MENIKAHI PEMBANTU CULUN.

MENIKAHI PEMBANTU CULUN.
meleset.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Alia,pada akhir nya aku harus seperti ini.hanya mampu menatap punggung ku dari belakang,tanpa melakukan apapun.aku benci ini,benci saat kau berpaling dari ku,tapi aku tidak bisa untuk sekedar menepuk bahu mu.


Andra memandang miris ke arah punggung belakang Alia yang sudah berpaling.dengan lengan Devan yang merangkul mesra,bahu Alia.


“senior,kita pulang sekarang ya?.”bujuk Aira.


“tidak,Alia akan berpaling untuk melihat ku.”tolak Andra mentah-mentah


“ndra, perempuan adalah makhluk yang lemah lembut.tapi sayang nya,sekali mereka berpaling,sulit untuk membuat nya menoleh lagi.terutama saat mereka sudah bertemu dengan bahu yang mampu membuat nya nyaman.”


Perkataan bintang,semakin membuat hati Andra remuk redam.


“senior,pulang ya?.ini sudah mau maghrib,mas Rey akan marah kalau nanti dapat kabar dari mas Revan,aku belum pulang.”


Aira menggoyangkan lengan Andra,berusaha membujuk nya untuk segera pulang.


“ayo ndra,kita harus segera pulang.kasihan Aira,sudah lelah.”


“baik lah ayo pulang,Alia juga tidak akan pernah berpaling pada ku.”


Bintang,Andra dan juga Aira segera melangkah pergi dari sana.


Tebakan Andra kali ini benar-benar meleset.karena,tepat saat Andra berbalik pergi meninggal kan mereka Alia segera menoleh.


Nyata nya,Andra masih memiliki tempat sepesial dalam hati nya.yaitu perasaan yang tidak akan pernah hilang.


“aku tau kau mencintai nya Alia,kau bisa lari ke arah nya.aku tidak pernah memaksa mu.”


Devan berujar lembut,mendiding pelan alia untuk segera berlari pergi ke arah Andra.


Namun nihil, Alia hanya diam berpaku di tempat.tepat saat kedua nya berada di depan pintu pesawat.


“siapa yang harus ku temui?.aku tidak pernah bisa mendekap punggung nya,karena nyata nya Andra sama sekali tidak peduli pada ku.”


“alia,mungkin dia belum bisa mengungkap kan perasaan nya.hanya itu.”


“tapi aku sudah sakit hati Devan,dia membanding-bandingkan ku dengan Nana.ini benar-benar menyakitkan.”lirih Alia dengan mata berkaca-kaca.


Andai,andai dulu Andra tidak berkata jahat dan buruk pada nya.mungkin,melihat Andra datang jauh-jauh untuk menyusul nya ke bandara, Alia pasti akan luluh dan memilih pergi bersama dengan Andra.tapi, perkataan Andra yang setiap saat bersama dengan nya lalu membanding-bandingkan nya dengan nana.alia harus berfikir ratusan kali.


“aku tidak membenci berteman dengan Nana,aku hanya benci di saat orang-orang membandingkan ku dengan nya.”

__ADS_1


“oke,aku tidak akan memaksa mu lagi sekarang.ayo masuk sekarang!.”


sembari merangkul mesra bahu Alia yang masih terisak,Devan melangkah masuk ke dalam pesawat.duduk di kursi yang sudah di pesan oleh kedua nya.


“inu belum lah terlambat,al.kau bisa pulang jika tidak betah di sana.”devan berujar penuh ketenangan.


dan meninggalkan mu demi pria seperti Andra?.aku harus berfikir jutaan kali untuk melakukan nya.


***


“anna!.”


“awhc.”


Aira meringis, memegangi perut nya Karena ayah nya tiba-tiba datang lalu berhamburan memeluk nya.


“papa!are you crazy!.”


Revan mendorong tubuh Tuan Antok karena kesal.sementara,ibunda Revan berhamburan mendekat ke arah Aira.


“sayang,kau baik-baik saja?apa ada yang terluka?.”tanya ibunda Revan khawatir.


