Menuju Keabadian Dengan Sistem

Menuju Keabadian Dengan Sistem
Bab 19


__ADS_3

Saat suara dingin yang menusuk itu terdengar, hati Chen Zhu bergetar, untuk kedua kalinya dia merasakan bahaya terhadap hidupnya. Yang pertama adalah saat dia melawan rekan seperguruanya di Gerbang Luar Sekte Api Guntur, yang kedua adalah saat ini.


Tapa ragu-ragu, dia mengumpulkan semuan Qi yang tersisa di tubuhnya ke telapak tanganya, telapak tanganya bersinar hijau saat itu di lemparkan ke belakang.


Gagang Sword Art berayun, itu bersiul di udara, mengeluarkan suara melengking saat itu dengan ganas bertemu dengan telapak tangan Chen Zhu.


Bang!


Suara teredam menggema di atas arena, telapak tangan Chen Zhu bergetar dan dia memuntahkan seteguk darah segar saat dia terhuyung sepuluh langkah kebelakang.


Dia menatap dengan tidak percaya ke arah Lin Xuan dan berseru. "Bagaimana kamu bisa begitu kuat? Basis kultivasiku lebih tinggi darimu."


Lin Xuan tidak menjawab, kakinya menginjak lantai dan mendorong tubuhnya ke arah Chen Zhu seperti anak panah yang meninggalkan busurnya.


Ekpresinya dingin saat dia mengayunkan gagang Sword Tiger Art ke arah Chen Zhu.


Melihat pedang Tiger Sword Art yang mendekat, Chen Zhu dengan panik berkata. "Jun Tian, segera datang dan bantu aku."


Bersamaan dengan suara Chen Zhu, tekanan kuat datang dari arah belakang Lin Xuan, kapak besar bersiul dan membanting ke arah punggung Lin Xuan.


"Mati!." Teriak Jun Tian.


"Serangga yang menganggu!." Lin Xuan mendengus, tangan kirinya meringkuk membentuk segel yang rumit, seketika tubuhnya bergetar dan pemandangan yang mengejutkan terjadi.


Itu membuat semua orang di bawah arena terkejut, dan melemparkan mereka dalam kegemparan.


Tubuh Lin Xuan sebenarnya membela diri menjadi dua, Lin Xuan pertama menahan kapak Jun Tian sementara Lin Xuan kedua melesat ke arah Chen Zhu dengan bebas.


"Tehnik macam apa itu?." Seru Chen Yugu dengan wajah terkejut.


"Lin Xuan sebenarnya ada dua, bagaimana ini mungkin?." Para pemimpin klan lainya merasa bingung dan heran, selama hidup mereka, ini adalah pertama kalinya mereka melihat tehnik aneh yang tidak manusiawi itu.


"Kamu...!." Jun Tian terkejut.

__ADS_1


"Jun Tian, lawanmu adalah aku!." Kata klon Lin Xuan, dia melambaikan gagang Sword Tiger Art dan bertemu dengan kapak besar.


Bang!


Ledakan keras mengguncang arena pertarungan, Jun Tian dan klon Lin Xuan sama-sama terhuyung mundur setelah kontak.


Sementara klon Lin Xuan menahan Jun Tian, Lin Xuan asli melesat ke arah Chen Zhu yang berwajah pucat.


Tatapan dingin Lin Xuan membuat hati Chen Zhu bergetar, sikap arogan dan mendominasi sebelumnya kini telah lenyap dan di gantikan oleh keputusasaan.


Dia tidak bisa membayangkan bahwa hanya dalam beberapa menit, Lin Xuan telah membalikkan keadaan dan mendominasi pertarungan.


"Tidak, aku tidak boleh mati. Aku adalah jenius, masa depanku tidak terbatas." Chen Zhu meraung ganas, wajahnya berubah ganas, sorot matanya memancarkan kebiadapan dan kekejaman.


Cincin menyimpanan-nya bekedip dan pil merah darah muncul di telapak tanganya, sambil menggertakan gigi, Chen Zhu menelan Pil merah darah itu.


Bersamaan dengan itu, Lin Xuan telah tiba di hadapan Chen Zhu, gagang Tiger Sword Art melambai dan menyapu ke arah kepala Chen Zhu.


