Menikahi Tuanku

Menikahi Tuanku
bab 5


__ADS_3

*********


Aku berbaring ke kiri memeluk guling yang berada di sampingku, Pagi ini Aku merasa lelah. Pegal-pegal di tanganku ku lirik sebentar ternyata Ibuku sudah bangun terlebih dahulu. Aku melihat jam dinding di kamar ku Oh tuhan sudah jam 8 siang Apakah sopan diriku ini pelayan macam apa Aku ini.


Aku bergegas berlari kecil menuju kamar mandi, mandi superkilat yang biasa ku lakukan.


Setelah Aku berdiri di depan pintu kamar mandi Ibuku sudah terlebih dahulu menyapaku.


"Ibu".Aku terkaget.


"Ibu, kenapa Aku tidak di bangun kan".keluh ku.


"Aku melihat Kamu sudah terlalu capek, Dan ya uang dari siapa itu kenapa banyak sekali".


"Uang?"Tanyaku.


Oh tuhan Aku baru ingat Tuan muda Alex memberikan ku uang beberapa lembar berwarna merah. Aku berlari menuju ranjang dan menghitung uangku Satu, Dua, Tiga, Empat dan terakir di angka sepuluh hah satu juta. Kataku.


"Itu dari siapa Ren, padahal belum gajian kenapa mempunyai uang sebanyak ini".


"Ini dari Tuan Alexsander, Tadi malam Aku memijitnya Bu".Kataku.


"Simpan dengan baik Uang mu itu agar tahun depan kamu bisa bersekolah lagi".Ibuku tersenyum lebar dan mengelus rambut hitam ku.


"Baik bu".


Pov Alexsander.


Terang sekali pagi ini tidak seperti biasanya, Biasanya Matahari redup gerimis menghujani bumi, Tapi Pagi ini terlihat terang Aku berdiri di balkon kamar ku sambil meminum Teh hangat buatan Bik Nina. Aku merasa malas menikmati hari ku ini karena kehadiran Kekasih ku yang baru saja datang dari London. Trisley Diandra Namanya Aku dan Sley sudah menjaling hubungan 2 tahun kalau gak salah. Karena desakan Mamiku Aku harus tetap bertahan dengannya walaupun sesak rasanya Namun Aku tidak mau menyakiti Hati Mamiku.


tok.. tok.. tok..


"Masuk".

__ADS_1


"Good moring Honey, Bagaimana dengan malam mu".Cup Sley mengecupku dengan gemash Aku membalas kecupannya.


"Thanks Malam ini Aku sangat menyukai permainan mu".Sley memeluk ku dan mengiring ku ke ranjang ku lagi.


"Nanti saja. Aku mau bersiap untuk bekerja Ada Meting Hari ini Honey".Kataku menolak Sley namun dengan intonasi lembut.


Cup. Sley mengecupku lagi Aku menerimanya memang Sley wanita yang menyenangkan permainannya selalu membuatku ketagihan.


"Sebentar saja Honey".Kata Sley ingin rasanya Ku menolaknya Namun gairah ku mengalahkan akal sehatku.


Aku mengangkat Sley ke atas ranjangku Aku mengangkat kakinya dan ku satukan milik ku dan miliknya erangan keluar dari bibir manisnya membuat ku tidak sadar untuk segera memasukinya semakin dalam lagi setelah puncak itu datang Aku menyudahinya dan berjalan menuju kamar mandi untuk menyegarkan badanku. Aku melihat badan Sley polos tanpa busana segera ku tutupi tubuh nya dengan Selimutku agar tidak memancing gairahku kembali.


Aku segera mandi untuk bersiap ke kantor. "Sayang noda darah siapa ini".Kata Slay menunjuk sepray ku.


"I Dont Now, Mungkin itu bukan darah melainkan selay yang tumpa ke ranjangku".


Aku melingkar kan dasi ke leherku Sley juga membantu ku memakaikan nya Ku lihat dari pantulan cermin badan Sley masih polos tanpa busana. Cup Sley menciumku lagi menang dia sangat agresif sehinga membuatku kuwalahan, Untuk memenuhi kebutuhan napsu Sley bisa-bisa Aku lumpuh tidak bisa berjalan.


