MENJADI ISTRI YANG TIDAK DICINTAI

MENJADI ISTRI YANG TIDAK DICINTAI
BAB 8


__ADS_3

Malam hari, dimeja makan sudah tersedia berbagai masakan, mulai dari cemilan hingga makanan berat.


Terlihat hanya Bella dan Gea saja yang sudah duduk dan sedang menyantap makanannya, karena Rico, Beni dan Bayu hari ini sedang lembur dan akan pulang larut malam.


Ketika Nayra ingin duduk untuk makan juga, seketika dilarang oleh mereka berdua. Bella mengatakan pada Nayra agar menyadari akan posisinya dirumah ini, Gea pun tidak luput untuk mencibirnya. Nayra hanya bisa menurut, karena memang tidak bisa berbuat apa apa.


Segeralah Nayra berjalan ke arah dapur seperti sebelumnya, menunggu sampai Bella dan Gea selesai menyantap makanannya, lalu dia bisa makan pula.


"Ada apa dengan Gea? Belakangan ini dia tidak terlihat seperti waktu awal awal saat bertemu denganku dulu." gumam Nayra pelan.


Gea memang seperti sudah berubah akhir akhir ini. Dulu saat awal Nayra tinggal di rumah itu, terkadang Gea menghampirinya untuk sekedar bercerita ria akan kegiatannya dikampus, bahkan Gea juga sempat bercerita kriteria pria yang sekarang menjadi targetnya tanpa menyebutkan namanya.


Gea juga kadang membelikannya permen coklat saat pulang dari sekolahnya, karena dia tau kalau Nayra menyukai permen coklat.


Saat Nayra merasa sudah cukup akrab satu sama lain dengan Gea, entah mengapa tiba tiba sifat Gea berubah drastis hingga tiga ratus enam puluh derajat.


Saat di ingat ingat kembali akan kejadian kejadian sebelumnya, Nayra baru menyadari mengapa sikap Gea yang tadinya ceria, menjadi murung dan terkadang terlihat menakutkan baginya.


"Apa mungkin karena tuan Beni yang akhir akhir ini sering berbicara padaku?.." pikir Nayra.


Menurutnya, Gea hanyalah gadis polos yang masih labil akan cinta monyet, sifatnya pun akan berubah ubah sesuai dengan suasana hatinya. Dia juga tau kalau Gea menyukai Beni. Mungkin hanya dengan menjauhi Beni, Gea mau berteman lagi dengannya. pikir Nayra.


Nayra pun akhirnya memutuskan untuk menjauhi Beni, dia tidak ingin Gea menjauhinya hanya karena seorang pria.


.


Tidak terasa waktu sangat cepat berlalu. Hari berganti Minggu, Minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun.


Hubungan antara semua orang penghuni rumah itu sudah nampak baik baik saja.


Bella yang dulunya begitu membenci Nayra, sekarang telah berbaikan bahkan menjadi sangat dekat, begitupun dengan Gea.


Walaupun sekarang Bayu dan Bella sudah menetap diluar negeri karena alasan tertentu, tetapi mereka masih sering berkomunikasi satu sama lain.


Alasan Bayu dan Bella bisa menetap diluar negeri adalah.??


Mari kita kembali ke 1 tahun yang lalu.


**FLASHBACK 1 TAHUN YANG LALU**


Beberapa hari kemudian, semua kegiatan rumah sudah terselesaikan seperti biasanya.


"Hooaammmm....." Rico baru saja terbangun dari tidurnya.


Hari ini adalah hari libur untuk semua orang.


Waktu sudah menunjukkan pukul setengah enam pagi, tapi seluruh ruangan masih kosong melompong karena seisi rumah sedang berleha leha dikamar masing, mengingat karena hari ini adalah hari libur, kecuali Nayra yang baru saja selesai mengerjakan segala pekerjaan rumah.


"Nayra, walaupun menurutmu ini hanya sekedar rutinitas yang sepele, tapi aku sangat bahagia karenanya, selama ini aku tidak pernah mendapatkan perlakuan lembut dari siapapun kecuali ibuku, bahkan Alexa pun tidak pernah. Andai saja Alexa dapat sepertimu, mungkin aku adalah satu satunya orang yang paling bahagia dimuka bumi ini.." Tersenyum seraya menatap kearah nakas disamping tempat tidurnya yang sudah tersediakan Sarapan serta air minum.

__ADS_1


Akhir akhir ini, Nayra sudah tau rutinitas Rico setiap harinya seperti apa, jika hari liburnya tiba, dia tidak ingin dibangunkan dipagi hari seperti biasanya, tetapi Nayra tetap berinisiatif untuk membawakan sarapan kedalam kamarnya, takut saja kalau kalau saat Rico bangun kesiangan lalu mendapati bahwa perutnya telah kosong.


Nayra sangat mengkhawatirkan suaminya itu, walaupun perhatiannya terkadang tidak dianggap sama sekali oleh Rico.


Nayra melakukan semua itu bukan tanpa alasan, karena dia merasa bahwa Rico sepertinya mulai memaafkan dan menerimanya atas segala perbuatannya dulu yang telah membuat Alexa sekarang terbaring dirumah sakit.


