
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“cukup!!!apa kalian tidak malu!!! perdebatan kalian di lihat oleh mama,apa kalian masih kekanak-kanakan?.kalian sudah dewasa,bukan orang asing lagi!!!.”
Aira dan juga Rey langsung duduk di tempat mereka masing-masing begitu mendengar bentakan mama.
“mama tidak tau masalah kalian,dan mama juga tidak berhak ikut campur.”mama menghela nafas sejenak.
“aira,mama tidak menyukai sikap mu ini.satu langkah saja perempuan pergi dari rumah saja haram bagi nya kalau tidak mendapat kan izin dari suami.dan kau?kau bertemu mantan mu tanpa izin suami mu?.di mana adab mu?apa kau tidak tau diri!.”mama membentak.
Aira menunduk kan kepala nya,tanpa di beri tau oleh siapapun.tentu Aira sadar,diri nya salah di sini.
“dan kau Rey!.apa kau fikir hanya suami yang berhak tau kemana istri nya pergi?.tidak Rey,istri juga punya hak untuk tau suami nya pergi kemana.terutama saat sang suami pergi bertemu perempuan lain.”
Rey mengangguk patuh.
“mams tidak mau kalian bertengkar lagi,sudah cukup rumah tangga mama san papa yang hancur, jangan kalian.”
Mama beranjak dari duduk nya.
Pagi hari.
“mau pakai yang mana mas?.”aira yang sibuk memilah stelan jas untuk Rey,bertanya.
“biru muda,biar aku terlihat lebih muda.”canda Rey.
“oke.”
Aira mengangguk kan kepala nya pelan,mengulur kan stelan berwarna biru muda untuk rey.di ikuti sebuah dasi berwarna senada.
“hufhhh...”
“ada apa?.”aira bertanya karena mendengar helaan nafas kasar dari Rey.
“aku malas datang.”jawab Rey sembari mengancing kan jas nya.
“apa karena mbak Valerina?.”sinis Aira.
cup.
“oh yang benar saja,aku hanya milik mu baby.”gombal Rey.
“lalu kenapa?mas kan kuliah di jurusan bisnis,lalu kenapa mas malas?.”
Aira menggenggam kedua tangan rey,mengusap nya lembut seperti memberi kan ketenangan kepada sang suami.
“aku tidak mau bertemu rena.”
“oh,hanya itu.”acuh aira.
“mas harus tetap semangat ya?berjuang jangan biarkan mas Rendy berjuang sendiri.”
__ADS_1
BINANTARA GROUP.
“untung saja,kau ikut dengan ku.”
Rey mengecup pelan bibir Aira,membuat istri dari Rey itu melebar kan senyum nya.
Niat hati tidak ingin ikut.aira terpaksa ikut, karena semua keluarga inti binantara termasuk Rena,Alena dan baby Reyna datang.
“wah-wah,bang Rendy persis seperti hot Daddy.”ledek Aira.
“cih!begitu saja kau sudah heboh.”
Rey menyindir tidak suka.
“kalian benar-benar pasangan memalukan.”
Aira menoleh,menatap tajam ke arah Alena yang dengan berani menyindir nya secara terang-terangan.
“jangan salah adik ipar, walaupun kami pasangan memalukan.setidak nya,kami juga termasuk pemilik saham.”sahut Aira santai.
“kau!!!.”
“alena diam!jangan ikut campur."titah bang Rendy.
“bagaimana bisa aku tidak ikut campur?.dia menghina ku,saham itu milik Rey bukan milik mu.”alena semakin marah-marah.
“setidak nya,itu bisa di bilang milik kami.tidak seperti mu,kau tidak punya sepeserpun saham di sini!.”
Bang Rendy dan Mia menahan tawa mereka.mendengar kata-kata pamungkas yang di beri kan Aira pada Alena.
Memang di antara anak-anak keluarga binantara,hanya Alena lah yang tidak mendapat kan sepeser pun saham.
