Menuju Keabadian Dengan Sistem

Menuju Keabadian Dengan Sistem
Bab 1


__ADS_3

Dataran timur laut, wilayah kekaisaran Zong–Kota Awan Berkabut— kediaman klan Li.


"Hei, apa kalian sudah mendengar beritanya. Tuan Muda Lin Xuan, anak pertama dari klan Lin telah di keluarkan dari sekte Pedang Mistik."


"Iya, aku juga mendengar beritanya. Katanya Tuan Muda Lin Xuan mengalami kecelakaan dalam latihan, Dantianya hancur dan kekuatanya jatuh dari Alam Great Petarung ke alam pemurnian tubuh."


"Pihak Sekte Pedang Mistik secara terang-terangan mengumumkan bahwa Tuan Muda Lin Xuan resmi di keluarkan dari sekte."


"Haihhhh, sungguh di sesalkan. Tuan Muda Lin Xuan adalah jenius nomor satu di kota Awan Berkabut, menjadi satu-satunya orang yang berhasil memadatkan pusaran inti Qi dan menjadi Gread Petarung di usia 15 tahun, Tuan Muda Lin Xuan juga di terima oleh tetua Wu untuk menjadi murid pribadi dan langsung masuk ke gerbang dalam Sekte Pedang Mistik."


"Tidak di sangka, setelah dua tahun, kecelakaan seperti ini terjadi. Jenius yang sangat di puja-puja telah menjadi sampah yang sia-sia."


"Yang penting, sudah satu minggu sejak Tuan Muda Lin Xuan di pulangkan, dan sampai sekarang dia masih belum bangun."


"Sepertinya cederanya sangat serius, saat dia bangun, aku tidak tahu bagaimana para tetua akan membuat keputusan."


"Lin Xuan sekarang adalah sampah, para tetua tidak akan memperlakukanya sebaik dulu lagi."


"Tapi meskipun begitu, dia masih Tuan Muda Klan Lin dan juga putra pertama dari patriak klan."


Di setiap jalan dan halaman klan, terlihat para murid klan sedang berdiskusi tentang rumor yang menyebar baru-baru ini di kota Awan Berkabut. Tuan Muda Lin Xuan, jenius nomor satu kota Awan Berkabut telah jatuh dan menjadi sampah yang sia-sia di alam pemurnian tubuh.


Tidak ada yang menyangka bahwa hal semacam ini akan terjadi, beberapa yang memusuhi Lin Xuan menyeringai dan tertawa penuh kemenangan, beberapa bahkan secara terang-terangan menghina dan mencibir pemuda bernama Lin Xuan.


Sementara itu, di dalam kamar yang mewah, terlihat seorang pria tua sedang duduk di pinggir ranjang, wajahnya serius sementara kedua tanganya terus bergerak di bawah pusar seorang pemuda yang saat ini terbaring di tempat tidur.


Setelah waktu yang tidak di ketahui, pria tua itu menghentikan gerakanya, dia menghela nafas berat kemudian berkata kepada pria paruh baya di belakangnya dengan tidak berdaya. "Pemimpin Lin Zhang, pria tua ini sudah berusaha semampunya, tapi cedera Tuan Muda terlalu parah, dantianya hancur dan tubuh fisiknya menurun drastis. Orang tua ini tidak berdaya."


Lin Zhang menghela nafas kasar, dia menatap wajah pemuda yang sedang terbaring di ranjang dengan muram. "Apa ada kemungkinan bahwa nyawanya akan selamat?."


"Saya tidak tahu, jika Tuan Muda beruntung, dia mungkin bisa bertahan dan bangun, namun jika tidak..." Pria tua menggelengkan kepalanya lalu menatap pemuda yang terbaring dengan wajah kasihan, dia adalah tabib terkenal yang telah melayani keluarga Lin selama bertahun-tahun, dia telah melihat pemuda ini lahir dan tumbuh menjadi sosok yang luar biasa, bakatnya bisa di katakan satu dari sejuta. Namun sekarang dia menyaksikan pemuda ini terbaring di tempat tidur dengan dantian yang hancur dan nyawanya tidak di ketahui.

__ADS_1


Pria tua itu menakupkan tanganya ke arah Lin Zhang lalu berjalan meninggalkan kamar.


Lin Zhang menatap wajah putranya itu dengan mata merah, dia tidak pernah bermimpi bahwa putra yang dia banggakan akan jatuh seperti ini. Meskipun Lin Xuan beruntung dan berhasil selamat, dia pasti akan menjadi sampah dan menanggung banyak penghinaan, para tetua pasti tidak akan membiarkan Lin Xuan untuk tinggal di dalam klan.


"Uhm." Tiba-tiba, Lin Xuan yang terbaring di tempat tidur mengeluarkan suara, matanya yang terpejam perlahan terbuka.


"Uhh, di mana ini?." Lin Xuan mengambil posisi duduk sambil menatap sekeliling dengan bingung, tatapanya jatuh kepada pria paruh baya di hadapanya. "Oh hei pria tua, bisa jelaskan di mana aku sekarang?."


Lin Zhang terkejut, dia seketika berseru."Xuan E'r, kamu akhirnya sadar?."


Lin Xuan tertegun, dia tidak mengerti maksud dari pria paruh baya di hadapanya, dan mengapa dia bertingka seolah-olah Lin Xuan baru saja lolos dari ambang kematian.


