
Pagi harinya, matahari telah menampakkan dirinya untuk menghangatkan seluruh permukaan tanah.
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh, saatnya seluruh keluarga berkumpul di meja makan untuk sarapan.
"takkk.... takkkk... takkkk" perlahan satu per satu makanan diletakkan Nayra diatas meja makan.
"Mengapa begitu lama hanya untuk menyiapkan makanan?..." tanya Rico dengan nada datar.
Nayra meminta maaf lalu menjawab dengan seadanya, kalau dia sedang tidak enak badan, lalu bergegas kearah dapur.
Diketahui beberapa hari setelah mereka resmi menjadi sepasang suami istri, Rico telah memberhentikan seluruh asisten rumah tangga nya, kecuali paman Si (Kepala pembantu) dan juga beberapa pelayan yang memang disediakan Rico untuk membantu Bella dan Gea.
Didalam villa mewah milik Rico sendiri, diisi oleh beberapa kepala, antara lain Rico (pemilik villa), Beni (sahabat dekat sekaligus dokter pribadi Rico), Bayu, Bella, dan Gea yang juga saudara sepupu Rico yang baru beberapa bulan lalu menetap di villa itu.
Rico sudah memberi titah bagi semua manusia yang mengisi kekosongan villa itu, bahwa mulai saat ini seluruh pekerjaan rumah tangga sudah menjadi tanggung jawab Nayra.
Awalnya Bayu tidak menerimanya, tapi Nayra bersih keras meng iyakan segala apapun yang keluar dari mulut Rico, karena Nayra merasa dengan menerima semua itu, dia akan dimaafkan atas kesalahan yang telah membuat Alexa saat ini berada dirumah sakit.
Mereka semua juga sudah mengetahui hubungan antara Bayu dan Nayra sebelumnya.
Diketahui bahwa setelah Bayu mengacaukan acara pernikahannya dengan Nayra saat itu, Rico segera mencari tau informasi yang mereka lewatkan mengenai Nayra.
Setelah mengetahuinya, Rico mengumumkan kepada seisi rumah.
Nayra segera mengelak semua itu, alasannya mudah saja karena tidak ingin menyeret Bayu kedalam masalah pribadinya, tetapi tidak dengan Bayu.
Bayu sudah meyakini dirinya sendiri saat menyadari perasaannya terhadap Nayra, dia tidak akan pernah menyerah akan cintanya, walaupun sekarang dia telah menikah dengan Bella.
__ADS_1
Bayu juga sempat mengatakan, setelah kejadian di desa waktu itu, diapun mulai mencintai Nayra, bahkan Bayu juga mengatakan setelah masalah perjodohannya selesai, dia akan kembali kepada Nayra dan akan meminangnya, tetapi siapa sangka rencana yang sudah dia susun dengan matang, ternyata Gatot, alias gagal total.
Mendengar pernyataan Bayu, Semua yang mendengarpun sangat terkejut, seketika membuat suasana menjadi hening.
Bayu pun melanjutkan penjelasannya, setelah kejadian yang tidak disengaja dimalam setelah pernikahannya dengan Bella, dia pun merasa harus bertanggung jawab penuh kepada Bella. Dia juga akan mencoba untuk mencintai Bella walaupun hatinya masih terisi penuh oleh Nayra.
Semua orang terlihat tidak senang, tetapi tidak dengan seorang pria tampan disana.
Entah mengapa Rico merasa hal itu wajar baginya, karena menurutnya posisi Bayu sekarang seperti berada diposisinya saat ini.
Keadaan memaksa mereka untuk menikah dengan wanita yang sama sekali tidak dicintainya, dan tidak peduli walaupun ada perbedaan kecil diantara keduanya.
Selain ingin memenuhi permintaan kakeknya, Rico menikahi Nayra karena murni untuk balas dendam, sedangkan Bayu menikahi Bella karena dijodohkan oleh ayahnya, tetapi ternyata dia masih memiliki perasaan kasih yang luar bisanya dihari kecilnya, Bayu dengan lapang dada mencoba untuk membuka hatinya untuk Bella.
Dengan kesepakatan bersama, diantara Nayra dan Bayu secara resmi hanya memiliki hubungan kakak dan adik ipar saja, tetapi tanpa sepengetahuan Rico, sesekali Bayu masih mencuri curi kesempatan untuk bisa bertemu serta membantu meringankan pekerjaan Nayra.
Saat makan, semua orang berada dimeja makan kecuali Nayra.
Nayra sangat sadar akan posisinya saat ini, walaupun terasa sesak dihatinya.
Bukan kehidupan seperti ini yang dia inginkan!