"Uhuuukkk... uhhuukkk....uuhhhuuukkk.. Beni, panggil Beni sekarang!!" teriak Rico yang seketika membuat seisi rumah menjadi panik.


Setelah memeriksa keadaan Rico, Beni mengatakan kalau alerginya telah kambuh.


"Nayraaa!! apa kau ingin membunuh kak Rico?.." ujar Bella dengan nada tinggi.


"Maaf Bella, tapi apa maksudmu, saya ingin membunuh tuan Rico?" penuh tanya Nayra.


"Kau sebaiknya tidak berpura pura bodoh, kau kan tau kak Rico sangat alergi dengan makanan pedas.." lanjut Gea memotong pembicaraan.


"Tapi aku sama sekali tidak menaruh cabai didalam makanannya.." Nayra berusaha meyakinkan semua orang.


"Nayra, apa kau begitu bodoh? makanan pedas tidak selalu tercampur cabai, bisa saja karena merica, kau pasti mencampurkan merica kedalam makanan itu sebagai bentuk balas dendam karena kak Rico selama ini tidak mempedulikanmu, benar begitu kan.." ujar Gea menunjuk sebuah mangkuk yang berisikan bubur.


"Tapi aku benar benar tidak..."


Belum sempat melanjutkan perkataannya, seketika di sambung oleh Beni dengan cepat.


"Gea berhentilah membuat onar! Nayra tenanglah, tidak perlu mencemaskan itu, Rico sudah aku obati. Berhentilah bersikap seperti orang yang telah berbuat dosa besar, mungkin kau hanya terlalu lelah saja makanya jadi tidak konsen saat memasak. " ujar Beni seraya mengelus kepala Nayra lembut.


"Nay, jika kau lelah beristirahatlah dulu, jangan terlalu memaksakan dirimu.." lanjut Bayu.


"Mengapa, mengapa tidak ada yang mempercayaiku?.." gumam Nayra pelan menundukkan kepalanya.


.


Sementara itu, disebuah kamar.


"Sial, rencana kita kali ini gagal lagi, mengapa kak Bayu dan kak Beni bisa begitu mempercayai wanita rubah itu, apa bagusnya dia.." ucap Gea pada Bella geram.


Ternyata yang telah mencelakai Rico adalah mereka berdua. Mereka dengan sengaja mencampurkan merica pada bubur yang dibuat Nayra, dan tanpa memperdulikan keadaan Rico, mereka tetap berpegang teguh pada perasaan benci dan dendam mereka pada Nayra.


Mereka melakukan itu bukanlah tanpa alasan, melainkan hanya ingin melihat Nayra dimarahi bahkan diusir karena keteledoran yang sama sekali tidak dia lakukan, dengan kata lain mereka mencoba untuk memfitnah Nayra.


Untuk sekarang sangat susah mencelakainya, karena ada dua orang yang selalu memihaknya, kita tunggu lain waktu bila ada kesempatan lagi. pikir Bella dan Gea.


.


Mendengar itu, disuatu tempat yang jauh, didalam ruangan kerja, seorang pria paruh baya sedang duduk dengan anggunnya dikursi singgasananya dengan raut wajah geram. Ternyata kakek telah mengetahui semua kejadian itu melalui kepala pelayan dirumah Rico.


Dia juga tau bahwa dalang dibalik semua itu tidak lain adalah cucunya sendiri, yaitu Bella.


"Besok aku ingin kau buat skenario kalau Bella telah diculik, lalu buatlah seolah olah Nayra datang sebagai penyelamat nya, aku ingin seisi rumah itu dapat akur secepatnya, sebelum Alexa pulih sepenuhnya."

__ADS_1


Kakek selama ini sudah mengetahui kalau Nayra sering ditindas oleh Bella dan juga Gea, dia juga tau kalau Beni dan Bayu selalu membela Nayra, karena memang Nayra lah yang benar.


Kakek sudah mengetahui latar belakang Nayra, SEMUANYA. Dia tau kalau Nayra adalah wanita yang baik, dan menurutnya sangat cocok jika disandingkan dengan Rico. Kakek akan membuat segala sesuatunya terjadi menurut keinginannya, dan tentu saja itu sangat mudah baginya.


Tanpa ada yang tau, semua yang telah terjadi didalam rumah Rico, adalah rencana kakeknya, yang juga akhirnya membuat Rico mulai menerima serta mempercayai Nayra walaupun belum sepenuhnya.


.


Setelah semua skenario mengenai penculikkan Bella sudah terlaksanakan, dan siapa sangka semua rencana yang telah diatur sendiri oleh kakek berjalan dengan begitu sempurna, Nayra datang sebagai penyelamat seperti yang direncanakan.


Bella meminta maaf atas segala perbuatannya selama ini pada Nayra, Nayra pun memaafkannya dengan tulus.


