
"Kenapa kamu membutuhkan banyak pedang tingkat Emas?." Tanya Lin Zhang dengan heran. Secara normal, Lin Xuan seharusnya meminta sesuatu yang bisa meningkatkan basis kultivasinya atau tehnik-tehnik pertempuran tingkat tinggi untuk meningkatkan kecakapan pertempuranya. Namun Lin Xuan justru meminta pedang tingkat emas.
Meski pedang tingkat emas bisa menambah kekuatan tempur seseorang, tapi itu hanya benda dan bukan kekuatan yang sebenarnya, sebagus apapun benda tersebut, itu bukan kekuatan sejati, dan yang lebih membingungkan. Lin Xuan sebenarnya meminta lima.
Jika itu hanya satu, Lin Zhang mungkin bisa mengusahakanya, tapi lima, itu akan membuat situasi perekonimian klan menurun drastis.
"Tidak ada penjelasan, aku hanya membutuhkanya." Kata Lin Xuan santai.
Lin Zhang menghela nafas kasar, dia menatap Lin Xuan kemudian berkata. "Xuan E'r, taukah kamu bahwa harga satu pedang tingkat emas adalah lima juta koin emas. Itu setara dengan dua bulan penghasilan bisnis klan, jika itu hanya satu, ayah tidak masalah, tapi lima. Itu setara dengan satu tahun penghasilan klan Lin kita, itu akan membuat ekonomi klan kita berada dalam situasi krisis."
Lin Xuan mengguk, matanya berputar seolah sedang memikirkan sesuatu, setelah beberapa saat, dia tersenyum lalu berkata. "Bagaimana dengan dunia kecil, jika kita berhasil menguasai dunia kecil selama lima tahun, akankah itu menutupi kerugian dari lima pedang tingkat emas?."
Lin Zhang mengangguk. "Tentu saja, jika klan bisa menguasai dunia kecil selama lima tahun, tidak hanya lima pedang bahkan dua puluh pedang tingkat emas tidak akan menjadi masalah."
"Baik, sepakat. Sekarang beri aku dua puluh lima juta koin emas!." Kata Lin Xuan.
Lin Zhang terkejut dan berkata. "Untuk apa?."
"Membeli pedang."
"Tapi itu sangat banyak, ayah tidak–."
"Aku akan memenangkan kempetisi sumber daya dan membuat klan kita menguasai dunia kecil selama lima tahun, bagaimana?." Kata Lin Xuan memotong perkataan ayahnya.
"Tapi-." Lin Zhang ingin menolak, tapi melihat kepercayaan diri di mata Lin Xuan, dia terpaksa mengangguk. "Baiklah, tapi kamu harus memenangkan kompetisi atau ayahmu ini tidak akan lagi menjadi patriak." Ucapnya sambil melambaikan tanganya dan sebuah cincin melesat lalu mendarat di telapak tangan Lin Xuan.
Lin Xuan menatap cincin di telapak tanganya dengan mata berbinar dan suara Lin Zhang terdengar. "Di dalam cincin itu ada dua puluh lima juta koin emas, kamu bisa menggunakanya untuk membeli lima pedang tingkat emas."
"Terimakasih ayah." Lin Xuan menangkupkan tanganya dengan hormat lalu berbalik meninggalkan kamar dengan wajah gembira.
"Anak sialan ini, cepat atau lambat dia akan membuat klan jatuh bangkrut." Lin Zhang menatap punggung Lin Xuan yang menghilang di balik pintu dan tidak bisa membatu tetapi meneteskan air mata.
__ADS_1
-
Malam hari, lampu-lampu menyala di dalam setiap rumah di kota Awan Berkabut. Meski bukan kota besar, tapi rumah-rumah di kota awan berkabut cukup padat, masih banyak orang yang berlalu-lalang di sepanjang jalan.
Lin Xuan berjalan menelusuri jalan dengan santai, dia tersenyum melihat anak-anak yang bermain kejar-kejaran di jalan.
Setelah berjalan cukup lama, dia akhirnya berhenti di depan paviliun mewah dua lantai. Di atas pintu masuk ada papan yang bertuliskan: Pavilium Harta.
Ini adalah paviliun harta yang terkenal di seluruh dinasti Zong, apapun bisa di temukan di tempat ini selama kamu memiliki cukup uang, selain itu, Paviliun Harta memiliki banyak anak perusahaan yang tersebar di seluruh dinasti Zong, bahkan ada kabar bahwa mereka juga memiliki beberapa saham di angkatan militer kekaisaran. Selain itu, Paviliun Harta sebenarnya adalah bisnis klan Chu, salah satu klan penguasa di ibukota, karena itu tidak ada yang berani menyinggung mereka.
