok bisa ikut ke perusahaan?.”tanya mama to the points.
“aku memang selalu ke perusahaan milik ku,setiap pulang kuliah.”jawab Rey bingung.
“perusahaan milik keluarga binantara, Rey sayang.bukan perusahaan pribadi mu."jawab mama jengkel.
“kan ada bang Rendy.”sahut Rey tidak suka.
“memang nya ada apa ma?.biasa nya,mama dan bang Rendy bisa menghandle nya?.”tanya Aira.
“besok,akan ada rapat pemilik saham.papa mu ingin mengambil alih perusahaan.”
“lalu?apa masalah nya?papa kan cuma punya saham 5%.itu tidak sepadan dengan saham milik kita?.”
mama menggeram kesal.karena putra bungsu nya ini sangat Lola as loading lambat.
“masalah nya papa mu tidak berdiri sendiri,dia menghasut para pemilik saham lain.apa kita harus diam saja?.”mama mulai frustasi.
“ma...”panggil Aira lirih.
“ada apa menantu kesayangan mama?.”
bisa jadi,nindi kau benar-benar tidak berubah.selalu saja ambisius dengan harta ini.
batin mama miris.
“kau benar Aira.”jawab mama.
“rey, bagaimana apa kau bisa datang besok?."mama beralih pada Rey.
“aku ada mata kuliah ma,aku sudah lama bolos.”tolak Rey mentah-mentah.
“rey,hanya besok.”pinta mama.
“aku sudah lama membolos karena harus menjaga Aira,ma.aku tidak bisa bolos lagi.”
“oh jadi mas bilang itu salah ku?.”
Aira yang memang sedang emosi, langsung terpancing.
“apa maksud mu?siapa bilang aku menyalah kan mu hah?!.aku hanya bilang aku bolos karena kau.”debat Rey tidak suka.
“tapi tetap saja,mas seakan-akan, memojok kan ku.yang benar saja!.”sungut Aira.
“sebenar nya apa mau mu sih?!.”kesal Rey.
__ADS_1
“sudah! cukup.ra, bagaimana keadaan Alfa?dia baik-baik saja?.mama dengar kau baru menemui nya?.”tanpa sadar,mama memperkeruh keadaan.
Alfa?Aira dari tempat Alfa?.
Rey shock.
“alfa masih sangat depresi mah,dia tadi masuk rumah sakit.”aira menunduk sedih.
“kau pergi menemui mantan kekasih mu itu tanpa meminta izin pada ku?. yang benar saja Aira!aku ini suami mu.seharus nya kau izin dengan ku.”bentak Rey.
“memang nya mas juga izin dengan ku?tidak bukan.”sahut Aira enteng.
Rey yang tadi berusaha untuk tenang, langsung terpancing dengan sikap Aira yang seakan menentang nya di hadapan mama.
“kau benar-benar!apa sebenc itu kau pada ku?!.”
“mas,aku hanya lupa memberitahu mu.untuk apa mas besar-besar kan masalah ini sih?!.”jawab Aira tidak suka.
“kalau dia hanya orang biasa atau sahabat mu,aku tidak peduli sama sekali.tapi ini mantan mu,dan diam-diam kau bertemu dengan nya tanpa izin dari suami mu?!!!.”bentak Rey lebih nyaring.
“mas butuh kaca?.”sindir Aira.
“aira!!!”
“apa mas?.”
“apa ini sikap sopan dan santun mu kepada ku?suami ku sendiri?.”tanya Rey.
Aira menghela nafas,tidak.sekarang,dia tidak bisa diam dengan segala tuduhan yang di beri kan Rey pada nya barusan.harga diri nya melarang.
“bukan nya pada akhir nya kita hanya orang asing?.”sindir aira.
“aira!!,ibu yang ku benci dari mu.kau tidak pernah percaya pada ku,kau anggap apa aku selama ini?.”
“mas yang tidak pernah percaya pada ku!.”sahut Aira tidak terima.
“ohhh,ternyata setelah bertemu Alfa kau baru sadar cinta mu masih sangat besar pada nya ya?.”sindir Rey.
“mas Rey?!!!!!!.”
Aira memekik kesal.
bagaimana bisa seorang suami sebaik Rey meragukan kesetiaan istri nya.rasa nya Aira sudah lelah, lelah karena Rey tidak pernah percaya pada nya.
“sudah berapa kali ku bilang?!Alfa hanya sahabat ku!.”
“hah.”rey menyeringai sinis.
“cukup!!!apa kalian tidak malu!!! perdebatan kalian di lihat oleh mama,apa kalian masih kekanak-kanakan?.kalian sudah dewasa,bukan orang asing lagi!!!.”pekik mama kesal karena Rey dan Aira berani berdebat di hadapan nya.
Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.
__ADS_1