"Sayang, Nanti kita makan di luar Aku mau mengajakmu belanja Jam istirahat Aku akan menuju ke kantor mu oke".Kata Sley sambil memungut i baju nya yang tergeletak dimana-mana Sudah ku duga Sley menginginkan sesuatu Aku sudah bisa menebaknya kalau Dia menginginkan barang branded sehinga merayuku seperti itu.


"Oke tidak masalah"jawab ku


"setelah meting ku selesai ya sayang".


Aku bersiap untuk berangkat ke kantor.


*******


Pov Renata.


Aku mulai berkerja lagi hari ini walapun masih mengantuk, Seperti biasa Aku harus menyirami tanaman dan menyapu halaman rumah mewah ini.


Hari ini tampak panas sudah jam 9 siang mobil pribadi Alex masih terparkir rapih di parkiran Sepertinya Alex masih belum berangkat kerja.

__ADS_1


"Good morning Ren".


Aku menoleh kebelakang sambil membawa sapu lidi di tanganku. Oh ya tuhan Senyuman yang tersunging di bibir manis Tuan Alex membuat detak jantung ku ingin keluar Aku berusaha tenang Agar tidak salah tingkah.


"Iya selamat pagi Tuan".Sapa ku kembali Dia memperlebar senyuman nya sudah terlihat gigi rapih nya membuat ku gemas ingin sekali aku mengajaknya selfi dan memasang fotonya dan fotoku di sosmed milikku.


"Jangan lupa makan badan mu sangat kurus".


Alex berteriak dari kejauhan Aku memang sengaja mendunduk tidak mau menatapnya lama-lama karena takut jatuh cinta dengan orang yang salah. apa lagi derajat Tuan Alex lebih tinggi dariku seperti Langit dan Bumi.


"Ren tolong ambilkan Kunci mobil ku di meja kerjaku".Aku terkaget tiba-tiba sesosok Alex yang sudah berjalan jauh dariku ternyata sudah berdiri tegak di belakangku. Aku menatapnya dan mendongak karena reflek. Cih lehernya terlihat ada tanda kepemilikan mungkin setan betina yang melukisnya haha ingin ku tarik dan ku cakar saja wajahnya.


"Baik Tuan".Aku menganguk lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil kunci mobil miliknya.


"****.. ingat siapa dirimu jangan berani mendekati kekasih orang lain".Deg, jantungku tiba-tiba berdetak darah di badanku tiba-tiba mendidih ingin rasanya Aku emosi dan bilang kalau kekasihnya tuan Alex telah memperkosa ku Namun itu tidak perlu itu hanya akan membuatku malu saja.


Aku tidak menghiraukan setan betina itu Aku fokus kepada kunci mobil Alex


"Dengarkan Aku".Aku di jambak olehnya.


"i-iya nyonya, tolong lepaskan Aku. Aku hanya ingin mengambil ini bukan ada maksud apa-apa".Aku menyodorkan kunci mobil Alex, Setan betina itu mengambilnya dariku.


"pergi dan selesaikan pekerjaan mu yang lainnya jangan coba-coba mendekati Alexku".Katanya lagi dengan penuh peringatan.


Aku ingin tertawa saja melihat setan betina itu kepanasan, Lucu juga menurut ku masa iya wanita secantik dan seangun dirinya cemburu melihat ku bersama Alex padahal siapa diriku ini.


Aku tidak mau menghiraukannya Aku tidak perduli dengan ancamannya Aku hanya akan fokus ke pekerjaanku saja, Aneh kalau Aku harus menghidar dari Alex dan tidak masuk di akal Aku bekerja di sini untuk melayaninya dan membuatnya puas atas kerjaku dan dia mengajiku jika Aku menghindarinya lalu Aku bagaimana nantinya cih membengongkan.


Aku kembali ke dapur untuk mencuci piring sudah terlihat tiga pelayan disana dan juga ada salah satu temdn ku yaitu Sri.


"hey".Sapaku dengan senyuman lebar di bibirku.


Setelah Aku datang dua pelayan itu pergi tingal Sri saja yang masih berada di dapur untuk memasak.

__ADS_1


__ADS_2