MENIKAHI PEMBANTU CULUN.

MENIKAHI PEMBANTU CULUN.
kau pasti bisa.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Sesuai perjanjian dengan Aira,hari ini Rey harus terbang ke pulau K.


“aira my baby honey!.”


Aira menoleh,mata nya tertegun melihat siapa yang sedang berlarian penuh keriangan ke arah nya.


“aira,aku benar-benar merindukan mu.”


Alia hendak berhamburan ke arah Aira,lalu menabrak kan tubuh nya ke tubuh sang sahabat.tapi kalah cepat dengan tangan seseorang yang menarik lengan nya.


“apa selama sembilan bulan di Singapura,kau lupa sahabat mu itu sedang hamil?.”gerutu Devan.


“alia,apa kabar?.lama tidak bertemu ternyata kau makin cantik saja?.”sapa Aira.


“aku?mana ada.lihat ku rasa wajah ku mulai kerutan!Devan benar-benar mengurungku di apartemen,aku tidak boleh bertemu teman laki-laki ku.pada hal kan mayoritas orang-orang di sana tampan-tampan.”keluh Alia.


“kau sudah menjaga nya dengan baik devan.”


“ya mau bagaimana lagi.di sana hanya ada aku yang bisa menjaga Alia,kau tau sendiri kan bagaimana dia?.dia banyak berubah,sekarang lebih sering bergaul dengan laki-laki.aku takut dia terpengaruh pergaulan bebas.”


Jawab Devan santai.selama berada di Singapura,Devan bagaikan seorang cctv yang harus mengawasi Alia selama 24 jam.mengikuti nya, karena pergaulan di sana benar-benar bebas.di tambah hanya dia yang di beri tanggung jawab untuk menjaga Alia.


“terima kasih sudah datang,ayo masuk ke dalam!.”ajak Aira.


Beberapa makanan memang di siap kan untuk menyambut kedatangan Alia di kediaman binantara.


Begitu masuk,Alia langsung berlari menghilang dari sana.lebih tepat nya, mendekat ke arah Mia yang sibuk membantu baby Reyna belajar berjalan.


“wah, keponakan aunty!.”alia langsung berhamburan mendekap erat tubuh baby Reyna.


“kau semakin gendut saja,kak aku bawa ke depan ya!.”


Tanpa menunggu lebih dulu Mia mengangguk atau memberi kan jawaban,Alia lebih dulu menggendong tubuh gembul baby Reyna untuk keluar.sekedar memamerkan nya pada Devan.


“pasti sulit kan kau berjalan-jalan dengan perut buncit seperti itu?.”tanya Devan penasaran.


“ini sudah kodrat nya perempuan Devan,semua perempuan pasti sangat mendambakan memiliki perut buncit seperti ku.”


“aku tidak yakin, apa Alia akan baik-baik saja jika berperut buncit seperti nya?.”


“kau bilang apa!perut ku rata ya!setiap hari aku rajin diet sekarang!.”seru Alia tidak terima.

__ADS_1


“ra,aku tidak melihat senior rey.di mana dia?.dia tidak berpergian jauh kan pada hal istri nya sekarang sedang hamil besar?.”tanya Alia penasaran.


suami macam apa itu.devan yang bukan suami ku sana selalu menjadi ekor ku.tapi ini? bagaimana bisa senior yang baik hati dan tidak sombong sepeda nya meninggal kan Aira sendiri.


Gerutu Alia dalam hati.


“dia sedang ada pekerjaan di luar kota.aku tidak bisa bilang apa-apa,mas Rey sudah menemani ku selama sembilan bulan semenjak aku hamil.jadi aku tidak masalah sama sekali, kepergian mas Rey yang hanya beberapa hari tidak lah penting bagi ku.”aira menjawab santai.


“kau terlalu santai.”desis Alia tidak suka.


“kau akan merasakan apa yang ku rasa kan saat kau menikah lalu hamil,kau pasti akan sangat bahagia.”ujar Aira penuh kebahagiaan.


