
Sesampainya dirumah, suasana rumah sangat sepi. Seperti biasa mama nya ada di butik dan papanya dirumah sakit. Tari langsung masuk kamar dan merebahkan tubuhnya.
Tari mengambil ponselnya dan membuka sosial media, tari dibuat kaget karena Zaky memfollow dan mengirimkan pesan yang berisi bahwa mulai besok-besok lagi Tari harus pulang bersama Zaky. Tari tidak meresponnya, dan lagi lagi Tari dibuat kaget karena followers Tari bertambah 5rb.
Kemudian Yesi pun menelpon Tari, Tari pun langsung mengangkat panggilan dari Yesi.
"Tari, apa Zaky ada memfollow lo?" Tanya Yesi
"Iya, ko lo tau?" jawab Tari
"Iya soalnya gue liat followers lo naik 5rb" jawab Yesi
"Iya gue juga kaget, ko bisa ya" jawab Tari
"Kan Zaky cowo popular disekolah kita, banyak siswi yang jadi penggemar beratnya Zaky. Ya otomatis siapapun yang Zaky follow pasti mereka ikut memfollow nya" jawab Yesi, karena dari dulu Yesi tau kalau Zaky memfollow perempuan pasti semua penggemarnya ikut memfollow nya juga.
"Oh, hebat juga ya hahaha" ucap Tari
"Jangan-jangan Zaky lagi ngedeketin lo Tari" ucap Yesi yang spontan membuat Tari kaget.
"Apaan sih lo, gak mungkin lah" jawab Tari
"Kalo bener gimana?" Tanya Yesi
"Ya mana mungkin gue mau sama dia, bukan tipe gue juga" jawab Tari
"Hati-hati nanti kena omongan sendiri, entar lo yang tergila gila sama dia" ucap Yesi dengan meledek.
"Udah ah gue mau mandi" ucap Tari dan langsung menutup panggilan suara tersebut.
Tari tidak menghiraukan ucapan Yesi barusan, Tari langsung mengambil handuknya dan mandi.
Selesai mandi Tari, Tari turun ke bawah untuk mengambil minum.
"Eh ada mama, mama udah pulang?" Tanya Tari
"Iya sayang, kamu udah makan?" Tanya mama Desi
"Belum ma, nanti aja ya Tari belum lapar" jawab Tari dan langsung mengambil minum di kulkas.
"Ya udah mama ke bawah dulu ya mau mandi, gerah banget. Oh iya ini mama beli donat buat kamu" ucap mama Desi dengan memberikan kotak berisi donat coklat.
"Makasih ma, Tari makan ya" jawab Tari dan langsung membuka kotaknya. Mama Desi pun mengangguk dan pergi masuk kamar untuk mandi.
__ADS_1
Tari langsung memakan donat sambil menonton Tv. Selesai mandi, mama Desi langsung menghampiri Tari.
"Tari, gimana tadi sekolahnya?" Tanya mama Desi
"Gak gimana-gimana ma, tapi Tari kesel cowo nyebelin itu maksa Tari buat ikut pulang, padahal kan tadi mang Yudi udah ada didepan gerbang" jawab Tari dengan manja pada mamanya.
"Cowonya yang sempat kamu bawa ke rumah sakit itu?" Tanya mama Desi. Dan Tari pun mengangguk.
"Tapi ma, anehnya itu cowo punya kalung yang sama dengan bintang" ucap Tari dengan merasa aneh.
"Mungkin cuma kebetulan sayang, jangan terlalu dipikirin ya" ucap mama Desi dengan mengelus kepala Tari. Tari pun membalas dengan anggukan.
Siang sudah berganti menjadi malam..
"Tari.. tari.. ayo makan" panggil mama yang berada diruang meja makan.
"Iya ma" teriak Tari dan berjalan menuruni tangga.
"Eh papa, udah pulang?" Tanya Tari dan langsung menyalami papanya.
"Udah, kebetulan hari ini tidak banyak pasieun baru" jawab papa.
"Ayam kecap sudah jadi" ucap mama yang sambil berjalan membawa ayam kecap kesukaan Tari.