Setiap harinya, disaat semua orang duduk dimeja makan, memakan makanannya dengan lahap, Nayra hanya bisa menangis dipojokkan dapur sambil menahan rasa laparnya hingga waktu makan selesai, barulah dia bisa makan.
Dadanya terasa sangat sakit akan perlakuan suaminya itu, tapi entah kenapa, untuk hari ini air matanya tidak lagi keluar seperti biasanya, ya mungkin saja air mataku telah habis sepenuhnya. Pikirnya.
Siang harinya Bayu berjalan mengendap endap hendak mengetuk pintu kamar Nayra yang berada di sisi belakang villa, seketika dihentikan oleh Beni.
__ADS_1
Sebenarnya sudah beberapa kali dia menyaksikan Bayu menghampiri Nayra untuk sekedar berbicara dan sesekali membantunya untuk meringankan pekerjaan Nayra.
Katika melihat Nayra bersama Bayu begitu terbuka dan bisa tertawa lepas dengan senyum lebar dibibirnya, entah kenapa dia merasa sangat iri.
Dia baru saja mengenal pribadi Neyra secara langsung beberapa minggu lalu saat Nayra pertama kali diculik dan dibawa Rico waktu itu, dia juga sempat berbicara biasa dengannya, tapi tidak terlihat terbuka sekali seperti saat bersama Bayu sekarang.
Dia juga ingin Nayra tersenyum dan tertawa lepas seperti itu padanya.
Sebenarnya, Beni sudah lama memaafkan Nayra atas perbuatannya pada Alexa, dia juga sering mengendap endap untuk dapat melihat Nayra dari jarak tertentu agar tidak diketahui oleh siapapun termasuk Nayra.
Dia merasa ingin lebih mengenal Nayra lebih dekat, ingin menyapanya setiap kali berpapasan, tetapi dia tidak memiliki keberanian, karena dia berpikir Nayra mungkin masih membencinya karena insiden penculikkan itu.
Entah sudah berapa lama dia menjalankan hari harinya itu seperti seorang penguntit, dia tidak peduli lagi.
"Bay, aku tau kau tidak mencintai Bella, tapi Nayra, ingatlah kalau sekarang kau sudah menikah. Aku selalu percaya kalau kau pria yang baik, tetaplah berpegang teguh pada janjimu waktu itu.." ucap Beni memegang pundak Bayu, lalu berjalan dan diikuti oleh Bayu.
"Entah mengapa, setelah melihat senyuman Nayra saat itu, hatiku menjadi luluh dan membiarkanku melupakan segala dendamku padanya begitu saja." lanjutnya lagi sambil memandangi langit, duduk berdua di kursi taman belakang villa, Bayu pun hanya diam mendengar dengan seksama.
"Kau tau, tatapan dan senyuman Nayra sangat mirip dengannya, bukan hanya itu saja, bahkan sifatnya pun juga ikut mirip dengan Alexa saat dia kecil dulu. Aku sangat merindukan semua itu. Memang, Alexa dan Nayra mempunyai hubungan persaudaraan walaupun bukan sedarah, sebelumnya aku juga sangat mencintai Alexa lebih dari apapun, tapi walaupun begitu aku merasa ada yang hilang dari dirinya, dan aku menyadari baru baru ini setelah mengenal Nayra, ternyata bagian yang hilang itu ada pada dirinya, dan sekarang aku menginginkannya.." ucap Beni.
"Bayu, dengarkanlah! Aku tau kau akan berpikir kalau aku ini gila atau semacamnya, tapi aku akan jujur padamu, kalau aku juga mulai menyukai Nayra. Mari membuat janji, kalau kita berdua akan berusaha mengeluarkan Nayra dari genggaman Rico, setelah semuanya berjalan dengan sempurna, kita akan memulainya dari awal lagi, bertarung secara adil untuk mendapatkan hatinya.." ujar Beni meyakinkan.
Mendengar itu, Bayu pun tanpa ragu segara meng iyakannya. Kedua tangan mereka bersatu untuk memperdalam ikatan janji yang mereka buat.
Bayu mendengar dengan seksama perkataan Beni barusan.
Tanpa mereka sadari, sepasang mata dan telinga dari balik tembok mengintip serta mendengar semua pembicaraan mereka barusan.
__ADS_1
Menyeringai dengan tatapan yang sangat sulit diartikan, "Kau akan membayarnya Nayra! Kau sudah merebut hati priaku, jangan berangga diri dulu hanya karena kak Beni dan kak Bayu memihakmu, aku berjanji tidak akan membiarkan mu bahagia setelah ini.." gumam Gea.
Bergegaslah Gea pergi mencari Bella, meninggalkan Bayu dan Beni yang masih duduk disana.