
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pulau B.
Aira masih asyik menonton tv dalam pangkuan Rey, sementara Rey sibuk memejamkan mata nya.hari ini mereka benar-benar lelah,tapi besok kedua nya harus pulang ke Jakarta.
“mas.”panggil Aira.
“hem.”sahut Rey.
“aku pasti akan merindukan masa-masa ini.”aira menelusup kan kepala nya di perut rata Rey.
Rey menghela nafas, mengulas senyum sangat manis.kebahagiaan terselip dalam hati nya, menikmati detik demi detik bersama dengan aira yang mungkin akan sulit terulang lagi.karena kesibukan Rey nanti.
“aku juga,maaf mungkin karena aku sibuk kita akan jarang bersama.”sesal Rey.
Aira berusaha untuk duduk, bersandar di bahu bidang milik Rey, senyum sangat tipis terlihat di bibir Aira.
”aku sudah mempersiapkan diri dengan hari-hari mu yang mungkin sibuk,mas.”jawab Aira berusaha sesantai mungkin.
“kau bohong baby,aku tau kau belum siap kehilangan hari-hari bahagia kita kan?.”
Rey menggengam tangan Aira,tanpa di beri tau pun.dia sadar satu hal Aira istri nya,wanita yang selalu ingin diperhatikan.
Tapi,Rey juga punya banyak tanggung jawab lain.promosi produk skincare,belum lagi kampanye merek-merek yang mendapuk nya sebagai brand ambassador.
“kalau kita sama-sama memiliki banyak waktu luang,aku pasti akan mengajak mu.”
“tidak perlu mas,aku hanya akan menggangu mu.”aira menolak.
“andai, memperkenalkan mu para publik bisa membuat mu nyaman dan aman aku pasti akan melakukan nya ra.”lirih Rey.
“mas,sekarang fokus ku hanya satu,bawa aku bertemu keluarga ayah ku.aku akan sangat berterima kasih pada mu.”
“aku mencintai mu.”rey berhamburan memeluk tubuh aira,dengan sangat erat.
“aku lebih mencintai mu,mas.”aira membalas dekapan Rey semakin erat.
***
“wah-wah,kalian semakin bucin saja?.”
Rendy yang mendapat tugas untuk menjemput Rey dan Aira di bandara langsung meledek pasangan muda yang semakin mesra ini.
“tentu saja,tiga hari cukup untuk kami mengenal satu sama lain.”jawab Rey tanpa beban.
“bang,Abang sudah menemukan nya?.”
__ADS_1
Aira hendak maju mendekat ke arah bang Rendy,tapi bagian belakang kemeja nya lebih dulu di tarik oleh Rey agar tidak menjauh dari nya.
“tentu saja,bagi orang-orang kaya itu adalah hal yang mudah.”
“terima kasih bang.”ucap Aira bahagia.
“kapan kalian akan menemui nya?Alfa siap mengantar.”tawar Rendy.
Alfa?what kenapa Abang bawa-bawa laki-laki kurang ajar itu lagi sih?.
Mata Rey terbelalak begitu Abang nya menyabut satu nama yang benar-benar membuat Rey jengkel.
Walaupun Alfa adalah sahabat masa kecil Aira, yang tau segala sesuatu tentang aira.tetap saja fakta itu sulit di terima Rey sebagai laki-laki.
“sekarang!.”
“ra-sayang!yang benar saja.kita baru sampai di Jakarta,dan kau sudah mau pergi saja.”rey melayangkan protes.
“mas,aku sangat ingin menemui mereka.”pinta Aira.
“rey, perempuan adalah mahluk paling egois,bukan nya sudah Abang bilang.mengalah adalah satu-satunya pilihan.”rendy menepuk bahu Rey pelan.
“alfa sudah menduga nya,dia menunggu kita di parkiran.”
Aira mengangguk,meninggal kan koper nya begitu saja lalu berjalan dengan langkah cepat menuju parkiran bandara,tempat Alfa sedang menunggu.