"Paha nya? Gak mau?" Tanya papa
"Mau dong" jawab tari sambil cengengesan
"Yah padahal papa mau memakannya" ucap papa yang sengaja becandain anak bungsunya.
"Ya udah ini buat papa" ucap tari pada papanya.
"Hahaha enggak sayang, papa hanya becanda. Kamu makan yang banyak ya" ucap papa sambil tersenyum.
Akhirnya mereka pun menyantap makanannya.
Selesai makan, Tari langsung masuk kamar dan menggeliatkan badannya diatas ranjang. Tari pun tertidur dengan pulas.
Pada pagi harinya, Tari bangun dan menggeliatkan tubuhnya. Tari langsung membuka ponsel siapa tahu ada pesan masuk. Dan benar saja, ada pesan masuk dari dua orang yang mereka kenal, yang satu dari Zaky dan yang satu nya lagi pesan dari Yesi. Zaky mengirimkan pesan hanya untuk mengucapkan selamat pagi. Dan Yesi mengirimkan pesan untuk mengajak Tari pergi ke mall sekedar bermain-main.
Tari tidak menanggapi pesan dari Zaky, tetapi pesan dari sahabatnya Tari langsung balas.
Tari langsung mengambil handuknya dan mandi, lalu bersiap-siap untuk pergi bersama kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
"Mau kemana sayang?" Tanya mama Desi yang melihat Tari begitu rapi.
"Mau main ma sama Yesi dan Shila" jawab Tari
"Sarapan dulu ya, mama bikinin roti bakar mau?" Tanya mama
"Enggak usah ma, nanti aja Tari diluar sama temen-temen Tari ya" ucap Tari sambil tersenyum.
"Kamu dijemput atau mau diantar mang yudi atau pakai mobil sendiri?" Tanya mamanya.
"Tari pakai mobil sendiri aja ya ma" jawab Tari dan menunjukan kunci mobilnya.
"Ya udah kamu hati-hati ya" ucap mama dengan mencium kening tari.
"Iya ma, tari berangkat dulu ya" jawab tari dan langsung menyalami tangan mamanya.
Tari pun langsung pergi ke lokasi yang Yesi berikan, yaitu rumah Yesi. Disana juga sudah ada Shila, karena rumah mereka berdampingan.
Sesampainya didepan rumah Yesi, Tari melongo saat melihat rumah milik Yesi yang megah dengan halaman yang luas, Dan ternyata Yesi dan Shila sudah menunggunya dipintu depan.
"Eh Yes, Rumah lo gede juga ya, bernuansa putih semua. Halamannya juga luas" ucap Tari yang terpesona dengan kediaman Yesi.
"Ah ini gak seberapa kalo dibandingkan dengan rumah lo" jawab Yesi. Dan Tari pun menggeleng kepala.
"Udah yu kita berangkat sekarang" ajak Shila pada Yesi dan Tari.
Mereka pun memasuki mobil Tari dan berlaju ke arah mall yang ada di kota nya.
Sesampainya di mall, mereka bertiga bermain semua permainan yang ada, mereka tertawa berbarengan.
Tetapi, Tari tidak sengaja menabrak seorang ibu ibu yang sedang berjalan.
"Aduh, maaf bu saya yang salah, ibu gak papa?" Tanya tari dan melihat ke arah ibu itu.
Saat ibu itu menoleh ke arah Tari, Tari pun kaget karena ibu itu adalah orang yang tari kenal.
"Eh, Tante Ratna ya?" Tanya Tari dan langsung menyalami tangan ibu itu.
"Iya, maaf adek ini siapa ya? Sepertinya Tante tidak pernah melihat adek sebelumnya" ucap Ibu itu dan bertanya pada Tari.
"Ini Tari tante, anaknya bu Desi dan juga teman kecilnya bintang" ucap Tari dengan tersenyum. Ibu itu berdiam dan menatap Tari, dan ibu itu melihat kalung yang Tari pakai.
"Benarkah, dan itu kalung yang Bintang kasih sama kamu kan?" Tanya tante Ratna
__ADS_1
"Iya tante, ini kalung yang bintang kasih" jawab Tari dengan tersenyum.