Aurah kuat Chen Zhu menbumbung ke langit, tubuhnya sepenuhnya di tutupi oleh Qi merah darah, matanya merah seperti iblis yang haus akan darah.


Penatua kedua di bawah arena berseru. "Pil Darah Iblis, dia mengkomsumsi Pil Darah Iblis."


"Pil Darah Iblis, bukankah itu adalah Pil Elit tingkat dua yang terkenal di sekte Api Guntur. Hanya alkemist tingkat 3 yang bisa memurnikanya, tidak di sangka, Chen Zhu memiliki Pil semacam itu." Kata penatua ketiga.


"Pil Darah Iblis memang sangkat berharga dan langka, orang yang mengkomsinya akan memiliki meningkatan basis kultivasi secara signifikan dalam waktu yang singkat. Tapi konsekuensinya juga sangat fatal, kultivator akan kehilangan akan sehat mereka dan sepenuhnya di kendalikan oleh hasrat menbunuh. Lebih jauh lagi, pondasi kontivasi akan hancur dan munurun drastis. Ini adalah harga yang harus di bayar." Kata Penatua pertama.


"Chen Zhu menggunakan Pil Darah Iblis, Lin Xuan berada dalam bahaya." Kata penatua ketiga.


Lin Zhang mengepalkan tanganya, namun tidak mengatakan apapun. Dia akan menunggu sampai moment terakhir dan bergerak untuk menyelamatkan Lin Xuan.


Adapun para pemimpin klan Patriokal lainya, mereka hanya bisa tersenyum pahit, mereka tahu konsekuensi dari meminum Pil Darah Iblis. Di sisi lain, wajah Chen Yugu sangat tidak sedap di pandang.


Dia dengan muram berkata. "Chen Zhu sebenarnya telah di paksa ke titik ini, Lin Xuan ini terlalu menakutkan!."

__ADS_1


Di atas arena, Chen Zhu yang memiliki ekpresi ganas dan kebiadapan tertawa jahat. Dia menatap Lin Xuan dengan niat membunuh yang kuat. "Lin Xuan, kamu telah memaksaku untuk melakukan ini. Aku bersumpah akan membunuhmu dan menghancurkanmu menjadi jutaan keping."


Setelah mengatakan itu, kaki Chen Zhu menggaruk lantai saat dia melesat ke arah Lin Xuan seperti singa kelaparan. Tangan kananya terentang dan jari-jarinya meringkuk seperti cakar elang yang siap mencabut jantung Lin Xuan.


Lin Xuan mengerutkan kening, pedang Tiger Sword Art di silangkan ke depan lalu di dorong ke arah cakar seperti elang.


Clang!


Suara goresan logam melengking ketika cakar menggaruk dalam ke bilah pedang Tiger Sword Art, tangan Lin Xuan yang memegang gagang pedang bergetar dan dia di kirim mundur sejauh sepuluh meter, tetesan darah mencuat dari sudut mulutnya.


"Memang sangat kuat, Chen Zhu saat ini memiliki kekuatan Great Petarung Bintang 4. Ini menjadi sangat merepotkan." Gumam Lin Xuan sambil menyeka darah di sudut mulutnya.


Chen Zhu di sisi lain tampak sangat garang, dia berbalik menatap Lin Xuan dengan mata merah darahnya kemudian melesat dengan cepat, tangan kananya memanjang sekali lagi dengan niat merengut leher Lin Xuan.


Wajah Lin Xuan sama dinginnya seperti sebelumnya, dia melambaikan gagang Sword Art dan bertemu dengan cakar elang.


Clang!


Clang!


Clang!


Dalam sekejap mata, keduanya telah bertukar puluhan gerakan, setiap kali cakar dan bilah pedang melakukan kontak, Lin Xuan akan terdorong mundur. Wajahnya dinginnya kini tampak pucat.


Tapi Chen Zhu juga tidak terlalu baik, meski di luar dia tampaknya sangat kuat dan mendominasi pertarungan, tapi di dalam dia merasa khawatir, itu karena efek yang di timbulkan dari Pil Darah Iblis, semakin lama dia bertahan dalam posisi ini, maka pondasi kontivasinya akan semakin rusak dan setelah efek Pil berakhir, dia akan berada dalam kondisi terlemahnya.


-


-


-


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2