Lin Xuan melangkahkan kakinya ke dalam paviliun harta, di dalam. Lin Xuan seperti menemukan dunia yang berbeda, setiap hal di tempat ini terbuat dari batu giok yang berkilau, bahkan tangga dan lantainya terbuat dari mermet. sangat indah dan mewah.
Rak-rak setinggi lima meter berdiri di sekitar ruangan, itu berisi berbagai macam harta berkualitas, mereka memancarkan kilauan yang indah seolah-olah itu ada untuk di pamerkan.
Melihat sekeliling, Lin Xuan menemukan banyak pelanggan yang sedang melihat-lihat barang di sekitar rak. Di samping mereka ada wanita muda cantik yang dengan sabar menjelaskan item-item di rak.
Lin Xuan memalingkan wajahnya dari orang-orang itu dan fokus dengan tujuanya datang di tempat ini, dia melangkahkan kakinya mendekati rak terdekat di mana terpajam sebuah pedang.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?."
Tangan Lin Xuan berhenti di udara, dia dengan canggung menarik kembali tanganya lalu berbalik ke arah sumber suara. Di sana, di hadapanya, berdiri seorang wanita muda berusia 20 tahun, wajahnya cantik, kulitnya halus dan seputih giok, meski itu tidak secantik Xu Murong, tapi tubuh wanita ini sangat panas, baik dua tonjolan di dadanya dan bokongnya, itu bisa membuat pria manapun menjadi gila. Fakta bahwa wanita ini berpanampilan terbuka membuat wajah Lin Xuan memerah.
Wanita itu menyadari kecanggungan Lin Xuan dan tidak bisa membatu tetapi tersenyum, merasa lucu dengan prilaku Lin Xuan.
"Uhuk." Batuk kering, Lin Xuan dengan cepat mengembalikan ekspresinya seperti biasa. Dia dengan tenang berkata. "Aku mencari pedang dengan kualitas tinggi."
Wanita itu tersenyum, dengan kedipan matanya yang mempesona, dia berkata. "Ikut aku!." Kemudian wanita itu berbalik dan berjalan menuju rak di sebelah.
Lin Xuan mengikuti di belakang, melihat bokong yang bergoyang-goyang di hadapanya, dia tidak bisa membatu tetapi melihat.
Setelah tiba di rak yang sepenuhnya di penuhi oleh item-item perang, wanita itu menunjuk pedang perak dan berkata dengan suara lembut. "Ini adalah pedang tingkat perak, ketajamanya mampu untuk membela pohon selebar satu meter tanpa kesulitan, ini di tempa oleh Master Dong Qiu."
__ADS_1
Lin Xuan mengangguk tapi tidak memperhatikanya, itu adalah pedang tingkat perak dan tujuanya bukan itu.
Melihat sekeliling, pandanganya berhenti di sebuah pedang yang gagangnya berbentuk kepala harimau, bilahnya bersinar dengan cahaya emas, tampak sangat mempesona dan tajam.
Melihat pandangan Lin Xuan, wanita muda itu tersenyum, kemudian dengan ramah menjelaskan. "Ini adalah pedang Tiger Sword Art, di tempa oleh Master Qiu San, ini berfokus pada kecepatan dan ketepatan karena ini di buat dengan sedikit Inti Core attribut angin. Kualitasnya berada di tingkat Emas."
Lin Xuan mengangguk. "Berapa?."
Mata wanita muda itu berkilau dengan cahaya kegembiraan, setelah itu dengan hati-hati berkata. "Karena ini adalah pedang tingkat Emas, harganya adalah Lima Juta koin emas."
Saat dia mengatakan itu, dia menatap wajah Lin Xuan dengan penuh harap di matanya yang jernih dan berair.
Lin Xuan mengangguk kemudian berkata. "Baiklah, beri aku lima pedang yang seperti ini."
"A-apa?." Wanita muda itu terkejut, matanya yang indah berkedip saat dia bertanya dengan gugup, takut bahwa dia salah dengar.
"Lima, aku mau lima yang seperti ini." Ulang Lin Xuan.
Wajah wanita itu langsung berubah dengan kegembiraan, ini adalah untuk besar dan dia pasti akan di berikan hadiah dari kepala pelayan.
Wanita itu dengan cepat berbalik, namun sebelum dia mengambil satu langkah, suara arogan tiba-tiba terdengar.
"Pedang 'Tiger Sword Art' adalah milikku, Aku mau pedang itu."
-
-
-
Bersambung.....
__ADS_1