“kau sangat suka ini!.”tanya Alia,mengamati baby Reyna yang terus berceloteh panjang lebar dengan bahasa planet.


“nona aira!ada paket untuk anda!.”


Alia,Devan dan juga Aira yang mendengar langsung menoleh secara bersamaan.kerutan di dahi masing-masing tidak hilang begitu saja, melihat Aira yang sedang hamil besar Devan berinisiatif untuk mengambil kan nya.


“terima kasih mas!.”


“apa ini?.”


Aira yang penasaran,mulai membongkar nya.beberapa lembar foto terlihat di sana yang langsung membuat Aira membeku di tempat.


Foto ini?tidak mungkin kan...


“astagfirullah Ara,kau kenapa?.”alia auto panik melihat ketuban Aira pecah.


“ada apa?.”mia yang berada di dapur langsung berhamburan keluar.


“innalilahi!ketuban nya pecah!.”pekik Mia histeris.


“kita harus bagaimana sekarang?.”tanya Alia panik.


“suruh sopir untuk menyiapkan mobil,biar aku yang menggendong nya!.”


Devan mengambil alih,menggendong tubuh bumil gempal satu itu.sementara Mia mulai berteriak memanggil sopir untuk menyiapkan mobil.


Rumah sakit.


“suster!tolong kakak saya mau melahirkan!.”pekik Devan.


“baringkan di brankar mas,suster panggil dokter Sinta!bilang pasien nya akan melahirkan.dan yang lain nya,siapkan ruang Operasi!.”titah dokter yang baru datang.


Kenapa lambat sekali?.

__ADS_1


Karena brankar yang berjalan lambat,Devan terpaksa ikut mendorong nya.


“apa tidak ada suami nya di sini?.”tanya dokter spesialis kandungan.


“dimana Rey?.”dokter Sinta ikut bertanya.


“sedang terbang ke pulau K dok, handphone nya tidak bisa di hubungi seperti nya dalam mode pesawat!.”jelas mia bergetar.


“di antara kalian siapa yang bisa menemani nya di dalam?!.”tanya Mia.


“biar saya saja dok!saya ibu nya!.”ibunda Revan memekik menawarkan diri untuk menemani Aira di ruang operasi.


“silah kan masuk!.”


Ibunda Revan langsung berjalan masuk.mengamati Aira yang semakin meringis kesakitan.


“sayang,tenang kau tidak sendirian sekarang.ada ibu!kau hanya perlu menenangkan diri mu!.”


“bu,sakit...”


“kami akan mulai membius.”


Karena posisi ketuban yang sudah pecah,mau tidak mau Aira harus melakukan operasi Cesar.


“astagfirullah!.”


Cengkraman tangan aira ke ibunda Revan semakin menguat,seiring dengan rasa sakit yang menjalar di perut nya.


“tenang,ada ibu di sini!.”


Selang beberapa menit, seperti nya bius yang di suntik kan dari area punggung mulai bereaksi.


“apa ini sakit?.”dokter mencubit paha Aira.


Aira menggeleng,pertanda bius benar-benar sudah bereaksi sekarang.dia tidak merasakan rasa sakit dalam bentuk apapun lagi.


“bu, bagaimana dengan mas Rey?.”


“dia sudah di hubungi,sedang dalam perjalanan.kau harus tenang ya sayang?.dan yakin semua akan baik-baik saja,kau harus semangat sayang.bismillah,semua akan baik-baik saja.”


“semua akan baik-baik saja.”


Di saat dokter mengangguk,sebagai kode akan mulai melakukan pembedahan.aira terus meyakinkan diri bahwa dia akan baik-baik saja.


“tenang Aira,di saat anak mu sudah lahir dan menangis dengan nyaring kau pasti akan merasakan kelegaan yang sesungguh nya.”dokter terus menghibur.

__ADS_1


“iya sayang,kau pasti akan bahagia.”bujuk ibu Revan.


# Like, komen and vote ya reader kesayangan author bidadari ayah


__ADS_2