“ma,kenapa aku tidak mendapat saham?.”kesal Alena.
“untuk apa mama memberi mu saham?,kuliah jurusan bisnis saja 6 tahun tidak lulus lulus.”hina mama.
“belajar yang benar,baru membahas saham.”
Rey yang jahil, ikut-ikutan.
“ayo masuk!semua orang sudah menunggu!.”
sembari menggendong tubuh gembul baby Reyna,Rendy dan keluarga inti binantara melangkah masuk.
“selamat pagi bu,pak.”para karyawan langsung membungkuk hormat melihat kehadiran keluarga binantara.
dengan pakaian senada berwarna biru muda, keluarga binantara berdiri menyambut kedatangan para pemilik saham.
“saya tidak menyangka anda akan hadir di sini,pak Rey.”
Rey yang sibuk menggoda Aira, langsung menoleh.seorang pria paruh baya,berdiri menyapa nya.
“ah iya,senang bertemu dengan anda.”jawab Rey sopan.
__ADS_1
“dia istri anda?.”tanya nya sembari melirik ke arah Aira.
“iya,dia istri saya.niat saya ingin menyembunyikan nya dari publik,tapi dia mau ikut.”
“aira.”
Aira memperkenalkan diri nya.raut wajah cantik di tambah mata yang indah tanpa di balik kaca mata,membuat sosok Aira terlihat menawan.
“papa anda mulai beraksi pak Rey, sekarang dukungan nya adalah bibi mu.nyonya nindi,menjadi penyokong papa mu.”
“itu hak nya untuk melawan kami,dan hak ku juga untuk melawan nya balik.”jawab Rey mantap.
“mas,itu papa sama mbak Rena.”bisik Aira lirih.
“wah,aku tidak menyangka kakak ipar benar-benar hebat.lihat wajah Rena sampai di perban sana-sini.”
puji Rey pada Mia yang langsung tersenyum puas.
“kau siap berperang melawan ku?pada hal kau hanya ibu rumah tangga biasa.apa kau fikir kau mampu melawan orang yang telah memimpin perusahaan ini selama 30 tahun lebih?.”sinis papa pada mama yang hanya mampu menatap nya datar.
“papa,oh maaf papa mertua maksud ku.orang yang memimpin perusahaan ini akan tetap ialah pada orang yang memiliki.mama pemilik perusahaan yang bisa memecat papa kapan saja,tapi tidak sebalik nya.”
melihat mama mertua nya terdiam.Aira langsung buka suara.
wah-wah,istri ku memang the best.
puji Rey dalam hati.
“jangan berkata seperti itu pada suami ku,pembantu!.”maki Rena.
“aku takut.”ejek Aira.
“rena sudah lah!.”
Rena berhenti,bukan karena perkataan sang suami.tapi karena,melihat Mia mulai mendekat dengan wajah yang sangat menyeram kan.
“rey,apa kabar?.”sapa Rena lembut.
“ah tentu aku baik-baik saja,istri ku menjaga ku dengan sangat baik.”jawab Rey santai.
“papa,sejak kehadiran perempuan ini.papa berubah, karena itu saat ini aku bukan berhadapan dengan papa ku, tetapi dengan orang asing yang berniat mengambil alih milik keluarga ku.”
Rendy menatap tajam ke arah papa nya,berujar santai namun sarat akan luka.
“dan untuk mu mama tiri,semoga Allah segera membalas mu.”sumpah Rendy.
“kakak tenang saja,Allah akan membalas nya nanti melalui tangan ku ataupun tangan orang lain.”sahut Rey.
“jangan lupa Rey aku adalah sahabat mu.”timpal Rena.
“sahabat?ah maaf aku tidak tau.yang ku tau,kau hanya lah perempuan kurang ajar yang telah merenggut kebahagiaan keluarga kecil ku.”
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.
__ADS_1