“alfa!.”
Alfa yang bersandar di mobil,menoleh mengulas senyum lebar.
“apa kabar?.”sapa Alfa.
“kau!.”
Aira tidak menjawab sapaan Alfa.ia langsung melayang kan tinju di beberapa bagian tubuh pemuda di depan nya.
“kau mau bunuh diri kan? silahkan saja!aku akan membantu mu lompat dari gedung.”kesal Aira.
“sudah hentikan,suami ku cemburu.”
Aira baru menarik tangan nya,menatap ke arah Rey yang sudah memasang tampang kesal.
“ayo!aku berharap kau kuat kan hati mu,aira.kau perempuan kuat dan juga hebat,yang pernah ku kenal dulu.”
“apa yang harus membuat ku kuat?.”tanya Aira bergetar.
Pada nyata nya,aku tetap tidak bisa melihat mu bersedih.
Alfa mengepal kan kedua tangan nya,menahan diri untuk tidak memeluk Aira sekarang.
__ADS_1
“baby, tenangkan diri mu.kita akan segera mengetahui nya,aku di sisi mu.”ujar Rey tenang.
“mas?.”panggil Aira linglung.
“tolong buka kan pintu mobil nya,Alfa!.”titah Rey.
Selama perjalanan,Aira yang tadi nya bersemangat untuk bertemu dan meminta maaf pada keluarga nya mendadak terdiam.dia hanya diam membisu,dalam dekapan hangat Rey yang terus memberikan Aira support.
Sebenar nya apa yang sedang kalian sembunyikan dari ku?.
Aira memandang sendu ke arah tiga pria di hadapan nya.yang satu kakak ipar,satu nya lagi sahabat masa kecil nya dan yang paling penting,adalah suami nya.
Tidak membutuhkan waktu lama mobil keluarga binantara sudah sampai di sebuah rumah yang lumayan mewah di depan panti asuhan.
“kau ingat rumah ini kan?dulu kau sering memandangi nya sembari menangis.”tanya Alfa.
“sangat,rumah penuh penyesalan.”gumam Aira lirih.
“kenapa sesepi ini?.”tanya Aira bingung.
“kau akan tau nanti baby,sekarang ayo masuk!.”ajak Rey.
setelah beberapa kali menekan bel,pintu di buka oleh seorang pembantu yang tanpa bertanya langsung mempersilahkan nya untuk masuk.
astagfirullah.
Aira langsung luruh di lantai.
“sayang.”rey mendekap bahu Aira.
“apa maksud nya semua ini?ini rumah istri ayah,kenapa hanya foto ibu ku yang di pajang?.”
tanya Aira,menunjuk ke arah banyak foto yang terpajang di sini.hanya ada foto simpanan ayah Aira yang tidak kain ibu kandung nya, beserta beberapa foto Aira.
“ini tidak benar,mas.bagaimana perasaan istri ayah? seharus nya ini tidak terjadi,dia yang paling berhak di rumah ini?.”isak Aira.
“karena ini lah kenyataan nya Aira,selama ini rumah ini hidup dalan bayang-bayang ibu mu.nyonya rumah yang seharus nya menjadi bintang utama,harus tersingkir kan karena ibu mu.”jelas Alfa.
“aku benci ini!aku juga seorang istri!kenapa ibu ku bodoh!sudah wanita simpanan dia juga menghancur kan kebahagiaan wanita lain!.”
aira mulai hilang kendali, dengan lincah ia mencopot semua foto ibu nya yang ada.lalu membanting nya ke lantai,sampai pecah.
“aku benci wanita simpanan!!!.”pekik Aira.
“baby, tenangkan diri mu.”rey langsung mendekap tubuh Aira.
“aku benci wanita simpanan seperti nya,apa dia tidak takut anak nya kena karma?.”aira mulai terisak.
# Like, komen and vote ya reader kesayangan author bidadari ayah.
__ADS_1