Bella meminta tolong satu hal pada Nayra secara sungkan, untuk mengatakan pada Bayu agar lebih memperhatikan dirinya, karena selama ini yang selalu dipikirkan Bayu adalah Nayra bukan Bella yang jelas jelas berstatus sebagai istri sah Bayu, dia juga melakukan segala perbuatan liciknya karena sangat takut kalau nantinya Nayra akan merebut Bayu darinya, karena dia sangat mencintai Bayu.


"Hahaha,, kau ini ya.. Bayu adalah suamimu tentu saja dia harus lebih perhatian kepadamu. Nanti akan ku pukul kepalanya jika tidak memperdulikan mu." ujar Nayra bercanda.


"Bella ingatlah, aku dan Bayu tidak mempunyai hubungan apa apa, bagiku dia adalah sahabat sekaligus adik ipar, begitupun dia. Dia perhatian padaku itu hanya omong kosong, saat kita bersama dia lebih sering menceritakanmu, kau sering ngambek katanya terlihat sangat imut hihihi...." lanjut Nayra.


"Belakangan ini dia sedang memiliki masalah dengan ayahnya, makanya pikirannya sedang kacau dan tidak terlalu memperhatikanmu, dia tidak ingin menceritakan padamu karena tidak ingin membuatmu cemas, itu saja. Dia juga bercerita padaku, kalau sepertinya hatinya sedikit demi sedikit mulai terbuka untukmu, hanya saja dia masih terlalu gengsi untuk menyadari dirinya sendiri.." ucap Nayra mengelus rambut Bella.


"Nayra, maafkan aku.. Ternyata selama ini aku telah salah paham padamu.. huhuhu..." ucap Bella menangis tersedu sedu.


Saat setelah menenangkan Bella, tanpa sengaja matanya tertuju pada Gea yang sedari tadi telah berdiri di ujung pintu menatapnya tajam.


"Gea kemarilah..." tangannya melambai seolah olah memperingati Gea agar mendekat.


"Untuk apa kau memanggilku, jangan pikir saat Bella memaafkanmu, akupun juga demikian.." ketus Gea membuang muka sambil menggembungkan pipinya, terlihat sangat imut. pikir Nayra.


Neyra sangat tau sifat Gea seperti apa, dengan bujuk rayu saja sudah lebih dari cukup untuk menenangkan hati Gea.


Nayra pun segera menjelaskan hubungannya dengan Beni seperti apa, dia sama sekali tidak menyukai ataupun ingin merebut Beni dari Gea, Beni memang bisa dibilang sangat perhatian padanya, tapi Nayra tidak pernah sekalipun menerima perhatian itu setelah sebelumnya telah berjanji pada dirinya sendiri untuk memberi jarak pada Beni, Nayra selalu mencoba untuk menolak segala perbuatan baik Beni padanya, walaupun Beni terus saja mendekatinya.


Nayra juga berjanji pada Gea untuk membantunya agar bisa bersama Beni, dan siapa sangka kalau Gea tiba tiba memeluk Nayra dengan sangat erat sembari menangis tersedu sedu.


"Kakak Nayra, aku tau kau bukan wanita seperti itu, selama ini isi kepalaku telah dipenuhi oleh kecemburuan, akan lebih baik jika aku tidak memiliki otak agar tidak membencimu sebelumnya.. huhuhu.. maafkan aku kak.." ucap Gea.


"Ge tenanglah, jauh sebelum kau meminta maaf, aku sudah memaafkanmu lebih dulu, dan karena perlakuanmu selama ini pun aku sama sekali tidak membenci ataupun menaruh dendam padamu, aku sangat tau kau seperti apa, aku menyayangimu seperti adikku sendiri, dan kalaupun kau masih tetap membeciku seperti sebelumnya, aku akan tetap mencari cara agar membuatmu kembali seperti Gea yang dulu.." ujar Nayra memeluk Gea.


.


Semuanya telah berdamai dengan sendirinya, sampai saat beberapa hari kemudian, kakek menelfon dan memberikan tugas agar Bayu mengambil alih perusahaannya, dan itu mengharuskan Bayu untuk menetap diluar negeri, mau tidak mau Bella pun juga harus ikut menemaninya, karena Bella adalah istrinya.


**FLASHBACK OFF**


Disuatu rumah sakit ternama dikota, nampaklah seorang wanita cantik telah bersiap siap untuk pulang.


"Sayang, aku pulang." gumamnya pelan sembari tersenyum gembira.


"Alexa, apa perlu aku memberitahu Rico terlebih dahulu kalau kau akan pulang hari ini?.." ucap Beni selaku kepala dokter dirumah sakit itu.

__ADS_1


"Tidak perlu, seperti ini saja sudah cukup, aku akan diam diam dan memberikan kejutan padanya nanti.." ujar Alexa.


Alexa sekarang telah pulih sepenuhnya setelah hampir satu setengah tahun koma dirumah sakit. Dia juga tau kalau Nayra sedang dalam keadaan amnesia setelah kecelakaan waktu itu, dan Sekarang telah menjadi istri pengganti buat Rico, maka dari itu dia ingin segera kembali dan cepat cepat mengusir Nayra pergi dari sisi Rico, sebelum semua kebenarannya terungkap.


__ADS_2