Tiba-tiba, sebuah arus informasi yang panjang terekam ke dalam pikiranya, itu membuat kepalanya sakit dan Lin Xuan menjerit kesakitan.


"Xuan E'r, apa yang terjadi?." Melihat Lin Xuan yang menjerit kesakitan, Lin Zhang seketika panik.


Cahaya Qi berputar di telapak tangan Lin Zhang, kemudian dengan sedikit keraguan, dia langsung mengarahkanya ke kepala Lin Xuan, beniat untuk mengurangi rasa sakit Lin Xuan dengan menuangkan energi Qi ke kepalanya.


"Ini?." Lin Zhang terkejut, dia tanpa sadar mundur beberapa langkah ke belakang.


Tapi itu hanya terjadi dalam waktu singkat karena tatapan Lin Xuan ke arahnya telah berubah hangat.


"Ayah!." Lin Xuan menatap Lin Zhang dengan hangat, tatapan membunuh sebelumnya telah berubah.


Lin Zhang tertegun sejenak, perubahan ini membuat Lin Zhang linglung, tatapan Lin Xuan sebelumnya sangat tajam dan menusuk, itu penuh dengan aurah membunuh, aurah seperti itu hanya bisa di miliki oleh seorang prajurit yang telah melewati pertarungan hidup dan mati jutaan kali, aura seperti itu seharusnya tidak di miliki oleh Lin Xuan.


"Aku mungkin salah lihat." Lin Zhang menggelengkan kepalanya, berfikir bahwa semua itu hanya halusinasi.


"Jadi, bagaimana keadaanmu? Apa sudah lebih baik?." Tanya Lin Zhang setelah menekan perasaan aneh itu.


"Humm, sudah lebih baik." Lin Xuan mengangguk, kemudian melanjutkan. "Ayah, Xuan E'r ingin sendiri dulu."

__ADS_1


"Oh, baiklah, kalau begitu ayah akan pergi, kamu istirahat yang baik." Kata Lin Zhang kemudian pergi dari kamar dengan bingung, entah apa yang sedang dia pikirkan.


Lin Xuan duduk di pinggir ranjang sambil mengamati tubuhnya. "Sekte Pedang Mistik benar-benar kejam dan tidak tahu malu, mereka menggunakan kecelakan saat berlatih untuk menutupi kekejaman yang mereka lakukan pada pemilik tubuh sebelumnya, jika aku tidak mendapatkan informasi dari ingatan pemilik tubuh sebelumnya, aku mungkin tidak akan menyangka bahwa hal seperti itu bisa terjadi."


Lin Xuan adalah orang dari dunia lain, saat terbangun dia ternyata sudah berada di dalam tubuh Tuan Muda bernama Lin Xuan ini. Dalam ingatan pemilik tubuh, dia sedang berkultivasi di puncak gunung dan beniat untuk menerobos ke alam Master Petarung, tapi dia tiba-tiba di serang oleh penatua agung, penatua agung berada di alam GrandMaster Petarung, kekuatanya dua kali lipat daripada Lin Xuan, hasilnya Lin Xuan di jatuhkan dan dantianya di hancurkan.


Semua itu penatua agung lakukan karena bakat Lin Xuan terlalu mengerikan, dia takut jika Lin Xuan di biarkan terus berkembang, dia akan menggantikan cucunya Yun Tian menjadi penerus Sekte Pedang Mistik, Karena itu dia memutuskan untuk membunuh Lin Xuan.


Setelah membunuh, Lin Xuan, penatua Agung sengaja membuat cerita bahwa Lin Xuan mengalami kecelakaan saat sedang berlatih dan tidak sengaja menghancurkan dantianya. Hal ini dia lakukan untuk menutup kebusukanya.


Tapi Penatua Agung tidak akan pernah menyangka bahwa saat dia Lin Xuan masih hidup, dan yang memiliki tubuhnya adalah orang dari dunia lain.


"Hehe, Penatua Agung, Yun Tian, Sekte Pedang Mistik, aku pasti akan membalaskan dendam pemilik tubuh." Lin Xuan mengepalkan tanganya dan matanya memancarkan kilatan membunuh yang kuat.


Tapi saat ini suara sistem tiba-tiba terdengar di kepalanya.


Ding!. "Sistem Kultivasi telah aktif, silahkan kumpulkan poin kontribusi untuk meningkatkan level kultivasi tuan."


"Oh, jadi aku ternyata memiliki sistem. Hehe, ini jadi semakin mudah." Lin Xuan tertegun mendengar suara sistem di kepalanya, namun itu hanya beberapa saat sebelum wajahnya menunjukan seringai jahat.


"Jadi sistem, karena aku tidak memiliki Dantian, bagaimana cara aku untuk meningkatkan level kultivasiku?." Tanya Lin Xuan, ini adalah pertanyaan yang dia pikirkan saat pertama kali terbangun.


Ding!. "Dantian adalah lautan spiritual yang berfungsi untuk menyimpan energi Qi seniman bela diri, tanpa dantian, seseorang tidak akan bisa menjadi seniman bela diri seumur hidupnya. Tapi tuan tidak perlu khawatir, sistem telah membuat dantian baru untuk tuan. Dantian ini di sebut Dantian Pedang."


"Dantian Pedang?." Lin Xuan mengeriyit, wajahnya tampak bingung.


-


-


-

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2