“aku baik-baik saja ma,tidak perlu khawatir.hanya saja,perut ku sedikit nyeri.”jawab Aira meringis.


“kau bisa jalan?.”


“gendong dia Revan!bawa ke kamar nya.mama akan bawakan air hangat untuk Aira.”


Revan mengangguk kan kepala nya,ia langsung menggendong tubuh aira.lalu membawa nya menuju kamar yang terletak di lantai satu,membaring kan tubuh Aira di sana.


“ini!minum.”


di bantu oleh Revan, aira menegak nya setegak demi setegak.


“anna,Anna kau kembali?.”ayah Revan mulai menggila.


“jangan mendekati nya!.”


“anak sialan!jangan menghalangi ku!!!.”


Bugh.


Astagfirullah.


Aira mengerjap kan kalau mata beberapa kali.melihat dengan mata kepala nya sendiri,Revan dengan berani melayangkan tinju sebuah tinju tepat di wajah sang ayah.

__ADS_1


“jangan mendekati nya!sudah ku bilang kau sudah gila!.karena kau sudah gila,kau menganggap adik ku ini adalah selingkuhan gila mu!.”


bentak Revan frustasi.


“dia adalah Anna!jangan membuat ku jauh dari nya!!!.”


“anna mu sudah tiada sialan!.”


Revan hilang kendali,ia memecahkan beberapa barang-barang secara bersamaan pertanda ia sedang marah sekarang.


“revan!!bawa ayah mu pergi sekarang.kunci dia di kamar nya,jangan berlaku kasar pada nya.mama akan di sini,Aira harus beristirahat.”


ini Revan datang, memberikan titah yang langsung di patuhi oleh Revan.tanpa basa-basi revan langsung membawa sang papa untuk pergi dari sana.


“pasti sulit bagi anda untuk hidup bersama pria seperti itu.”ujar Aira tidak enak.


“aku tidak hidup dengan harta nya, selama ini aku hanya hidup dengan harta nya.harta papa mu cukup banyak nak,sayang kalau tidak di habis kan.”


“anda benar-benar realistis.”


“anggap saja aku adalah orang yang baik.aku menjaga harta papa mu dari saudara-saudara nya yang rakus akan harta.”


celoteh ibunda Revan.


“apa papa punya saudara?”


“banyak,dan semua nya sama seperti mama mu ini.sangat suka uang,jika di bilang hidup dengan papa mu susah.oh,itu sama sekali tidak benar.uang papa mu membuat Revan bahagia,dan itu sudah lebih dari cukup.”jawab ibu Revan singkat.


“anda hidup dengan realistis.”aira terkekeh pelan mendengar nya.


selama ini,Aira tidak menyangka wanita yang pernah membuang nya ke panti adalah perempuan yang sangat asik.


“berbaring dulu sayang!biar mama kompres perut mu yang nyeri."titah ibunda Revan.


Aira menurut,ia langsung berbaring membiarkan ibunda Revan mulai mengompres perut nya dengan air hangat.


“seperti nya aku tadi kelamaan berjalan, karena itu saat papa tiba-tiba memeluk ku rasa nya sakit.”adu Aira.


“ku rasa bukan hanya karena itu nak.papa mu tadi bukan hanya memeluk mu,tapi dia menabrak mu.”jelas ibunda Revan.


“maaf,lagi dan lagi aku menjadi sumber kesedihan kalian selama ini.”


Aira menunduk begitu menyadari ibu Revan tengah menahan tangis.


“tidak,ini bukan salah mu.kehadiran mu di sini juga bukan karena salah mu,kami semua menerima mu dengan baik.kau bagian dari keluarga ini, terlepas semua hal yang di lakukan ibu mu.fakta nya,kau tetap lah adik dari revan.”

__ADS_1


ibu Revan mengelus pelan kepala Aira, mengecupnya penuh perasaan.sementara satu tangan nya lagi mengompres perut Aira.


# Like, komen and vote ya reader kesayangan author bidadari ayah.


__ADS_2